Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pendidikan dan Pelatihan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K.25.2100.003
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Sultan Mansyur Syah, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang
| Telepon: | 0771 443032 |
| Faksimile: | 0771 443033 |
| Email: | disdik@kepriprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau |
| Eselon 2: | Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Dedi Alfian, AP. M.M |
| Jabatan: | Sekretaris |
| Alamat: | Jl. Mansyur Syah Pulau Dompak |
| Telepon: | 081147711501 |
| Faksimile: | - |
| Email: | perencanaandisdikprov@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanDalam konteks pembangunan nasional, seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah, Kabupaten/kota merupakan unit yang sangat strategis untuk keberhasilan pembangunan, khususnya pembangunan Pendidikan. Oleh karena itu, aparat di Kabupaten/kota harus dapat memperkuat sumber daya pembangunan (baik dana, Sdm, sarana/prasarana maupun informasi) sehingga diharapkan pembangunan nasional akan jauh lebih berhasil tidak hanya dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa, melainkan juga dalam pemerataan serta penurunan kesenjangan antar daerah. Langkah ke arah itu sudah dimulai melalui perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan dengan mengadakan penggeseran baik dalam bentuk dana maupun tanggungjawab dari pusat ke daerah melalui upaya otonomi Kabupaten/Kota. Langkah positif ini seharusnya diimbangi dengan kesiapan Kabupaten/Kota dalam mengemban tugas pendidikan yang penuh dengan tantangan. Kesiapan Kabupaten/Kota termasuk juga tersedianya data yang selalu up to date dan akurat dengan analisis yang efektif. Untuk itu, Penyusunan Profil Dinas Pendidikan perlu dilakukan dan disosialisasikan ke daerah.
Tujuan Kegiatan
Tujuan umum disusunnya Profil Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Ini adalah untuk memberikan gambaran yang menyeluruh tentang keadaan dan kinerja pendidikan daerah yang bersangkutan pada Tahun 2024 dan Tahun 2025. Gambaran menyeluruh tersebut diperlukan oleh berbagai pihak yang berkepentingan (stakeholders) dengan pembangunan pendidikan seperti Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kepala Bappeda, Bupati, DPRD, kalangan industri, lingkungan Dinas Pendidikan dan Masyarakat. Mereka sangat memerlukan ilustrasi lengkap mengenai pendidikan di daerahnya untuk berbagai keperluan, antara lain dalam rangka pengembangan daerah, pengentasan kemiskinan maupun peningkatan kesejahteraan rakyat. Dialog antara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/kota dengan Pemda Kabupaten/kota dan diskusi dengan sektor-sektor lain akan lebih berbobot apabila pihak Dinas Pendidikan memiliki kemampuan analisis yang handal dan didukung oleh data dan informasi pendidikan yang aktual, relevan, dan dapat dipercaya.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-09-24 s.d. 2025-09-30
Desain
2025-09-24 s.d. 2025-09-30
Pengumpulan Data
2025-10-01 s.d. 2025-10-31
Pengolahan Data
2025-11-01 s.d. 2025-11-29
Analisis
2025-12-02 s.d. 2025-12-16
Diseminasi Hasil
2025-12-16 s.d. 2025-12-25
Evaluasi
2025-12-26 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Luas wilayah (KM²) Daratan dan Lautan Provinsi Kepulauan Riau | Daratan; Laut | Keseluruhan permukaan tanah dan zona perairan internal di antara pulau-pulau, laut teritorial di lepas pantai pulau-pulau tersebut, dan bagian laut yang berada di dalam batas administratif provinsi. | 2025 |
| Letak Astronomis Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau | Astronomi | Posisi spesifik suatu wilayah administratif di muka bumi berdasarkan koordinat geografis garis lintang (horisontal/utara-selatan) dan garis bujur (vertikal/timur-barat). | 2025 |
| Jumlah Pulau di Provinsi Kepulauan Riau | Sumber Daya Manusia (SDM) | Banyaknya orang yang memiliki kompetensi dalam bidang ilmu pendidikan dan bekerja di bidang pendidikan | 2025 |
| Jumlah Pulau Kecil dan Terluar di Provinsi Kepulauan Riau | Pulau; Terluar | Banyaknya pulau dengan luas area kurang atau sama dengan 2000 km2 (dua ribu kilometer persegi) yang memiliki titik-titik dasar koordinat geografis yang menghubungkan garis pangkal laut kepulauan sesuai dengan hukum internasional dan nasional. | 2025 |
| Jumlah Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan | Sumber Daya Manusia (SDM) | Banyaknya orang yang memiliki kompetensi dalam bidang ilmu pendidikan dan bekerja di bidang pendidikan | 2025 |
| Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) | Pegawai Negeri Sipil (PNS) | Banyaknya pegawai negeri sipil dan yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan. | 2025 |
| Jumlah SDM Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) | Pegawai Negeri Sipil (PNS); Sumber Daya Manusia (SDM) | Banyaknya sumber daya manusia yang bekerja pada Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dengan status bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil, yang meliputi Pegawai Tidak Tetap (PTT), jasa tenaga administrasi (JTA), atau tenaga pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. | 2025 |
| Jumlah satuan pendidikan | Satuan Pendidikan; Sekolah | Banyaknya unit kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. | 2025 |
| Jumlah Guru | Guru | Jumlah pendidik profesional yang bertugas merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil belajar, membimbing, dan melatih peserta didik pada jalur pendidikan formal di seluruh jenjang pendidikan. Guru mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun guru non-PNS yang diakui oleh bentuk pendidikan tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. | 2025 |
| Jumlah Guru menurut Sertifikasi | Guru; Kepala sekolah; Sertifikasi | Banyaknya Guru dan Kepala sekolah menurut status Sertifikasi : lulus uji kompetensi (sertifikat keahlian) Banyaknya guru dan kepala sekolah yang berhasil melalui sertifikasi kompetensi dan mendapatkan pekerjaan sesuai sertifikat kompetensinya | 2025 |
| Jumlah sekolah Negeri yang terakreditasi minimum B | Akreditasi; Sekolah | Banyaknya sekolah negeri pada bentuk pendidikan tertentu yang sudah terakreditasi minimal B. | 2025 |
| Jumlah SMK Negeri Terevitalisasi | Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); Revitalisasi | Banyaknya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri yang telah direvitalisasi sesuai program pemerintah. | 2024 |
| Jumlah Siswa SMA yang diterima di Perguruan Tinggi | Siswa; Sekolah Menengah Atas (SMA); Perguruan Tinggi | Banyaknya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang lulus dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. | 2024 |
| Jumlah Lulusan SMK yang Bekerja di IDUKA (Industri, Dunia usaha, dan Dunia Kerja) | Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); Pekerja; Kawasan Industri; Usaha; Pekerjaan | Banyaknya kelulusan SMK yang berhasil masuk ke dunia kerja (lapangan kerja) berdasarkan bidang keahlian masing-masing. Angka ini mencerminkan seberapa besar lulusan SMK terserap ke dunia usaha dan industri (DU/DI), baik untuk bekerja, melanjutkan kuliah, atau berwirausaha. | 2024 |
| Jumlah Penyandang Disabilitas yang Bersekolah | Peserta Didik; Penyandang Disabilitas | Banyaknya orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik yang menjadi peserta didik dan aktif bersekolah di satuan pendidikan tertentu. | 2025 |
| Jumlah Penyandang Disabilitas | Penyandang Disabilitas | Banyaknya orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. | 2025 |
| Jumlah Ruang Kelas | Ruang Kelas | Banyaknya ruangan di dalam bangunan sekolah atau kampus, yang berfungsi sebagai tempat untuk kegiatan tatap muka dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM). | 2025 |
| Jumlah Penduduk | Penduduk | Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama satu tahun atau lebih dan/atau mereka yang berdomisili kurang dari satu tahun tetapi berniat menetap | 2025 |
| Jumlah Rumah Ibadat/Rumah Ibadah | Rumah Ibadat/Rumah Ibadah | Banyaknya bangunan yang memiliki ciri-ciri tertentu yang khusus dipergunakan untuk beribadat bagi pemeluk masing-masing agama secara permanen. | 2025 |
| Jumlah Satuan Pendidikan | Satuan Pendidikan; Sekolah | Banyaknya unit kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. | 2025 |
| Jumlah Pendidik | Pendidik | Banyaknya orang yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, yang mengajar pada satuan pendidikan | 2025 |
| Jumlah Guru yang Memiliki Sertifikat Pendidik | Guru; Sertifikasi | Banyaknya guru yang memiliki sertifikat pendidik. | 2025 |
| Jumlah Pendidik yang Memiliki Sertifikat Pendidik | Pendidik; Sertifikasi | Banyaknya tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya yang memiliki sertifikat pendidik. | 2025 |
| Akreditasi Program Satuan Pendidikan | Akreditasi; Satuan Pendidikan | Pengakuan terhadap program satuan pendidikan yang diberikan oleh badan yang berwenang berdasarkan syarat kebakuan atau kriteria tertentu. | 2025 |
| Jumlah Peserta Didik | Peserta Didik | Banyaknya orang yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu. | 2025 |
| Jumlah Rombongan Belajar | Rombongan Belajar | Banyaknya kelompok peserta didik yang terdaftar pada satuan kelas dalam bentuk pendidikan tertentu. | 2025 |
| Jumlah Fasilitas Sekolah | Fasilitas; Sekolah | Banyaknya sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan, yang meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang administrasi, serta fasilitas pendukung lainnya pada bentuk pendidikan tertentu di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. | 2025 |
| Jumlah Ruang Kelas pada Satuan Pendidikan Berdasarkan Kondisi tertentu | Ruang Kelas | Banyaknya ruang kelas berdasarkan tingkat kerusakan pada satuan pendidikan. | 2025 |
| Jumlah Lamanya (Tahun) Sekolah | Partisipasi Sekolah | Banyaknya masa (tahun) yang dilalui dalam menjalani pendidikan formal. | 2025 |
| Jumlah lulusan yang bekerja, lulusan yang melanjutkan studi (termasuk yang sambil bekerja/berwirausaha), dan lulusan yang berwirausaha | Tamat Sekolah; Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); Pekerja | Banyaknya tenaga kerja lulusan SMK yang siap pakai dengan kompetensi teknis spesifik, bekerja di dunia usaha/dunia industri (DUDI), wirausahawan muda, atau calon mahasiswa. | 2024 |
| Kemampuan Literasi SMA,SMK, dan Pendidikan Khusus | Literasi; Sekolah Menengah Atas (SMA); Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); Sekolah Luar Biasa (SLB) | Kemampuan peserta didik dalam memahami, menggunakan, merefleksi, dan mengevaluasi beragam jenis teks (teks informasional dan teks fiksi). | 2024 |
| Kemampuan Numerasi SMA, SMK, dan Pendidikan Khusus | Numerasi; Sekolah Menengah Atas (SMA); Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); Sekolah Luar Biasa (SLB) | Kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan. | 2024 |
| Iklim Inklusivitas SMA,SMK, dan Pendidikan Khusus | Inklusivitas; Sekolah Menengah Atas (SMA); Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); Sekolah Luar Biasa (SLB) | Satuan pendidikan sudah mampu menghadirkan suasana proses pembelajaran yang menyediakan layanan yang ramah bagi peserta didik dengan disabilitas dan cerdas berbakat istimewa. | 2024 |
| Iklim Keamanan SMA,SMK, dan Pendidikan Khusus | Aman; Sekolah Menengah Atas (SMA); Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); Sekolah Luar Biasa (SLB) | Satuan pendidikan memiliki lingkungan satuan pendidikan yang aman, terlihat dari kesejahteraan psikologis yang baik dan rendahnya kasus perundungan, hukuman fisik, kekerasan seksual, dan penyalahgunaan narkoba. Satuan pendidikan dapat mempertahankan kualitas warga satuan pendidikan dalam mencegah dan menangani kasus untuk menciptakan iklim keamanan di lingkungan satuan pendidikan. | 2024 |
| Iklim Kebhinekaan SMA,SMK, dan Pendidikan Khusus | Kebhinekaan; Sekolah Menengah Atas (SMA); Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); Sekolah Luar Biasa (SLB) | Satuan pendidikan sudah mampu menghadirkan suasana proses pembelajaran yang menjunjung tinggi toleransi agama/kepercayaan dan budaya; mendapatkan pengalaman belajar yang berkualitas; mendukung kesetaraan agama/kepercayaan, dan budaya; serta memperkuat nasionalisme. | 2024 |
| Jumlah Lulusan SMK pada DUDI | Tamat Sekolah; Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); Pekerja; Kawasan Industri; Usaha | Banyaknya lulusan SMK yang mendapatkan penilaian minimal puas dari DUDI cukup. | 2024 |
| Kompetensi Lulusan SMK yang Bekerja | Pekerja; Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) | Tingkat kompetensi lulusan SMK yang memiliki sertifikat kompetensi keahlian dan kepuasan dunia kerja terhadap budaya kerja cukup. | 2024 |
| Jenis Belanja Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau | Belanja | Pengelompokan pengeluaran anggaran yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dalam pelaksanaan program dan kegiatan pendidikan, yang diklasifikasikan berdasarkan jenis penggunaannya sesuai dengan ketentuan pengelolaan keuangan daerah. | 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KEPULAUAN RIAU | KARIMUN |
| KEPULAUAN RIAU | BINTAN |
| KEPULAUAN RIAU | NATUNA |
| KEPULAUAN RIAU | LINGGA |
| KEPULAUAN RIAU | KEPULAUAN ANAMBAS |
| KEPULAUAN RIAU | KOTA B A T A M |
| KEPULAUAN RIAU | KOTA TANJUNG PINANG |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAWI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Sekolah
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Kabupaten/Kota dan Provinsi
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banyaknya orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik yang menjadi peserta didik dan aktif bersekolah di satuan pendidikan tertentu.
-
Banyaknya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang lulus dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
-
Banyaknya ruang kelas berdasarkan tingkat kerusakan pada satuan pendidikan.
-
Banyaknya orang yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.
-
Tingkat keberhasilan peserta didik dalam menerapkan konsep matematika dan keterampilan dasar untuk menginterpretasikan informasi kuantitatif dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari.
-
Banyaknya lulusan SMK yang mendapatkan penilaian minimal puas dari DUDI cukup.
-
Tingkat keberhasilan satuan pendidikan dalam mewujudkan lingkungan yang menerima, menghargai, dan mendukung keberagaman, serta memberikan kesempatan yang setara bagi setiap individu untuk berpartisipasi dan berkembang dalam proses pendidikan.
-
Banyaknya orang yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, yang mengajar pada satuan pendidikan.
-
Banyaknya kelulusan SMK yang berhasil masuk ke dunia kerja (lapangan kerja) berdasarkan bidang keahlian masing-masing. Angka ini mencerminkan seberapa besar lulusan SMK terserap ke dunia usaha dan industri (DU/DI), baik untuk bekerja, melanjutkan kuliah, atau berwirausaha.
-
Tingkat keberhasilan peserta didik dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, serta memahami dan menggunakan informasi secara efektif dalam berbagai konteks.
-
Keseluruhan permukaan tanah dan zona perairan internal di antara pulau-pulau, laut teritorial di lepas pantai pulau-pulau tersebut, dan bagian laut yang berada di dalam batas administratif provinsi.
-
Banyaknya sekolah negeri pada bentuk pendidikan tertentu yang sudah terakreditasi minimal B.
-
Banyaknya orang yang memiliki kompetensi dalam bidang ilmu pendidikan dan bekerja di bidang pendidikan
-
Banyaknya sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan, yang meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang administrasi, serta fasilitas pendukung lainnya pada bentuk pendidikan tertentu di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
-
Banyaknya ruangan di dalam bangunan sekolah atau kampus, yang berfungsi sebagai tempat untuk kegiatan tatap muka dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
-
Banyaknya pulau dengan luas area kurang atau sama dengan 2000 km2 (dua ribu kilometer persegi) yang memiliki titik-titik dasar koordinat geografis yang menghubungkan garis pangkal laut kepulauan sesuai dengan hukum internasional dan nasional.
-
Banyaknya tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya yang memiliki sertifikat pendidik.
-
Banyaknya sumber daya manusia yang bekerja pada Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dengan status bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil, yang meliputi Pegawai Tidak Tetap (PTT), jasa tenaga administrasi (JTA), atau tenaga pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
-
Banyaknya pegawai negeri sipil dan yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.
-
Tingkat keberhasilan satuan pendidikan dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang memberikan rasa aman secara fisik dan psikologis bagi seluruh warga sekolah, termasuk siswa, guru, dan staf, sehingga mendukung proses pembelajaran yang kondusif.
-
Banyaknya kelompok peserta didik yang terdaftar pada satuan kelas dalam bentuk pendidikan tertentu.
-
Pengelompokan pengeluaran anggaran yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dalam pelaksanaan program dan kegiatan pendidikan, yang diklasifikasikan berdasarkan jenis penggunaannya sesuai dengan ketentuan pengelolaan keuangan daerah.
-
Banyaknya unit kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.
-
Banyaknya orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.
-
Banyaknya daerah daratan yang terbentuk secara alamiah dikelilingi oleh air dan yang berada di atas permukaan air pada waktu air pasang.
-
Posisi spesifik suatu wilayah administratif di muka bumi berdasarkan koordinat geografis garis lintang (horisontal/utara-selatan) dan garis bujur (vertikal/timur-barat).
-
Banyaknya bangunan yang memiliki ciri-ciri tertentu yang khusus dipergunakan untuk beribadat bagi pemeluk masing-masing agama secara permanen.
-
Pengakuan terhadap program satuan pendidikan yang diberikan oleh badan yang berwenang berdasarkan syarat kebakuan atau kriteria tertentu.
-
Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama satu tahun atau lebih dan/atau mereka yang berdomisili kurang dari satu tahun tetapi berniat menetap.
-
Tingkat keberhasilan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung, menghargai, dan merayakan keberagaman suku, budaya, agama, bahasa, etnis, serta latar belakang lainnya, yang ditunjukkan melalui kondisi sekolah yang aman, nyaman, inklusif, setara, serta bebas dari diskriminasi....
-
Banyaknya tenaga kerja lulusan SMK yang siap pakai dengan kompetensi teknis spesifik, bekerja di dunia usaha/dunia industri (DUDI), wirausahawan muda, atau calon mahasiswa.
-
Banyaknya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri yang telah direvitalisasi sesuai program pemerintah.
-
Banyaknya guru yang berhasil melalui sertifikasi kompetensi dan mendapatkan pekerjaan sesuai sertifikat kompetensinya.
-
Banyaknya pendidik profesional yang bertugas merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil belajar, membimbing, dan melatih peserta didik pada jalur pendidikan formal di seluruh jenjang pendidikan. Guru mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),....
-
Banyaknya unit kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.
Indikator Kegiatan
-
Posisi spesifik suatu wilayah administratif di muka bumi berdasarkan koordinat geografis garis lintang (horisontal/utara-selatan) dan garis bujur (vertikal/timur-barat).
-
Banyaknya penduduk (4-18 Tahun) yang mengalami satu atau lebih kesulitan/gangguan dalam berinteraksi dengan lingkungan, dan menyebabkan keterbatasan dalam melaksanakan tugas atau kegiatan sehari-hari.
-
Persebaran bagian dari populasi peserta didik yang disajikan dalam pengelompokan tertentu.
-
Banyaknya pegawai negeri sipil dan yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.
-
Angka yang menunjukkan tingkat pertambahan penduduk per tahun dalam jangka waktu tertentu.
-
Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama satu tahun atau lebih dan/atau mereka yang berdomisili kurang dari satu tahun tetapi berniat menetap.
-
Banyaknya orang yang memiliki kompetensi dalam bidang ilmu pendidikan dan bekerja di bidang pendidikan.
-
Bagian Pegawai Negeri Sipil yang bekerja pada Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
-
Bagian dari populasi penduduk yang disajikan dalam golongan tertentu.
-
Banyaknya daerah daratan yang terbentuk secara alamiah dikelilingi oleh air dan yang berada di atas permukaan air pada waktu air pasang.
-
Banyaknya pulau dengan luas area kurang atau sama dengan 2000 km2 (dua ribu kilometer persegi) yang memiliki titik-titik dasar koordinat geografis yang menghubungkan garis pangkal laut kepulauan sesuai dengan hukum internasional dan nasional.
-
Bagian dari capaian ukuran keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan merupakan ikhtisar Hasil berbagai Program dan Kegiatan sebagai penjabaran tugas dan fungsi organisasi.
-
Banyaknya sumber daya manusia yang bekerja pada Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dengan status bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil, yang meliputi Pegawai Tidak Tetap (PTT), jasa tenaga administrasi (JTA), atau tenaga pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
-
Persebaran bagian dari populasi SDM Non PNS di Dinas Pendidikan yang disajikan dalam pengelompokan tertentu.
-
Banyaknya kelompok peserta didik yang terdaftar pada satuan kelas dalam bentuk pendidikan tertentu.
-
Bagian dari seluruh pengakuan terhadap program satuan pendidikan yang diberikan oleh badan yang berwenang berdasarkan syarat kebakuan atau kriteria tertentu.
-
Bagian dari klasifikasi ekonomi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dirancang untuk mendukung operasional, pelayanan, dan pengembangan infrastruktur pendidikan. Secara umum, belanja Dinas Pendidikan terdiri dari dua kategori utama: Belanja Operasi dan Belanja Modal.
-
Angka yang mencerminkan bahwa Satuan pendidikan memiliki lingkungan satuan pendidikan yang aman, terlihat dari kesejahteraan psikologis yang baik dan rendahnya kasus perundungan, hukuman fisik, kekerasan seksual, dan penyalahgunaan narkoba. Satuan pendidikan dapat mempertahankan kualitas warga satuan....
-
Angka yang menggambarkan bagian dari seluruh penduduk usia 16-18 tahun yang sedang bersekolah SMA/MA/SMK di usia 16-18 tahun.
-
Persebaran bagian dari populasi satuan pendidikan yang disajikan dalam pengelompokan tertentu.
-
Bagian dari lulusan yang mendapatkan penilaian minimal puas dari DUDI cukup. Penilaian mencakup sikap, kebiasaan, nilai-nilai, dan perilaku para lulusan SMK dalam lingkungan kerja mereka.
-
Banyaknya bangunan yang memiliki ciri-ciri tertentu yang khusus dipergunakan untuk beribadat bagi pemeluk masing-masing agama secara permanen.
-
Bagian dari tenaga kerja lulusan SMK yang siap pakai dengan kompetensi teknis spesifik, bekerja di dunia usha/dunia industri (DUDI), wirausahawan muda, atau calon mahasiswa.
-
Satuan pendidikan sudah mampu menghadirkan suasana proses pembelajaran yang menyediakan layanan yang ramah bagi peserta didik dengan disabilitas dan cerdas berbakat istimewa.
-
Bagian dari kondisi ruang kelas berdasarkan tingkat kerusakan pada satuan pendidikan.
-
Rata-rata lamanya masa yang dilalui dalam menjalani pendidikan formal.
-
Banyaknya orang yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.
-
Satuan pendidikan sudah mampu menghadirkan suasana proses pembelajaran yang menjunjung tinggi toleransi agama/kepercayaan dan budaya; mendapatkan pengalaman belajar yang berkualitas; mendukung kesetaraan agama/kepercayaan, dan budaya; serta memperkuat nasionalisme.
-
Banyaknya orang yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, yang mengajar pada satuan pendidikan.
-
Persebaran bagian dari populasi rombongan belajar yang disajikan dalam pengelompokan tertentu.
-
Bagian dari siswa SMK yang lulus dan berhasil masuk ke dunia usaha dan industri (DU/DI).
-
Banyaknya sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan, yang meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang administrasi, serta fasilitas pendukung lainnya pada bentuk pendidikan tertentu di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
-
Keseluruhan permukaan tanah dan zona perairan internal di antara pulau-pulau, laut teritorial di lepas pantai pulau-pulau tersebut, dan bagian laut yang berada di dalam batas administratif provinsi.
-
Persebaran bagian dari populasi orang yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, yang mengajar pada satuan pendidikan.
-
Kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan.
-
Pengakuan terhadap program satuan pendidikan yang diberikan oleh badan yang berwenang berdasarkan syarat kebakuan atau kriteria tertentu.
-
Persebaran bagian dari populasi peserta didik yang disajikan dalam pengelompokan tertentu.
-
Lamanya bersekolah yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu di masa mendatang.
-
Kemampuan peserta didik dalam memahami, menggunakan, merefleksi, dan mengevaluasi beragam jenis teks (teks informasional dan teks fiksi).
-
Banyaknya guru yang memiliki sertifikat pendidik.
-
Bagian dari seluruh tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya yang memiliki sertifikat pendidik.
-
Bagian dari seluruh sekolah negeri pada bentuk pendidikan tertentu yang sudah terakreditasi minimal B. Akreditasi mengacu pada Pengakuan terhadap program satuan pendidikan yang diberikan oleh badan yang berwenang berdasarkan syarat kebakuan atau kriteria tertentu minimal B.
-
Bagian dari seluruh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang lulus dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
-
Banyaknya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri yang telah direvitalisasi sesuai program pemerintah.
-
Angka yang mengambarkan bagian dari seluruh penduduk usia 16-18 tahun yang sedang bersekolah SMA/MA/SMK di usia 16-18 tahun.
-
Persebaran bagian dari populasi pendidik profesional yang bertugas merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil belajar, membimbing, dan melatih peserta didik pada jalur pendidikan formal di seluruh jenjang pendidikan pada wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Guru mencakup Pegawai Negeri....
-
Banyaknya pendidik profesional yang bertugas merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil belajar, membimbing, dan melatih peserta didik pada jalur pendidikan formal di seluruh jenjang pendidikan. Guru mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),....
-
Angka yang menggambarkan bagian dari seluruh penduduk pada rentang usia sekolah yang bersekolah di SLB.
-
Perbandingan antara jumlah siswa SMA/SMK terhadap jumlah ruang kelas.
-
Angka yang menggambarkan bagian dari seluruh penduduk pada rentang usia sekolah yang bersekolah SMA/MA/SMK.
-
Persentase kelulusan SMK yang berhasil masuk ke dunia kerja (lapangan kerja) berdasarkan bidang keahlian masing-masing. Angka ini mencerminkan seberapa besar lulusan SMK terserap ke dunia usaha dan industri (DU/DI), baik untuk bekerja, melanjutkan kuliah, atau berwirausaha.
-
Banyaknya unit kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.
-
Banyaknya guru dan kepala sekolah yang berhasil melalui sertifikasi kompetensi dan mendapatkan pekerjaan sesuai sertifikat kompetensinya.