📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompromin Data Sistem Informasi Pemerintah Daerah ( SIPD ) Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota 2022
Dinas Kesehatan
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
45 Var
53 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompromin Data Sistem Informasi Pemerintah Daerah ( SIPD ) Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan
Alamat Lengkap
Jl. Jend. Sudirman No.1 Koto Baru, Kec. Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26219
Telepon
075292418
Faksimile
075292418
Email
dinkes@limapuluhkotakab.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Kesehatan
Nama PJ Teknis
Wilda Reflita, S.ST
Jabatan
Sekretaris
Alamat
Jln. Jendral Sudirman No. 1 Payakumbuh
Telepon
081374039155
Faksimile
0752-92172
Email
dinaskesehatan50kota@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Berdasarkan Permendagri No. 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah ( SIPD ) dinyatakan bahwa Pemerintah Daerah wajib menyediakan Informasi Pemerintahan Daerah. Data Perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian dari informasi pembangunan daerah yang harus memenuhi prinsip Satu Data Indonesia dan dikelola melalui tahapan perencanaan data, pengumpulan data, penginputan data dan pemeriksaan data. Pasal 11 Permendagri 70 tahun 2019 menyatakan bahwa pengumpulan data dilakukan dengan memperhatikan perencanaan data yang telah dilakukan pada tahapan sebelumnya.
Tujuan Kegiatan
Menyiapkan data untuk pemetaan SIPD guna mengambil kebijakan perencanaan di Daerah kabupaten lima puluh kota khususnya Dinas Kesehatan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2022 - 31 Januari 2022
Desain
4 Februari 2022 - 17 Februari 2022
Pengumpulan Data
20 Februari 2022 - 31 Maret 2022
Pengolahan Data
3 April 2022 - 28 April 2022
Analisis
2 Mei 2022 - 12 Mei 2022
Diseminasi
15 Mei 2022 - 31 Mei 2022
Evaluasi
2 Juni 2022 - 30 Juni 2022
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 45 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| KESEHATAN MASYARAKAT | Data terkait pelayanan kesehatan masyarakat | Data terkait pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas baik upaya kesehatan perorangan ( pengobatan ) dan upaya kesehatan masyarakat ( program kesehatan ) | Januari s/d Desember |
| Jumlah Penderita penyakit menular | Jumlah Penderita penyakit menular | Jumlah Penderita penyakit menular | Januari s/d Desember |
| Jumlah penderita wabah muntaber | Jumlah penderita/ kasus penyakit muntaber | Jumlah penderita muntaber | Januari s/d Desember |
| Jumlah penderita wabah demam berdarah | Jumlah penderita/ kasus penyakit demam berdarah | Jumlah penderita demam berdarah | Januari s/d Desember |
| Jumlah penderita wabah infeksi saluran pernafasan | Jumlah penderita/ kasus penyakit infeksi saluran pernafasan | Jumlah penderita infeksi saluran pernafasan | Januari s/d Desember |
| Jumlah penderita wabah campak | Jumlah penderita/ kasus penyakit campak | Jumlah penderita campak | Januari s/d Desember |
| Jumlah penderita wabah malaria | Jumlah penderita/ kasus penyakit malaria | Jumlah penderita malaria | Januari s/d Desember |
| Jumlah penderita wabah HIV/AIDS | Jumlah penderita/ kasus penyakit HIV/AIDS | Jumlah penderita HIV/ AIDS | Januari s/d Desember |
| Jumlah penderita wabah Penyakit lainnya | Jumlah penderita/ kasus penyakit lainnya | Jumlah Kasus Baru Penyakit Infeksi Usus, TBC, Pes, Antraks, Kusta, Tetanus Neonatorum, Difteria, Batuk Rejan, Penyakit Infeksi Seksual, Frambusia, Infeksi Virus Pada Saraf Pusat, Infeksi Virus Yang Ditandai Lesi Pada Kulit, Filariasis, Askariasis, Trikhurlasis, Pedikulosis, Skabies, Anemia, Stomatitis, Kesakitan Saluean Kemih, Sebab Kelainan Kebidanan, Malnutrisi, Gangguan Jiwa, Epilepsi, Penyakit Mata, Infeksi Telinga, Kesakitan Sistem Pembuluh Darah, Kesakitan Sistem Pernafasan, Kesakitan Rongga Mulut, Kedaan Tertentu Yang Bermula Dari Perinatal, Kecelakaan Dan Ruda Paksa, Kesakitan Kulit Dan Jaringan Sub Kutan, Kesakitan Pada Sistem Otot Dan Jaringan, Vertigo, Hipertiroid, Herpes, Hipotensi, Abses Luka, Gastritis, Febris | Januari s/d Desember |
| Penduduk meninggal akibat penyakit menular | Penduduk meninggal akibat penyakit menular | Penduduk meninggal akibat penyakit menular | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat wabah muntaber | Jumlah kematian akibat penyakit muntaber | Jumlah penduduk meninggal akibat muntaber | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat wabah demam berdarah | Jumlah kematian akibat penyakit demam berdarah | Jumlah penduduk meninggal akibat demam berdarah | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat wabah infeksi saluran pernafasan | Jumlah kematian akibat penyakit infeksi saluran pernafasan | Jumlah penduduk meninggal akibat infeksi saluran pernafasan | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat wabah campak | Jumlah kematian akibat penyakit campak | Jumlah penduduk meninggal akibat campak | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat wabah malaria | Jumlah kematian akibat penyakit malaria | Jumlah penduduk meninggal akibat malaria | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat wabah HIV/AIDS | Jumlah kematian akibat penyakit HIV/ AIDS | Jumlah penduduk meninggal akibat HIV/ AIDS | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat wabah lainnya | Jumlah kematian akibat wabah/ KLB | Jumlah penduduk meninggal akibat keracunan pangan | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat gizi buruk | Jumlah kematian akibat Gizi buruk | Jumlah balita meninggal akibat gizi buruk | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat gangguan jiwa | Jumlah kematian akibat gangguan jiwa | Jumlah penduduk meninggal akibat gangguan jiwa | Januari s/d Desember |
| Jumlah penduduk meninggal akibat wabah Penyakit lainnya | Jumlah kematian akibat penyakit lainnya | Jumlah masyarakat meninggal akibat penyakit Infeksi Usus, TBC, Pes, Antraks, Kusta, Tetanus Neonatorum, Difteria, Batuk Rejan, Penyakit Infeksi Seksual, Frambusia, Infeksi Virus Pada Saraf Pusat, Infeksi Virus Yang Ditandai Lesi Pada Kulit, Filariasis, Askariasis, Trikhurlasis, Pedikulosis, Skabies, Anemia, Stomatitis, Kesakitan Saluran Kemih, Sebab Kelainan Kebidanan, Malnutrisi, Gangguan Jiwa, Epilepsi, Penyakit Mata, Infeksi Telinga, Kesakitan Sistem Pembuluh Darah, Kesakitan Sistem Pernafasan, Kesakitan Rongga Mulut, Kedaan Tertentu Yang Bermula Dari Perinatal, Kecelakaan Dan Ruda Paksa, Kesakitan Kulit Dan Jaringan Sub Kutan, Kesakitan Pada Sistem Otot Dan Jaringan, Vertigo, Hipertiroid, Herpes, Hipotensi, Abses Luka, Gastritis, Febris, dll | Januari s/d Desember |
| Pelayanan dan perawatan Ibu Hamil | Pelayanan dan perawatan Ibu Hamil | Pelayanan dan perawatan Ibu Hamil | Januari s/d Desember |
| Jumlah Ibu Hamil Yang Mendapatkan Pelayanan Antenatal K1 | Bumil mendapat ANC K1 | Jumlah ibu hamil yang pertama kali mendapat pelayanan oleh tenaga kesehatan sesuai standar ( 10 T ) | Januari s/d Desember |
| Jumlah Ibu Hamil Yang Mendapatkan Pelayanan Antenatal K4 | Bumil mendapat ANC K4 | ?Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan Antenatal sesuai standar, paling sedikit empat kali 1 kali trimester 1, 1 kali trimester 2, 2 kali trimester 3 | Januari s/d Desember |
| Jumlah Ibu Yang Bersalin Di Fasilitas Kesehatan | Bumil bersalin dengan Nakes di Faskes | ?Jumlah persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan yg memiliki kemampuan klinis kebidanan sesuai standar ( Sp.OG, Dr, Bidan ) difasilitas kesehatan | Januari s/d Desember |
| Jumlah Ibu Yang Mendapat Pelayanan Nifas | Pelayanan Ibu nifas | Cakupan kunjungan nifas | Januari s/d Desember |
| Jumlah Ibu Hamil Dengan Lila < 23,5 Cm | Bumil KEK | Cakupan ibu hamil dengan LILA dibawah 23.5 cm | Januari s/d Desember |
| Jumlah Ibu Hamil Penderita (KEK) | Bumil KEK | Cakupan ibu hamil dengan LILA dibawah 23.5 cm | Januari s/d Desember |
| Jumlah Ibu Hamil Penderita Kurang Darah | Bumil Anemia | Cakupan Ibu Hamil dg HB kurang dari 11 gr% | Januari s/d Desember |
| Pelayanan Dan Perawatan Bayi | Pelayanan Dan Perawatan Bayi | Pelayanan Dan Perawatan Bayi | Januari s/d Desember |
| Jumlah Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapat ASI Eksklusif | Bayi ASI Eksklusif | Cakupan bayi yang mencapai umur 5 bulan 29 hari yang diberi ASI saja tanpa diberikan makanan atau minuman kecuali obat dan vitamin yang diresepkan dokter | Januari s/d Desember |
| Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Anak Usia 6-24 Bulan | Balita 6-24 bulan dapat MP ASI | Cakupan pemberian makanan pendamping Air Susu Ibu pada anak yg berusia 6 - 24 bulan | Januari s/d Desember |
| Jumlah Bayi Baru Lahir Mendapat Inisiasi Menyusui Dini (IMD) | IMD Bayi Baru Lahir | Cakupan bayi baru lahir hidup yang mendapat Inisiasi menyusui dini dalam 1 jam kelahiran pertama | Januari s/d Desember |
| Jumlah Neonatus Dengan Komplikasi Yang Ditangani | Neonatus Komplikasi | ?Cakupan kasus komplikasi/kegawatdaruratan bayi baru lahir yang mendapat pelayanan kesehatan sampai selesai (definitif) sesuai standar oleh nakes kompeten pada tingkat pelayanan dasar dan rujukan | Januari s/d Desember |
| Jumlah Balita Kurus Yang Mendapat Makanan Tambahan | Balita Kurus dapat Makanan tambahan | Cakupan anak usia 6 bulan 0 hari sampai dengan 59 bulan 29 hari dengan status gizi kurus (BB/PB atau BB/TB = - 3 SD sampai dengan < - 2 SD) yang mendapat makanan tambahan (baik pabrikan maupun pangan lokal) terhadap jumlah seluruh balita kurus x 100% | Januari s/d Desember |
| Jumlah Bayi Yang Mendapat Imunisasi | Bayi Imunisasi dasar Lengkap ( IDL ) | Cakupan bayi IDL ( Imunisasi Dasar Lengkap ) | Januari s/d Desember |
| Jumlah Bayi Berat Badan Lahir Rendah | Bayi Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ) | Cakupan bayi yang lahir dengan BB < 2500 gr | Januari s/d Desember |
| Jumlah Bayi Bergizi Buruk | Bayi gizi buruk | Cakupan semua kasus bayi gizi buruk dari indikator (BB/TB) tanpa atau dengan tanda-tanda klinis ( marasmus, kwashiorkor atau marasmus kwashiorkor | Januari s/d Desember |
| Jumlah Komplikasi kebidanan ditangani | Komplikasi kebidanan | ?Cakupan kasus komplikasi/kegawatdaruratan kebidanan yang mendapat pelayanan kesehatan sampai selesai (definitif) sesuai standar oleh nakes kompeten pada tingkat pelayanan dasar dan rujukan | Januari s/d Desember |
| Indikator Kinerja Pencapaian SPM | Indikator Kinerja Pencapaian SPM | Indikator Kinerja Pencapaian SPM | Januari s/d Desember |
| Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Bumil mendapat ANC K4 | ?Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan Antenatal sesuai standar, paling sedikit empat kali 1 kali trimester 1, 1 kali trimester 2, 2 kali trimester 3 | Januari s/d Desember |
| Jumlah ibu bersalin yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Bumil bersalin dengan Nakes di Faskes | ?Jumlah persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan yg memiliki kemampuan klinis kebidanan sesuai standar ( Sp.OG, Dr, Bidan ) difasilitas kesehatan | Januari s/d Desember |
| Jumlah bayi baru lahir yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Kunjungan Neonatus lengkap ( KN 3 ) | Kunjungan neonatus yang dilakukan pada kurun waktu hari 8 hari - 28 hari setelah lahir, baik di fasilitas kesehatan maupun kunjungan rumah | Januari s/d Desember |
| Jumlah balita yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Pelayanan Kesehatan Balita | "Pelayanan kesehatan balita sesuai standar adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada anak berusia 0-59 bulan dan dilakukan oleh Bidan dan atau Perawat dan atau Dokter/DLP dan atau Dokter Spesialis Anak yang memiliki Surat Tanda Register (STR) dan diberikan di fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta, dan UKBM. Pelayanan kesehatan, meliputi : 1. Penimbangan minimal 8 kali setahun, pengukuran panjang/tinggi badan minimal 2 kali setahun; 2. Pemberian kapsul vitamin A 2 kali setahun; dan 3. Pemberian imunisasi dasar lengkap." | Januari s/d Desember |
| Jumlah anak pada usia pendidikan dasar yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Pelayanan anak usia kelas 1 SD dan 7 SMP | "Pemeriksaan kesehatan terhadap peserta didik kelas 1 SD atau MI yg dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader kesehatan sekolah minimal pemeriksaan status gizi (TB,BB), pemeriksaan gigi, tajam penglihatan dan tajam pendengaran. Pelayanan kesehatan usia pendidikan dasar : Pelayanan kesehatan usia pendidikan dasar sesuai standar meliputi : 1). Skrining kesehatan. 2). Tindaklanjut hasil skrining kesehatan. yang dilakukan pada anak kelas 1 sampai dengan kelas 9 di sekolah minimal satu kali dalam satu tahun ajaran dan usia 7 sampai 15 tahun diluar sekolah." | Januari s/d Desember |
| Jumlah Warga Negara usia produktif yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Skrining kesehatan pada usia 15-59 | "Pelayanan skrining kesehatan usia 15–59 tahun sesuai standar adalah: a) Pelayanan skrining kesehatan usia 15–59 tahun diberikan sesuai kewenanganya oleh Dokter, Bidan, Perawat, Nutrisionis/Tenaga Gizi, Petugas Pelaksana Posbindu PTM terlatih. b) Pelayanan skrining kesehatan usia 15–59 tahun dilakukan di Puskesmas dan jaringannya (Posbindu PTM) serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya yang bekerja sama dengan pemerintah daerah. c) Pelayanan skrining kesehatan usia15–59 tahun minimal dilakukan satu tahun sekali. d) Pelayanan skrining kesehatan usia 15–59 tahun meliputi : (1) Deteksi kemungkinan obesitas dilakukan dengan memeriksa tinggi badan dan berat badan serta lingkar perut. (2) Deteksi hipertensi dengan memeriksa tekanan darah sebagai pencegahan primer. (3) Deteksi kemungkinan diabetes melitus menggunakan tes cepat gula darah. (4) Deteksi gangguan mental emosional dan perilaku. (5) Pemeriksaan ketajaman penglihatan (6) Pemeriksaan ketajaman pendengaran (7) Deteksi dini kanker dilakukan melalui pemeriksaan payudara klinis dan pemeriksaan IVA khusus untuk wanita usia 30–59 tahun. Pengunjung yang ditemukan menderita kelainan wajib ditangani atau dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu menanganinya" | Januari s/d Desember |
| Jumlah Warga Negara usia lanjut yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Skrining kesehatan pada usia 60 tahun keatas | "1) Pelayanan skrining kesehatan warga negara usia 60 tahun ke atas sesuai standar adalah : a) Dilakukan sesuai kewenangan oleh : Dokter, Bidan, Perawat, Nutrisionis/Tenaga Gizi, Kader Posyandu lansia/Posbindu b) Pelayanan skrining kesehatan diberikan di Puskesmas dan jaringannya, fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, maupun pada kelompok lansia, bekerja sama dengan pemerintah daerah. c) Pelayanan skrining kesehatan minimal dilakukan sekali setahun. d) Lingkup skrining adalah sebagai berikut : (1) Deteksi hipertensi dengan mengukur tekanan darah. (2) Deteksi diabetes melitus dengan pemeriksaan kadar gula darah. (3) Deteksi kadar kolesterol dalam darah (4) Deteksi gangguan mental emosional dan perilaku, termasuk kepikunan menggunakan Mini Cog atau Mini Mental Status Examination (MMSE)/Test Mental Mini atau Abreviated Mental Test (AMT) dan Geriatric Depression Scale (GDS). 2) Pengunjung yang ditemukan memiliki faktor risiko wajib dilakukan intervensi secara dini 3) Pengunjung yang ditemukan menderita penyakit wajib ditangani atau dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu menanganinya." | Januari s/d Desember |
| Jumlah Warga Negara penderita diabetes melitus usia 15 tahun ke atas yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Pelayanan kesehatan terhadap penderita postif DM | "Pelayanan kesehatan sesuai standar kepada seluruh penderita Diabetes Melitus (DM) usia 15 tahun ke atas sebagai upaya pencegahan sekunder meliputi : 1) Pengukuran gula darah dilakukan minimal satu kali sebulan di fasilitas pelayanan kesehatan; 2) Edukasi perubahan gaya hidup dan/atau nutrisi; 3) Melakukan rujukan jika diperlukan Keterangan: Gula darah sewaktu (GDS) lebih dari 200 mg/dl ditambahkan pelayanan terapi farmakologi" | Januari s/d Desember |
| Jumlah Warga Negara penderita hipertensi usia 15 tahun ke atas yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Pelayanan kesehatan terhadap penderita hipertensi | "Pelayanan kesehatan sesuai standar kepada seluruh penderita hipertensi usia 15 tahun ke atas sebagai upaya pencegahan sekunder di wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu tahun meliputi : 1). Pengukuran tekanan darah dilakukan minimal satu kali sebulan di fasilitas pelayanan kesehatan 2). Edukasi perubahan perubahan gaya hidup dan/atau kepatuhan minum obat Estimasi penderita hipertensi kabupaten/kota berdasarkan prevalensi data Riskesdas terbaru." | Januari s/d Desember |
| Jumlah Warga Negara dengan gangguan jiwa berat yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Pelayanan kesehatan terhadap ODGJ berat ( Psikosa, Schizophrenia ) | Pelayanan kesehatan sesuai standar kepada seluruh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat (psikotik akut dan skizofrenia) sebagai upaya pencegahan sekunder, meliputi pemeriksaan kesehatan jiwa, edukasi/ pendampingan pada keluarga dan rujukan. | Januari s/d Desember |
| Jumlah Warga Negara terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Pelayanan kesehatan terduga TBC ( suspek TBC ) | "Terduga tuberkulosis adalah Seseorang yang menunjukkan gejala batuk > 2 minggu disertai dengan panas badan. Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan sesuai standar adalah Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui pemeriksaan bakteriologis dan klinis, dilakukan pemeriksaan penunjang lainnya atau di rujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut serta dilakukan pengobatan sesuai standar jika dinyatakan tuberkulosis (register TBC 06). Kasus tuberkulosis : a. Pasien tuberkulosis yang terkonfirmasi Bakteriologis, yaitu pasien tuberkulosis yang terbukti positif pada hasil pemeriksaan contoh uji biologinya (sputum dan jaringan) melalui pemeriksaan mikroskopis langsung, Tes Cepat Molekuler (TCM) tuberkulosis, atau biakan. b. Pasien tuberkulosis terdiagnosis secara Klinis yaitu pasien yang tidak memenuhi kriteria terdiagnosis secara bakteriologis tetapi didiagnosis sebagai pasien tuberkulosis aktif oleh dokter, dan diputuskan untuk diberikan pengobatan tuberkulosis. Semua kasus tuberkulosis : Kasus tuberkulosis (berdasarkan definisi dan klasifikasi) yang ditemukan dan diobati. Kasus tuberkulosis anak : Kasus tuberkulosis pada anak usia 0-14 tahun." | Januari s/d Desember |
| Jumlah Warga Negara dengan risiko terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (Human Immunodeficiency Virus) yang mendapatkan pelayanan kesehatan | Pelayanan kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV ( Positif TBC, Ibu hamil , LGBT, Penghuni Lapas, Penjaja seks, Waria, Pengguna Napza Suntik, ) | "Pelayanan Kesehatan orang dengan risiko terinfeksi HIV sesuai standar adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil, pasien TB, pasien infeksi menular seksual (IMS), waria/transgender, pengguna napza, dan warga binaan lembaga pemasyarakatan, dilakukan oleh tenaga kesehatan sesuai kewenangannya dan diberikan di FKTP (Puskesmas dan Jaringannya) dan FKTL baik pemerintah maupun swasta serta di lapas/rutan narkotika. Pelayanan Kesehatan meliputi: a. Upaya pencegahan pada orang yang memiliki risiko terinfeksi HIV b. Pemeriksaan HIV ditawarkan secara aktif oleh petugas kesehatan bagi orang yang berisiko dimulai dengan: - pemberian informasi terkait HIV-AIDS - pemeriksaan HIV menggunakan tes cepat HIV dengan menggunakan alat tes sesuai standar nasional yang telah ditetapkan - orang dengan hasil pemeriksaan HIV positif harus dirujuk ke fasilitas yang mampu menangani untuk mendapatkan pengobatan ARV dan konseling tentang HIV dan AIDS bagi orang dengan HIV (ODHA) dan pasangannya ? orang dengan infeksi menular seksual (IMS), waria/transgender, pengguna napza, dan warga binaan lembaga pemasyarakatan dengan hasil pemeriksaan HIV negatif harus dilakukan pemeriksaan ulang minimal setelah tiga (3) bulan, enam (6) bulan dan 12 bulan dari pemeriksaan yang pertama. " | Januari s/d Desember |
| Pusat Pelayanan Kesehatan | Data terkait fasilitas pelayanan kesehatan | Data RS dan Puskesmas/Pustu/ Poliklinik/Posyandu/ Pos Kesehatan Desa | Januari s/d Desember |
| Jumlah Rumah Sakit | RS | Jumlah RS Pemerintah, RS Swasta dan RS Umum Pusat | Januari s/d Desember |
| Jumlah Puskesmas/ Pustu/ Poliklinik/ Posyandu/ Pos Kesehatan Desa | Puskesmas/ Pustu/ Poliklinik/ Posyandu/ Pos Kesehatan Desa | Jumlah Puskesmas, Pustu, Posyandu, Balai Kesehatan Masyarakat, Poskesri | Januari s/d Desember |
| Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan | Data terkait Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan | Data Tenaga Medis, Tenaga Kebidanan/Keperawatan, Jumlah Apoteker, Sarjana Teknis Kefarmasian, Jumlah Tenaga Psikologi Klinis, Tenaga Kesehatan Masyarakat, Tenaga Kesehatan Lingkungan, Tenaga Gizi, Tenaga Kesehatan Tradisional, Tenaga Penunjang Medis Lainnya | Januari s/d Desember |
| Jumlah Tenaga Medis | Tenaga Medis | Jumlah tenaga dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi | Januari s/d Desember |
| Jumlah Tenaga Kebidanan/Keperawatan | Tenaga Kebidanan/ Keperawatan | Jumlah tenaga bidan, perawat | Januari s/d Desember |
| Jumlah Apoteker | Jumlah Apoteker | Jumlah Apoteker | Januari s/d Desember |
| Tenaga Teknis Kefarmasian | Jumlah tenaga Teknis Kefarmasian | Jumlah tenaga D3 farmasi, SAA | Januari s/d Desember |
| Jumlah Tenaga Psikologi Klinis | Jumlah Tenaga Psikologi Klinis | Jumlah Tenaga Psikologi Klinis | Januari s/d Desember |
| Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat | Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat | Jumlah Epidemiolog Kesehatan, Jumlah Tenaga Promosi Kesehatan Dan Ilmu Prilaku, Jumlah Pembimbing Kesehatan Kerja, Jumlah Tenaga Administrasi Dan Kebijakan Kesehatan, Jumlah Tenaga Kesehatan Reproduksi Dan Keluarga | Januari s/d Desember |
| Jumlah Tenaga Kesehatan Lingkungan | Jumlah Tenaga Kesehatan Lingkungan | Jumlah Tenaga Sanitasi Lingkungan, Jumlah Entomolog Kesehatan, Jumlah Mikrobiolog Kesehatan | Januari s/d Desember |
| Jumlah Tenaga Gizi | Jumlah Tenaga Gizi | Jumlah Nutrisionis, Jumlah Dietisien | Januari s/d Desember |
| Jumlah Tenaga Kesehatan Tradisional | Jumlah Tenaga Kesehatan Tradisional | Jumlah Tenaga Kesehatan Tradisional Ramuan, Jumlah Tenaga Kesehatan Tradisional Ketrampilan | Januari s/d Desember |
| Jumlah Tenaga Penunjang Medis Lainnya | Jumlah Tenaga Penunjang Medis Lainnya | Jumlah tenaga Fisioterapis, Radiografer, Terapis gigi dan mulut ( Perawat gigi ), Perekam medis, Pranata Labkes, Teknisi elektromedis, Fisikawan medis, okupasi terapis, Refraksionis, Teknisi Transfusi, Terapis wicara, Penata anestesi, Ahli teknologi laboratorium medik, Keteknisian medis | Januari s/d Desember |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Panel
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | SUMATERA BARAT | LIMA PULUH KOTA |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Puskesmas
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 22 orang
Pengumpul data/enumerator : 22 orang
Pengumpul data/enumerator : 22 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Tingkat Puskesmas
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
45 variabel yang diolah/dikumpulkan
Jumlah Tenaga Penunjang Medis Lainnya
Numerik • Orang
["Nakes Medis Lainnya"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kesehatan Tradisional
Numerik • Orang
["Nakes Tradisional"]Lihat →
Jumlah Tenaga Gizi
Numerik • Orang
["Tenaga Gizi"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kesehatan Lingkungan
Numerik • Jumlah
["Tenaga kesling"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat
Numerik • Orang
["Tenaga Kesmas"]Lihat →
Jumlah Tenaga Psikologi Klinis
Numerik • Orang
["Jumlah Tenaga Psikologi Klinis\t\t"]Lihat →
Jumlah Tenaga Teknis Kefarmasian
Numerik • Orang
["Jumlah tenaga D3 farmasi, SAA"]Lihat →
Jumlah Apoteker
Numerik • Orang
[" Jumlah Apoteker\t\t"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kebidanan/Keperawatan
Numerik • Orang
["Tenaga Kebidanan/ Keperawatan"]Lihat →
Jumlah Tenaga Medis
Numerik • Orang
["Tenaga Medis"]Lihat →
Jumlah Puskesmas/ Pustu/ Poliklinik/ Posyandu/ Pos Kesehatan Desa
Numerik • Unit
["Puskesmas/ Pustu/ Poliklinik/ Posyandu/ Pos Kesehatan Desa"]Lihat →
Jumlah Rumah Sakit
Numerik • Unit
["RS"]Lihat →
Jumlah Warga Negara dengan risiko terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (Human Immunodeficiency Virus) yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Pelayanan kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV ( Positif TBC, Ibu hamil , LGBT, Penghuni Lapas, Penjaja seks, Waria, Pengguna Napza Suntik, )"]Lihat →
Jumlah Warga Negara terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Pelayanan kesehatan terduga TBC ( suspek TBC )"]Lihat →
Pelayanan kesehatan terhadap ODGJ berat ( Psikosa, Schizophrenia )
Numerik • Orang
["Pelayanan kesehatan terhadap ODGJ berat ( Psikosa, Schizophrenia )"]Lihat →
Jumlah Warga Negara penderita hipertensi usia 15 tahun ke atas yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Pelayanan kesehatan terhadap penderita hipertensi"]Lihat →
Jumlah Warga Negara penderita diabetes melitus usia 15 tahun ke atas yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Pelayanan kesehatan terhadap penderita postif DM"]Lihat →
Jumlah Warga Negara usia lanjut yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Skrining kesehatan pada usia 60 tahun keatas"]Lihat →
Jumlah Warga Negara usia produktif yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Skrining kesehatan pada usia 15-59"]Lihat →
Jumlah anak pada usia pendidikan dasar yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Pelayanan anak usia kelas 1 SD dan 9 SMP"]Lihat →
Jumlah balita yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Pelayanan Kesehatan Balita"]Lihat →
Jumlah bayi baru lahir yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Kunjungan Neonatus lengkap ( KN 3 )"]Lihat →
Jumlah ibu bersalin yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Bumil bersalin dengan Nakes di Faskes"]Lihat →
Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan
Numerik • Orang
["Bumil mendapat ANC K4"]Lihat →
Jumlah Komplikasi kebidanan ditangani
Numerik • Orang
["Komplikasi kebidanan"]Lihat →
Jumlah Bayi Bergizi Buruk
Numerik • Orang
["Bayi gizi buruk"]Lihat →
Jumlah Bayi Berat Badan Lahir Rendah
Numerik • Orang
["Bayi Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR )"]Lihat →
Jumlah Bayi Yang Mendapat Imunisasi
Numerik • Orang
["Bayi Imunisasi dasar Lengkap ( IDL )"]Lihat →
Jumlah Neonatus Dengan Komplikasi Yang Ditangani
Numerik • Orang
["Neonatus komplikasi"]Lihat →
Jumlah Bayi Baru Lahir Mendapat Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
Numerik • Orang
["IMD"]Lihat →
Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Anak Usia 6-24 Bulan
Numerik • Orang
["MP ASI Anak 6-24 tahun"]Lihat →
Jumlah Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapat ASI Eksklusif
Numerik • Orang
["ASI Ekslusif"]Lihat →
Jumlah Ibu Hamil Penderita Kurang Darah
Numerik • Orang
["Cakupan Ibu Hamil dg HB kurang dari 11 gr%\t\t"]Lihat →
Jumlah Ibu Hamil Penderita (KEK)
Numerik • Orang
["Cakupan ibu hamil dengan LILA dibawah 23.5 cm \t\t"]Lihat →
Jumlah Ibu Yang Mendapat Pelayanan Nifas
Numerik • Orang
["Jumlah kunjungan nifas lengkap ( KF 3)"]Lihat →
Bumil bersalin dengan Nakes di Faskes
Numerik • Orang
["?Jumlah persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan yg memiliki kemampuan klinis kebidanan sesuai standar ( Sp.OG, Dr, Bidan ) difasilitas kesehatan\t\t"]Lihat →
Bumil mendapat ANC K4
Numerik • Orang
["?Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan Antenatal sesuai standar, paling sedikit empat kali 1 kali trimester 1, 1 kali trimester 2, 2 kali trimester 3\t\t"]Lihat →
Bumil mendapat ANC K1
Numerik • Orang
["Jumlah ibu hamil yang pertama kali mendapat pelayanan oleh tenaga kesehatan sesuai standar ( 10 T )\t\t"]Lihat →
Jumlah kematian akibat gangguan jiwa
Numerik • Orang
["Jumlah penduduk meninggal akibat gangguan jiwa\t\t"]Lihat →
Jumlah kematian akibat Gizi buruk
Numerik • Orang
["Jumlah balita meninggal akibat gizi buruk \t\t"]Lihat →
Penduduk meninggal akibat penyakit menular
Numerik • Orang
["al akibat penyakit menular\t ( Muntaber, Demam Berdarah, Infeksi Saluran Pernafasan, Campak, Malaria, HIV/AIDS, KLB )"]Lihat →
Jumlah penderita/ kasus penyakit lainnya
Numerik • Orang
["Jumlah Kasus Baru Penyakit Infeksi Usus, TBC, Pes, Antraks, Kusta, Tetanus Neonatorum, Difteria, Batuk Rejan, Penyakit Infeksi Seksual, Frambusia, Infeksi Virus Pada Saraf Pusat, Infeksi Virus Yang Ditandai Lesi Pada Kulit, Filariasis, Askariasis, Trikhurlasis, Pedikulosis, Skabies, Anemia, Stomatitis, Kesakitan Saluean Kemih, Sebab Kelainan Kebidanan, Malnutrisi, Gangguan Jiwa, Epilepsi, Penyakit Mata, Infeksi Telinga, Kesakitan Sistem Pembuluh Darah, Kesakitan Sistem Pernafasan, Kesakitan Rongga Mulut, Kedaan Tertentu Yang Bermula Dari Perinatal, Kecelakaan Dan Ruda Paksa, Kesakitan Kulit Dan Jaringan Sub Kutan, Kesakitan Pada Sistem Otot Dan Jaringan, Vertigo, Hipertiroid, Herpes, Hipotensi, Abses Luka, Gastritis, Febris\t\t"]Lihat →
Jumlah penderita gangguan jiwa
numerik • Orang
["Jumlah penderita gangguan jiwa\t\t"]Lihat →
Jumlah penderita gizi buruk
Numerik • Orang
["Cakupan semua kasus balita gizi buruk dari indikator (BB/TB) tanpa atau dengan tanda-tanda klinis ( marasmus, kwashiorkor atau marasmus kwashiorkor \t\t"]Lihat →
Jumlah Penderita penyakit menular
Numerik • Orang
["Jumlah Penderita penyakit menular yaitu penyakit muntaber, Demam berdarah, Infeksi Saluran Pernafasan, Campak, Malaria, HIV/AIDS, KLB ( Kejadian Luar Biasa ), Penyakit lainnya, "]Lihat →
Indikator Kegiatan
53 indikator yang dihasilkan
Rasio daya tampung RS Rujukan
Persen • Level Kabupaten
["Rasio RS terhadap rujukan"]Lihat →
Rasio Rumah Sakit per satuan penduduk
Per 1000 penduduk • Level Kabupaten
["Rasio Rumah Sakit per satuan penduduk"]Lihat →
Rasio puskesmas, poliklinik, pustu per satuan penduduk
per 30000 penduduk • Level Kabupaten
["Rasio puskesmas, poliklinik, pustu per satuan penduduk"]Lihat →
Rasio Posyandu persatuan Balita
per 1000 balita • Level Kabupaten
["Rasio posyandu terhadap jumlah Balita"]Lihat →
Angka kejadian Malaria
Per 1000 penduduk • Tingkat Kabupaten
["Angka kejadian Malaria"]Lihat →
Cakupan Desa/ Kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam
Persen • Tingkat Kabupaten
["Desa/ Kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam"]Lihat →
Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (RS)
Persen • Level Kabupaten
["Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (RS)"]Lihat →
Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin
Persen • Level Kabupaten
["Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin"]Lihat →
Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan anak usia kelas 1 SD dan 7 SMP"]Lihat →
Cakupan pelayanan anak balita
Persen • Tingkat Kabupaten
["Cakupan pelayanan anak balita"]Lihat →
Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani
Persen • Level Kabupaten
["Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani"]Lihat →
Cakupan pelayanan nifas
Persen • Tingkat Kabupaten
["Bulin mendapat pelayanan nifas"]Lihat →
Cakupan kunjungan Ibu hamil K4
Persen • Tingkat Kabupaten
["Bumil mendapat ANC K4"]Lihat →
Cakupan puskesmas pembantu
Per 17000 Penduduk • Tingkat Kabupaten
["Cakupan puskesmas pembantu "]Lihat →
Cakupan puskesmas
Per 30000 Penduduk • Tingkat Kabupaten
["Cakupan puskesmas"]Lihat →
Cakupan kunjungan bayi
Persen • Tingkat Kabupaten
["Cakupan kunjungan bayi"]Lihat →
Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin
Persen • Tingkat Kabupaten
["Cakupan rujukan pasien masyarakat miskin"]Lihat →
Prevalensi HIV/AIDS (persen) dari total populasi
Persen • Tingkat kabupaten
["Prevalensi HIV"]Lihat →
Tingkat kematian akibat malaria
Persen • Tingkat Kabupaten
["Tingkat kematian akibat malaria"]Lihat →
Angka Kejadian Malaria
Persen • Tingkat Kabupaten
["Angka Kejadian Malaria"]Lihat →
Penderita diare yang ditangani
Persen • Tingkat Kabupaten
["Penyakit Diare"]Lihat →
Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD
Persen • Tingkat Kabupaten
["Penyakit DBD"]Lihat →
Proporsi kasus Tuberkulosis yang diobati dan sembuh dalam program DOTS
Persen • Tingkat Kabupaten
["Proporsi kasus Tuberkulosis yang diobati dan sembuh dalam program DOTS"]Lihat →
Proporsi jumlah kasus Tuberkulosis yang terdeteksi dalam program DOTS
Persen • Tingkat Kabupaten
["Proporsi jumlah kasus Tuberkulosis yang terdeteksi dalam program DOTS"]Lihat →
Tingkat kematian karena Tuberkulosis (per 100.000 penduduk)
Persen • Tingkat Kabupaten
["Tingkat kematian karena Tuberkulosis (per 100.000 penduduk)"]Lihat →
Tingkat prevalensi Tuberkulosis (per 100.000 penduduk)
Persen • Tingkat Kabupaten
["Tingkat prevalensi Tuberkulosis (per 100.000 penduduk)"]Lihat →
Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA
Persen • Tingkat Kabupaten
["TBC BTA Positif"]Lihat →
Cakupan balita pneumonia yang ditangani
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pneumonia pada Balita"]Lihat →
Persentase anak usia 1 tahun yang diimunisasi campak
Persen • Tingkat Kabupaten
["Imunisasi campak pada bayi"]Lihat →
Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat perawatan
Persen • Tingkat Kabupaten
["Balita gizi buruk"]Lihat →
Cakupan Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)
Persen • Level Kabupaten
["Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)"]Lihat →
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan
Persen • Tingkat kabupaten
["Bumil bersalin dengan Nakes di Faskes"]Lihat →
Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani
persen • Tingkat Kabupaten
["Komplikasi kebidanan"]Lihat →
Angka Kematian Neonatal
Kematian Perseribu Kelahiran Hidup • Tingkat Kabupaten
["Kelahiran Hidup"]Lihat →
Cakupan desa/ nagari siaga aktif
Persen • Tingkat Kabupaten
["Desa/nagari siaga aktif"]Lihat →
Prevalensi balita gizi kurang
Persen • Tingkat Kabupaten
["Jumlah Balita gizi kurang"]Lihat →
Persentase balita gizi buruk
Persen • Tingkat Kabupaten
["Balita gizi buruk"]Lihat →
Persentase orang dengan resiko terinfeksi HIV mendapatkan pelayanan deteksi dini HIV sesuai standar
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV ( Positif TBC dan Ibu hamil )"]Lihat →
Persentase orang terduga TBC mendapatkan pelayanan TBC sesuai standar
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan kesehatan terduga TBC ( suspek TBC )"]Lihat →
Persentase ODGJ berat yang mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa sesuai standar
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan kesehatan terhadap ODGJ berat ( Psikosa, Schizophrenia )"]Lihat →
Persentase penderita hipertensi mendapatkan kesehatan sesuai standar
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan kesehatan terhadap penderita hipertensi"]Lihat →
Persentase penderita DM yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan kesehatan terhadap penderita postif DM"]Lihat →
Persentase warga negara usia 60 tahun ke atas mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar
Persen • Tingkat Kabupaten
["Skrining kesehatan pada usia 60 tahun keatas"]Lihat →
Persentase Penduduk Usia 15–59 Tahun yang Mendapatkan Skrining Kesehatan Sesuai Standar
Persen • Tingkat Puskesmas
["Pelayanan Kesehatan"]Lihat →
Persentase anak usia pendidikan dasar yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan anak usia kelas 1 SD dan 7 SMP"]Lihat →
Cakupan pelayanan kesehatan balita sesuai standar
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan Kesehatan Balita"]Lihat →
Persentase Bayi Baru Lahir yang Mendapatkan Pelayanan Neonatal
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan Neonatal"]Lihat →
Persentase ibu bersalin mendapatkan pelayanan persalinan
Persen • Tingkat Kabupaten
["Bumil bersalin dengan Nakes di Faskes"]Lihat →
Persentase Ibu Hamil yang Mendapatkan Pelayanan Antenatal
Persen • Tingkat Kabupaten
["Pelayanan Antenatal"]Lihat →
Prevalensi Stunting (Pendek dan Sangat Pendek) pada Anak di Bawah Lima Tahun (Balita)
Persen • Tingkat Kabupaten
["Stunting"]Lihat →
Angka Kematian Balita (AKBa)/Under Five Mortality Rate (U5MR)
Kematian Perseribu Anak • Tingkat kabupaten
["Balita"]Lihat →
Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR)
Kematian Perseribu Kelahiran Hidup • Tingkat Kabupaten
["Kelahiran Hidup"]Lihat →
Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR)
Kematian Perseratus Ribu Kelahiran Hidup • Tingkat Nasional
["Kematian Ibu/Maternal Mortality", "Kelahiran Hidup"]Lihat →