Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Kabupaten Seluma Tahun 2025 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Kabupaten Seluma Tahun 2025
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perwilayahan dan Perkotaan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.1705.003
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seluma
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Soekarno-Hatta, Pematang Aur-Tais
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinasketahananpanganseluma@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Sekretaris Daerah |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Hendri |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan |
| Alamat: | Pagar Dewa, Bengkulu |
| Telepon: | 082375670690 |
| Faksimile: | - |
| Email: | hendri1971yura@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKetersediaan informasi ketahanan pangan yang akurat, komprehensif, dan tertata dengan baik sangat penting untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kerawanan pangan dan gizi, karena dapat memberikan arah dan rekomendasi kepada pembuat keputusan dalam penyusunan program, kebijakan, serta pelaksanaan intervensi di tingkat pusat dan daerah. Penyediaan informasi diamanahkan dalam UU No 18/ 2012 tentang Pangan dan PP No 17/2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi yang mengamanatkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya untuk membangun, menyusun, dan mengembangkan Sistem Informasi Pangan dan Gizi yang terintegrasi. Informasi tersebut dituangkan dalam Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA). Oleh karena itu, untuk mendukung kegiatan pemerintah pusat dan salah satu tugas pokok dan fungsi Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan melaksanakan penyusunan pemutakhiran dan analisis peta kerentanan dan kerawanan pangan sebagai informasi kondisi pangan dan dasar pengambilan keputusan pemerintah daerah.
Tujuan Kegiatan
Mengidentifikasi wilayah yang rentan terhadap kerawanan pangan dan memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan dalam perencanaan program ketahanan pangan pemerintah kabupaten seluma.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-01 s.d. 2025-04-30
Desain
2025-05-01 s.d. 2025-06-30
Pengumpulan Data
2025-08-27 s.d. 2025-10-10
Pengolahan Data
2025-10-11 s.d. 2025-10-31
Analisis
2025-11-01 s.d. 2025-11-30
Diseminasi Hasil
2025-12-01 s.d. 2025-12-14
Evaluasi
2025-12-01 s.d. 2025-12-14
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Luas Lahan Pertanian | Lahan Pertanian | Luas lahan pertanian (sawah, ladang, pekarangan, kebun, lahan perikanan budidaya, dan lainnya ) penghasil pangan (produktif). | Tahunan |
| Jumlah Sarana dan Prasarana Penyedia Pangan | Penyediaan Logistik | Jumlah tempat penyimpanan pangan (stok pangan) yang diperoleh dari petani sebagai produsen pangan maupun dari luar wilayah yang disediakan bagi masyarakat untuk konsumsi. | Tahunan |
| Jumlah Akses Sumber Air Bersih | Air Minum Layak | Jumlah rumah tangga yang tidak memiliki akses ke air minum yang berasal dari air isi ulang, Ledeng/PAM, Sumur Bor/ Pompa Air, Sumur terlindung serta mata air terlindung. | Tahunan |
| Jumlah Tenaga Kesehatan | Tenaga Kesehatan | Jumlah tenaga kesehatan yang ada di suatu desa. | Tahunan |
| Penduduk dengan Tingkat Kesejahteraan | Kesejahteraan Sosial | Jumlah penduduk dengan status kesejahteraan terendah. | Tahunan |
| Akses Jalan | Jalan Nasional | Desa yang tidak memiliki akses penghubung memadai dengan mempertimbangkan prasarana dan sarana transportasi darat, air, atau udara. | Tahunan |
| Jumlah Penduduk Kabupaten Seluma | Jumlah Penduduk | Jumlah Penduduk yang ada di Kabupaten Seluma | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| BENGKULU | SELUMA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Lainnya : Pengumpulan Data Sekunder
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Desa
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Desa
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-12-25;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Desa yang tidak memiliki akses penghubung memadai dengan mempertimbangkan prasarana dan sarana transportasi darat, air, atau udara
-
Bagian dari populasi penduduk, yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri, dan rata-rata pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan
-
Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.
-
Jumlah tempat penyimpanan pangan (stok pangan) yang diperoleh dari petani sebagai produsen pangan maupun dari luar wilayah yang disediakan bagi masyarakat untuk konsumsi
-
Lahan yang digunakan untuk mengusahakan tanaman pangan dan memelihara ternak
-
Jumlah rumah tangga yang tidak memiliki akses ke air minum yang berasal dari air isi ulang, Ledeng/PAM, Sumur Bor/ Pompa Air, Sumur terlindung serta mata air terlindung
-
Jumlah tenaga kesehatan yang ada di suatu desa
Indikator Kegiatan
-
Rata-rata lama bersekolah (total tahun bersekolah sampai pendidikan tertinggi yang ditamatkan dan kelas tertinggi yang pernah diduduki) oleh perempuan berumur 15 tahun ke atas
-
Susunan beragam pangan berdasarkan proporsi keseimbangan energi dari sembilan kelompok pangan dengan mempertimbangkan segi daya terima,ketersediaan pangan, ekonomi, budaya, dan agama
-
Proporsi populasi penduduk yang mengalami ketidakcukupan konsumsi pangan yang diukur dari asupan energi di bawah kebutuhan minimum energi/Minimum Dietary Energy Requirement (MDER) untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif terhadap populasi penduduk secara keseluruhan
-
Perbandingan antara jumlah cadangan pangan yang berasal dari Cadangan Beras Pemerintah Desa (CBPD) dan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) dengan jumlah penduduk dalam satu desa/kelurahan
-
Perbandingan antara konsumsi protein hewani dengan standar kebutuhan protein hewani (25 gram/kapita/hari)
-
Persentase rumah tangga tanpa akses ke air bersih, yaitu persentase rumah tangga yang tidak memiliki akses ke air minum yang berasal dari air isi ulang, ledeng/PAM, sumur bor/pompa air, sumur terlindung serta mata air yang terlindung dengan memperhatikan jarak ke tempat penampungan limbah/kotoran/tinja....
-
Persentase jumlah keluarga dengan tingkat kesejahteraan rendah (desil 1 dan 2) pada tingkat desa/kelurahan
-
Persentase perbandingan standar deviHarga Eceranasi dari harga komoditas pangan (beras medium, daging ayam ras, telur ayam ras, dan minyak goreng) terhadap rata-rata harga komoditas tersebut
-
Rasio konsumsi normatif per kapita terhadap produksi bersih pangan sumber karbohidrat (padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar, dan pisang). Konsumsi normatif komoditas tersebut sebesar 300 gram/kapita/hari
-
Perbandingan antara konsumsi energi dengan standar kebutuhan energi (2.100 kkal/kapita/hari)
-
Anak di bawah 5 (lima) tahun yang tinggi badannya <-2 (kurang dari negatif dua) SD dengan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) dari referensi khusus untuk tinggi badan terhadap usia dan jenis kelamin