Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data IKU (Indikator Kinerja Utama) Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data IKU (Indikator Kinerja Utama) Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan dan Perikanan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Raya Soreang No.17, Pamekaran, Kec. Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40912
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dispakan@bandungkab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Drs. H. Uka Suska Puji Utama, M.Si |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Dani Ramdani, S.TP,MM |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan |
| Alamat: | Soreang |
| Telepon: | 085759981063 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dispakan.kabbdg@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPenyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) merupakan bagian penting dalam sistem perencanaan dan pengendalian kinerja instansi pemerintah. IKU diperlukan untuk mengukur keberhasilan pencapaian tujuan strategis perangkat daerah secara lebih terarah, terukur, dan akuntabel. Sejalan dengan ketentuan PermenPAN-RB Nomor 89 Tahun 2021 tentang Penyusunan Indikator Kinerja Utama, setiap perangkat daerah wajib menyusun IKU yang berorientasi pada hasil (outcome), relevan dengan tugas dan fungsi, serta terkait langsung dengan sasaran strategis daerah sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kabupaten Bandung dan Renstra Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Dalam konteks penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang pangan dan perikanan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung memiliki tanggung jawab untuk memastikan tercapainya ketahanan pangan daerah, peningkatan produksi perikanan, peningkatan nilai tambah hasil perikanan, serta peningkatan kesejahteraan pelaku usaha/pembudidaya. Oleh karena itu, penyusunan IKU sangat diperlukan agar kinerja dapat diukur secara tepat dan mendorong peningkatan kualitas layanan publik.
Tujuan Kegiatan
1. Menyusun Indikator Kinerja Utama (IKU) yang selaras dengan tujuan dan sasaran strategis perangkat daerah. 2. Menjamin keterukuran capaian kinerja Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan secara efektif dan objektif. 3. Menghasilkan IKU yang memenuhi prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). 4. Mendukung peningkatan nilai SAKIP melalui perbaikan perencanaan dan pengukuran kinerja. 5. Menjadi dasar penyusunan perjanjian kinerja, pelaporan kinerja, dan evaluasi internal.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-11-17 s.d. 2025-11-19
Desain
2025-11-20 s.d. 2025-11-24
Pengumpulan Data
2025-11-25 s.d. 2025-12-01
Pengolahan Data
2025-12-02 s.d. 2025-12-17
Analisis
2025-12-18 s.d. 2025-12-22
Diseminasi Hasil
2025-12-23 s.d. 2025-12-26
Evaluasi
2025-12-29 s.d. 2025-12-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nilai AKIP | Nilai AKIP | Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang selanjutnya disingkat AKIP adalah pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah melalui implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. | Tahunan |
| Nilai IKM | Nilai IKM | ndeks Kepuasan Masyarakat adalah hasil pengukuran dari kegiatan Survei Kepuasan Masyarakat berupa angka. Angka ditetapkan dengan skala 1 (satu) sampai dengan 4 (empat). | Tahunan |
| Kerawanan Pangan | Kerawanan Pangan | Kerawanan pangan adalah kondisi ketidakmampuan wilayah sampai dengan perseorangan untuk memperoleh pangan yang cukup dan layak. Ketidakmampuan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti: Jumlah pangan yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat. Masyarakat sulit atau tidak mampu menjangkau pangan, baik karena faktor ekonomi, geografis, maupun sosial. Pangan yang tersedia tidak dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. | Tahunan |
| Cadangan Pangan | Cadangan Pangan | Cadangan pangan pemerintah kabupaten/kota adalah persediaan pangan yang dikuasai dan dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota | Tahunan |
| Keamanan Pangan segar | Keamanan Pangan segar | Keamanan Pangan Segar adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah Pangan Segar dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi | Tahunan |
| Rasio Konsumsi Beras/ sayura dan buah | Rasio Konsumsi Beras/ sayura dan buah | Rasio Konsumsi beras/sayur dan buah adalah perbandingan Konsumsi beras / sayur/buah terhadap konsumsi ideal | Tahunan |
| Pembudi Daya Ikan Kecil | Pembudi Daya Ikan Kecil | Pembudi daya ikan yang melakukan pembudidayaan ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari | Tahunan |
| Perikanan Tangkap | Perikanan Tangkap | Perikanan Tangkap adalah Nilai seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan penangkapan ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap dari sumber perikanan alami, baik yang diusahakan oleh usaha perikanan berbadan hukum, perorangan maupun usaha perikanan lainnya. | Tahunan |
| Usaha Pengolahan Ikan | Usaha Pengolahan Ikan | Usaha pengolahan ikan adalah Usaha perikanan yang berbasis pada kegiatan Pengolahan Ikan. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | BANDUNG |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Format Excel
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Organisasi Perangkat Daerah
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Organisasi Perangkat Daerah
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-31;
Digital (softcopy): 2025-12-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Pembudi daya ikan yang melakukan pembudidayaan ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari
-
Indeks Kepuasan Masyarakat adalah hasil pengukuran dari kegiatan survei kepuasan masyarakat berupa angka. Angka ditetapkan dengan skala 1 (satu) sampai dengan 4 (empat)
-
Usaha pengolahan ikan adalah Usaha perikanan yang berbasis pada kegiatan Pengolahan Ikan.
-
Rasio Konsumsi beras/sayur dan buah adalah perbandingan Konsumsi beras / sayur/buah terhadap konsumsi ideal
-
Perikanan Tangkap adalah Nilai seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan penangkapan ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap dari sumber perikanan alami, baik yang diusahakan oleh usaha perikanan berbadan hukum, perorangan maupun usaha perikanan lainnya.
-
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang selanjutnya disingkat AKIP adalah pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah melalui implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
-
Cadangan pangan pemerintah kabupaten/kota adalah persediaan pangan yang dikuasai dan dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota
-
Keamanan Pangan Segar adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah Pangan Segar dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman....
-
Kerawanan pangan adalah kondisi ketidakmampuan wilayah sampai dengan perseorangan untuk memperoleh pangan yang cukup dan layak. Ketidakmampuan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti: Jumlah pangan yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat. Masyarakat sulit atau tidak mampu....
Indikator Kegiatan
-
Tingkat pertambahan atau penurunan volume hasil produksi olahan hasil perikanan dari suatu periode ke periode berikutnya
-
Capaian realisasi produksi ikan hasil tangkapan dibandingkan dengan target produksi yang telah ditetapkan dalam satu tahun anggaran
-
Ukuran yang menunjukkan perbandingan antara jumlah pangan segar asal tumbuhan yang telah memenuhi standar mutu dan persyaratan keamanan pangan dengan total pangan segar asal tumbuhan yang diuji atau diawasi
-
Indeks Kepuasan Masyarakat adalah hasil pengukuran dari kegiatan Survei Kepuasan Masyarakat berupa angka. Angka ditetapkan dengan skala 1 (satu) sampai dengan 4 (empat).
-
Rasio yang menunjukan seberapoa besar proporsi konsumsi beras, sayuran dan buah dalam total konsumsi pangan seseorang atau populasi
-
Ukuran yang digunakan untuk menggambarkan seberapa besar proporsi desa rawan pangan yang telah mendapatkan penanganan atau intervensi
-
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang selanjutnya disingkat AKIP adalah pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah melalui implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
-
Persentase Pengutan Cadangan Pangan adalah perbandingan antara jumlah cadangan pangan yang tersedia dengan jumlah kebutuhan pangan atau konsumsi pangan yang direncanakan; dinyatakan dalam bentuk persentase. Ini memberikan gambaran tentang seberapa baik cadangan pangan dapat memenuhi kebutuhan pangan....
-
Capaian realisasi produksi ikan hasil budidaya dibandingkan dengan target produksi yang telah ditetapkan dalam satu tahun anggaran