Detail Metadata Variabel Statistik
Lembaga Penyuluhan Pertanian Kabupaten/Kota
| Nama Variabel | Lembaga Penyuluhan Pertanian Kabupaten/Kota |
|---|---|
| Alias | Lembaga pemerintah dan/atau masyarakat yang mempunyai tugas dan fungsi menyelenggarakan penyuluhan. |
| Konsep | Kelembagaan merupakan keseluruhan pola-pola ideal, organisasi, dan aktivitas yang berpusat di sekeliling kebutuhan dasar. Suatu kelembagaan pertanian dibentuk selalu bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan petani sehingga lembaga mempunyai fungsi. kelembagaan merupakan konsep yang berpadu dengan struktur, artinya tidak saja melibatkan pola aktivitas yang lahir dari segi sosial untuk memenuhi kebutuhan manusia, tetapi juga pola organisasi untuk melaksanakannya. Keberadaan kelembagaan petani didasarkan atas kerjasama yang dapat dilakukan oleh petani dalam mengelola sumberdaya pertanian, antara lain: (a) pemprosesan (processing), agar lebih cepat, efisien dan murah; (b) pemasaran (marketing), akan meyakinkan pembeli atas kualitas dan meningkatkan posisi tawar petani; (c) pembelian (buying), agar mendapatkan harga lebih murah; (d) pemakaian alat-alat pertanian (machine sharing), akan menurunkan biaya atas pembelian alat tersebut; (e) kerjasama pelayanan (co operative services), untuk menyediakan pelayanan untuk kepentingan bersama sehingga meningkatkan kesejahteraan anggota; (f) bank kerjasama (co-operative bank); (g) kerjasama usahatani (co-operative farming), akan diperoleh keuntungan lebih tinggi dan keseragaman produk yang dihasilkan; dan (h) kerjasa multi tujuan (multi-purpose co-operatives), yang dikembangkan sesuai minat yang sama dari petani. Kegiatan bersama (group action atau co operation) oleh para petani diyakini oleh Mosher (1991) sebagai faktor pelancar pembangunan pertanian. Aktivitas bersama sangat diperlukan apabila dengan kebersamaan tersebut akan lebih efektif dalam mencapai tujuan yang diinginkan bersama. |
| Definisi | Jumlah Kelembagaan yang Menyelenggarakan Fungsi Penyuluhan Pertanian Tingkat Kabupaten/Kota |
| Referensi Pemilihan | - |
| Referensi Waktu | Waktu Berjalan |
| Ukuran | Tahun |
| Satuan | - |
| Tipe Data | Pengumpulan data sekunder |
| Klasifikasi Isian | -. - |
| Aturan Validasi | Penumbuhan dan pengembangan kelompok tani yang dilaksanakan secara berkisinambungan diarahkan pada upaya peningkatan kelompok tani dalam melaksanakan fungsinya sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi sehingga mampu mengembangkan usaha agribisnis dan menjadi organisasi petani yang kuat dan mandiri. Pelaku utama dan pelaku usaha di harapkan dapat membangun usaha tani yang berdaya saing dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan posisi tawarnya untuk itu kemampuan dan kapistas pelaku utama dan pelaku usaha dapat di tingkatkan; |
| Kalimat Pertanyaan | apa maksud dan tujuan kegiatan pelaksanaan penyuluhan pertanian sub kegiatan pengembangan kapasitas kelembagaan petani di kecamatan dan desa? |
| Apakah variabel dapat diakses umum | Tidak |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Produk Administrasi Subkegiatan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa 2024 |