| Nama Indikator | Rasio ketersediaan protein hewani per kapita per hari terhadap standar kebutuhan |
| Konsep | Konsumsi Pangan
|
| Definisi | Perbandingan antara konsumsi protein hewani dengan standar kebutuhan protein hewani (25 gram/kapita/hari) |
| Interpretasi | Jika rasio lebih dari 1, artinya ketersediaan protein hewani sudah mencukupi kebutuhan, sedangkan jika rasio kurang dari 1, ketersediaan masih di bawah standar dan perlu ditingkatkan |
| Metode Perhitungan | Rasio = (Ketersediaan Protein Hewani per Kapita per Hari / Standar Kebutuhan Protein per Hari) x 100% |
| Rumus | $^{\prime}Rasio=KetersediaanProteinHewaniperKapitaperHari/StandarKebutuhanProteinperHarix100\%$ |
| Ukuran | Jumlah |
| Satuan | Gram |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | -
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Konsumsi Protein Jumlah Penduduk
|
| Level Estimasi | Kabupaten / Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Kabupaten Seluma Tahun 2025 2025 |
|---|