Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.5200.012
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Airlangga No. 56, Mataram-NTB. Kode Pos: 83125
| Telepon: | (0370) 621826 |
| Faksimile: | (0370) 622658 |
| Email: | disnakkeswan@ntbprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | H. Lalu Muh. Faozal, S.sos., M.si |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Lalu Amjad, S.H, M.H |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas |
| Alamat: | Jl. Airlangga No. 56, Mataram-NTB. Kode Pos: 83125 |
| Telepon: | 0370621826 |
| Faksimile: | 0370622658 |
| Email: | disnakkeswan@ntbprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanUndang-undang nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa perencanaan pembangunan didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan data dan informasi merupakan komponen penting dalam proses penyelenggaraan pembangunan, utamanya dalam peraturan kebijakan, alat pengendalian untuk mencegah terjadinya kesalahan, serta mendukung penyelenggaraan pemerintah yang transparan, akuntabel dan partisipatif.Dalam perjanjian kinerja antara Gubernur Nusa Tenggara Barat dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, terdapar 3 (tiga) sasaran strategis, yaitu:Meningkatnya ketersediaan pangan asal ternak dengan 2 (dua) indikator yaitu produksi daging ternak dan produksi telur unggas;Meningkatnya Status Kesehatan hewan dengan indikator persentase ternak yang terkendali Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS);Meningkatnya Produksi dan Pemasaran Produk Hasil Peternakan dengan indikator Persentase Produksi Produk Hasil Sub Sektor Peternakan yang dipasarkan.Kebutuhan pemenuhan data tidak hanya berfokus pada pemenuhan data indikator capaian, tetapi juga kebutuhan data lainnya untuk mendukung terwujudnya NTB Satu Data. Data-data lain yang dibutuhkan berkaitan dengan semua kegiatan yang berada pada ruang lingkup peternakan dan Kesehatan hewan seperti data-data populasi ternak, pemotongan ternak, komposisi ternak, Kesehatan ternak, sarana dan prasarana pendukung bidang peternakan, dan sumberdaya bidang peternakan. Untuk menggambarkan capaian indikator sasaran strategis dan kondisi data Peternakan dan Kesehatan Hewan, diperlukan suatu kegiatan kompilasi Data Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2025.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari dilakukannya kegiatan statistik kegiatan kompilasi Data Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2025, yaitu:1. Untuk menyediakan data indikator sasaran strategis dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan seperti data produksi daging ternak, produksi telur unggas, persentase ternak yang terkendali Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), dan Persentase Produksi Produk Hasil Sub Sektor Peternakan yang dipasarkan.2. Untuk menyediakan data-data yang mendukung terwujudnya NTB Satu Data, diantaranya data-data yang berhubungan dengan data populasi ternak, pemotongan ternak, komposisi ternak, Kesehatan ternak, sarana dan prasarana pendukung bidang peternakan, dan sumberdaya bidang peternakan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-09-01 s.d. 2025-10-15
Desain
2025-09-01 s.d. 2025-10-15
Pengumpulan Data
2025-10-16 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2026-01-01 s.d. 2026-03-31
Analisis
2026-04-01 s.d. 2026-06-30
Diseminasi Hasil
2026-07-01 s.d. 2026-07-15
Evaluasi
2026-07-16 s.d. 2026-07-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Ternak | Ternak | Banyaknya hewan yang dipelihara atau diusahakan, yang produknya diperuntukkan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk ternak hobi. | Tahunan |
| Jenis Ternak | Ternak | Jenis hewan peliharaan yang produknya diperuntukan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk ternak hobi. | Tahunan |
| Jenis Kelamin Hewan | Jenis Kelamin | Perbedaan spesies hewan secara fisiologis menurut jenis dan kemampuan organ reproduksi. | Tahunan |
| Kabupaten | Kabupaten | Daerah swantara tingkat II yang dikepalai oleh bupati, setingkat dengan kota (madya) dan merupakan bagian langsung dari provinsi yang terdiri atas beberapa kecamatan. | Tahunan |
| Kota | Kota | Daerah swantara tingkat II yang dikepalai oleh wali kota, setingkat dengan kabupaten dan merupakan bagian langsung dari provinsi. | Tahunan |
| Jumlah Pemasukan Ternak dan Hasil Ternak | Ternak | Banyaknya ternak dan hasil ternak yang didatangkan dari luar provinsi, atau luar negeri, melalui pembelian dan/atau penambahan lain seperti ternak bantuan. | Tahunan |
| Jumlah Pengeluaran Ternak dan Hasil Ternak | Ternak | Banyaknya hewan peliharaan dan hasil ternak yang dikirim ke luar provinsi, atau luar negeri, baik melalui penjualan dan/atau pengurangan lain. | Tahunan |
| Kelompok Umur Ternak | Ternak | pembagian ternak ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan rentang usia tertentu misalnya, anak (0-1 tahun), muda (1-2 tahun), dan dewasa (lebih dari 2 tahun) yang tujuannya adalah untuk memprediksi performa produksi, merencanakan bisnis peternakan, serta membuat keputusan terkait penjualan atau penyembelihan ternak. | Tahunan |
| Jumlah Ternak yang Dipotong | Pemotongan Ternak | Banyaknya ternak yang dijagal/dipotong dengan tujuan untuk mendapatkan daging, kulit, dan produk lainnya yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. | Tahunan |
| Jumlah Hewan Tertular Penyakit Hewan Menular Strategis | Penyakit | Banyaknya hewan yang terkena penyakit hewan yang dapat menimbulkan angka kematian dan/atau angka kesakitan yang tinggi pada hewan, dampak kerugian ekonomi, keresahan masyarakat, dan/atau bersifat zoonotik. Kasus Penyakit Hewan adalah individu hewan yang terinfeksi suatu agen patogen dengan atau tanpa gejala klinis. | Tahunan |
| Produksi Daging | Daging (Meatyield) Produksi | Banyaknya daging hasil pemotongan ternak di suatu wilayah, termasuk bagian yang dapat dimakan (edible portion), misalnya jeroan dan daging variasi, selama waktu tertentu. | Tahunan |
| Produksi Telur Unggas | Produksi | Banyaknya telur yang dihasilkan oleh unggas, termasuk yang ditetaskan, rusak, diperdagangkan, dikonsumsi, dan diberikan kepada orang lain. | Tahunan |
| Jumlah Kelompok Ternak yang Dibina | Kelompok Ternak | Banyaknya kelompok peternak yang mendapatkan program pembinaan atau dukungan dari pemerintah, lembaga, atau organisasi tertentu, dengan tujuan meningkatkan dan mengembangkan usaha serta kesejahteraan anggota kelompok peternak tersebut | Tahunan |
| Jumlah Sarana dan Prasarana Bidang Peternakan | Sarana Prasarana | Kuantitas segala sesuatu yang berfungsi sebagai alat (sarana) dan penunjang utama (prasarana) untuk mendukung kegiatan di bidang peternakan, termasuk peralatan budi daya, kesehatan hewan, pengolahan hasil, dan pemasaran ternak | Tahunan |
| Rumah Pemotongan Hewan (RPH) | Rumah Potong Hewan | suatu bangunan atau kompleks bangunan dengan desain dan syarat tertentu yang digunakan sebagai tempat memotong hewan (ruminansia, babi atau unggas) bagi konsumsi masyarakat umum, baik milik pemerintah maupun swasta. | Tahunan |
| Tempat Pemotongan Hewan Selain Rumah Potong Hewan | Rumah Potong Hewan | suatu tempat pemotongan hewan selain RPH (termasuk pedagang), baik mempunyai bangunan maupun tidak, dimana ternak yang dipotong sebagian/seluruhnya milik pihak lain dan bukan untuk konsumsi sendiri. | Tahunan |
| Jumlah Ternak yang Divaksinasi | Vaksinasi | Banyakanya hewan ternak yang telah diberikan vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu | Tahunan |
| Jumlah Tenaga Lapangan Bidang Peternakan | Tenaga lapangan | Banyaknya individu yang bekerja secara langsung di lokasi peternakan untuk melakukan berbagai tugas penting seperti perawatan hewan, pemantauan kesehatan, pengelolaan pakan, dan implementasi program budidaya demi meningkatkan produksi dan kualitas hasil peternakan. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK BARAT |
| NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK TENGAH |
| NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK TIMUR |
| NUSA TENGGARA BARAT | SUMBAWA |
| NUSA TENGGARA BARAT | DOMPU |
| NUSA TENGGARA BARAT | BIMA |
| NUSA TENGGARA BARAT | SUMBAWA BARAT |
| NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK UTARA |
| NUSA TENGGARA BARAT | KOTA MATARAM |
| NUSA TENGGARA BARAT | KOTA BIMA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAWI, Mail
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga, Lainnya : Hewan Ternak
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Rapat Validasi tingkat Provinsi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 10
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga, Lainnya : Hewan Ternak
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-07-15;
Digital (softcopy): 2026-07-15;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banyaknya hewan peliharaan dan hasil ternak yang dikirim ke luar provinsi, atau luar negeri, baik melalui penjualan dan/atau pengurangan lain.
-
pembagian ternak ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan rentang usia tertentu misalnya, anak (0-1 tahun), muda (1-2 tahun), dan dewasa (lebih dari 2 tahun) yang tujuannya adalah untuk memprediksi performa produksi, merencanakan bisnis peternakan, serta membuat keputusan terkait penjualan atau penyembelihan ternak.
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi bupati/wali kota dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah kabupaten/kota.
-
Banyaknya hewan yang terkena penyakit hewan yang dapat menimbulkan angka kematian dan/atau angka kesakitan yang tinggi pada hewan, dampak kerugian ekonomi, keresahan masyarakat, dan/atau bersifat zoonotik. Kasus Penyakit Hewan adalah individu hewan yang terinfeksi suatu agen patogen dengan atau tanpa gejala klinis.
-
Jenis hewan peliharaan yang produknya diperuntukan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk ternak hobi.
-
Perbedaan spesies hewan secara fisiologis menurut jenis dan kemampuan organ reproduksi.
-
Banyaknya ternak yang dijagal/dipotong dengan tujuan untuk mendapatkan daging, kulit, dan produk lainnya yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
-
Jumlah Hewan peliharaan yang produknya diperuntukan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk ternak hobi.
-
Banyaknya ternak dan hasil ternak yang didatangkan dari luar provinsi, atau luar negeri, melalui pembelian dan/atau penambahan lain seperti ternak bantuan.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya telur yang dihasilkan oleh unggas, termasuk yang ditetaskan, rusak, diperdagangkan, dikonsumsi, dan diberikan kepada orang lain.
-
Menggambarkan Persentase populasi ternak yang terkendali PHMS
-
Banyaknya daging hasil pemotongan ternak di suatu wilayah, termasuk bagian yang dapat dimakan (edible portion), misalnya jeroan dan daging variasi, selama waktu tertentu.