Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Produk Administrasi Analisis Pola Konsumsi Pangan Penduduk Berdasarkan Pola Pangan Harapan (PPH) 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Produk Administrasi Analisis Pola Konsumsi Pangan Penduduk Berdasarkan Pola Pangan Harapan (PPH)
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-23.1372.003
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan Kota Solok
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Kapten Bahar Hamid Kel. Laing
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspangan@solokkota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Fitriani. H, SP |
| Jabatan: | Kepala Bidang Konsumsi, Penganekaragaman dan Keamanan Pangan |
| Alamat: | Jl. Kapten Bahar Hamid Kel. Laing Kec. Tanjung Harapan Kota Solok |
| Telepon: | 081374521865 |
| Faksimile: | - |
| Email: | pangansolokkota@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang Kegiatanmenilai situasi konsumsi pangan baik jumlah dan komposisi/keragaman pangan penduduk. b. Untuk bahan perencanaan penyusunan program dan kegiatan dibidang konsumsi pangan.
Tujuan Kegiatan
1. Tujuan Analisis Pola Konsumsi Pangan Penduduk berdasarkan Pola Pangan Harapan ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian (realisasi) : a. Skor PPH (%) b. Konsumsi Energi (k.kalori/kapita/hari) c. Konsumsi Protein (gram/kapita/hari) d. Tingkat Kecukupan Energi dan Protein (%) e. Konsumsi Pangan Penduduk 2. Manfaat Hasil Analisa Pola Konsumsi Pangan penduduk berdasarkan Pola Pangan Harapan dapat digunakan : a. Untuk menilai situasi konsumsi pangan baik jumlah dan komposisi/keragaman pangan penduduk. b. Untuk bahan perencanaan penyusunan program dan kegiatan dibidang konsumsi pangan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-02 s.d. 2025-02-28
Desain
2025-03-03 s.d. 2025-04-28
Pengumpulan Data
2025-04-02 s.d. 2025-04-30
Pengolahan Data
2025-05-02 s.d. 2025-05-30
Analisis
2025-06-02 s.d. 2025-08-22
Diseminasi Hasil
2025-08-25 s.d. 2025-08-29
Evaluasi
2025-09-01 s.d. 2025-09-15
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Konsumsi Pangan Rumah Tangga | Konsumsi pangan | jumlah makanan dan atau minuman yang dimakan atau diminum oleh manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hayatinya | pada saat pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | KOTA SOLOK |
Pengumpulan data sekunder, Lainnya : Dokumentasi
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-08-25;
Digital (softcopy): 2025-08-25;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Sejumlah makanan dan atau minuman yang dimakan atau diminum oleh manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hayatinya
-
Pengelompokan pangan berdasarkan jenis pangan yang bersangkutan.
Indikator Kegiatan
-
Rata-rata konsumsi energi aktual penduduk per kapita di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100, maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.
-
Rata-rata konsumsi protein aktual penduduk per kapita di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu
-
total makanan/minuman yang dikonsumsi oleh seseorang atau penduduk dalam jangka waktu tertentu