Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Kondisi Jalan Kabupaten Blora 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Kondisi Jalan Kabupaten Blora
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN BLORA
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Nusantara No 62, Jetis, Blora
| Telepon: | (0296) 531004 |
| Faksimile: | (0296) 531004 |
| Email: | dpukabblora@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dinas PUPR Kab. Blora |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Danang Adiamintara, ST |
| Jabatan: | Kepala Bidang Bina Marga |
| Alamat: | Jl. Nusantara No. 62, Jetis, Kec. Blora, Kab. Blora |
| Telepon: | (0296) 531004 |
| Faksimile: | (0296) 531004 |
| Email: | dpukabblora@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKabupaten Blora, yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, memiliki jaringan jalan yang luas dan berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, kondisi infrastruktur jalan di wilayah ini masih menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Blora, pada tahun 2023, total panjang jalan kabupaten mencapai 1.000 km. Dari jumlah tersebut, sekitar 51,29% dalam kondisi baik, sementara sisanya mengalami kerusakan ringan hingga berat. Kondisi ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari jaringan jalan di Kabupaten Blora memerlukan perbaikan dan pemeliharaan yang intensif. Beberapa ruas jalan mengalami kerusakan parah, seperti ruas Jalan Bogem - Sumberejo - Ngiyono di Kecamatan Japah, di mana aspal telah mengelupas dan batu-batu terlihat di permukaan jalan. Kondisi ini membahayakan keselamatan pengguna jalan dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Tujuan Kegiatan
Tujuan Pendataan Kondisi Jalan di Kabupaten Blora 1. Mengetahui Kondisi Riil Jalan Kabupaten Blora Melalui pendataan yang akurat, pemerintah dapat memperoleh data yang lengkap dan mutakhir mengenai kondisi jalan kabupaten, baik yang masuk kategori mantap, rusak ringan, maupun rusak berat. 2. Menentukan Prioritas Perbaikan dan Pembangunan Data kondisi jalan menjadi dasar untuk menetapkan ruas-ruas jalan yang harus segera diperbaiki, direhabilitasi, atau dibangun baru, sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat. 3. Mengoptimalkan Alokasi Anggaran Dengan data yang jelas, penganggaran pemeliharaan dan pembangunan jalan dapat disusun secara efektif dan efisien, menghindari pemborosan, dan memastikan anggaran dialokasikan ke ruas-ruas jalan yang paling membutuhkan. 4. Mendukung Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan Pendataan membantu dalam merancang kebijakan pembangunan jalan jangka pendek, menengah, dan panjang yang berkelanjutan, menyesuaikan dengan kondisi geografis, beban lalu lintas, dan lingkungan sekitar. 5. Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik dan Keselamatan Jalan yang baik akan meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi transportasi, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Blora. 6. Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah Akses transportasi yang lancar akan mempercepat distribusi barang, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat konektivitas antarkawasan di Kabupaten Blora.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-10-01 s.d. 2023-12-11
Desain
2023-12-12 s.d. 2023-12-31
Pengumpulan Data
2024-07-01 s.d. 2024-09-30
Pengolahan Data
2024-09-01 s.d. 2024-09-30
Analisis
2024-10-01 s.d. 2024-10-31
Diseminasi Hasil
2024-10-01 s.d. 2024-10-22
Evaluasi
2024-10-22 s.d. 2024-10-22
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jalan Baik | Panjang Jalan dalam Kondisi Baik | Secara umum, konsep jalan baik mencakup beberapa kriteria utama: - Permukaan jalan rata dan mulus – tanpa lubang, retakan besar, atau permukaan bergelombang yang dapat mengganggu kendaraan. - Lebar jalan sesuai standar – mampu menampung volume lalu lintas dengan nyaman, termasuk bahu jalan yang memadai. - Sistem drainase yang baik – mencegah genangan air yang dapat merusak permukaan jalan. - Struktur jalan kuat dan kokoh – dirancang untuk menahan beban lalu lintas, termasuk kendaraan berat. - Rambu dan marka jalan lengkap – untuk mendukung keselamatan dan keteraturan arus lalu lintas. - Lingkungan sekitar jalan terpelihara – bebas dari semak belukar, sampah, dan hambatan yang dapat mengganggu pandangan. - Tidak ada kerusakan besar – seperti lubang dalam, retakan lebar, maupun genangan air yang permanen. jalan yang memiliki kondisi permukaan dan struktur yang mampu mendukung kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tanpa menimbulkan gangguan signifikan pada kendaraan maupun keselamatan. | September-November 2024 |
| Jalan Sedang | Panjang Jalan dalam Kondisi Sedang | Ciri-ciri umum jalan sedang antara lain: -Permukaan jalan mulai menunjukkan retakan-retakan halus atau kecil namun tidak sampai membahayakan kendaraan. -Terdapat lubang kecil atau permukaan yang bergelombang, tetapi kendaraan masih dapat melintas dengan kecepatan sedang. -Sistem drainase mulai kurang optimal, sehingga terjadi genangan air kecil pada saat hujan. -Bahu jalan sedikit rusak, tetapi belum mengganggu keseluruhan fungsi jalan. -Struktur jalan mulai menunjukkan tanda penurunan kekuatan, namun masih mampu menahan beban lalu lintas harian. -Rambu dan marka jalan mungkin sudah pudar atau sebagian hilang, tetapi fungsinya masih terlihat. Jalan sedang adalah jalan yang masih layak dilalui namun sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan minor dan penurunan kualitas, sehingga memerlukan pemeliharaan rutin untuk mencegah kerusakan lebih parah. | September-November 2024 |
| Jalan Rusak Ringan | Panjang Jalan dalam Kondisi Rusak Ringan | -Permukaan jalan mengalami retak-retak kecil (retak buaya) yang belum berkembang menjadi retakan besar. -Lubang kecil atau permukaan tidak rata, namun lubang tersebut masih dangkal dan belum mengganggu aliran lalu lintas. -Genangan air kecil yang terjadi karena drainase yang kurang baik, namun belum menggenangi seluruh badan jalan. -Permukaan aspal aus (terkelupas) tetapi lapisan bawah jalan masih utuh. -Tepi jalan atau bahu jalan mulai rusak, namun masih dapat digunakan. Jalan rusak ringan adalah jalan yang mengalami kerusakan permukaan pada tingkat ringan, tetapi masih dapat dilalui oleh kendaraan tanpa menimbulkan gangguan besar terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. | September-November 2024 |
| Jalan Rusak Berat | Panjang Jalan dalam Kondisi Rusak Berat | -Banyak lubang besar dan dalam yang membahayakan kendaraan dan pengendara. -Permukaan aspal mengelupas atau hilang, menyisakan batu dan tanah dasar. -Retakan lebar dan dalam (retak buaya) yang menyebar luas, mengindikasikan kerusakan struktur jalan. -Permukaan jalan bergelombang atau amblas, sehingga kendaraan sulit melaju dengan stabil. -Drainase tidak berfungsi yang menyebabkan genangan air luas dan memperburuk kerusakan. -Bahu jalan hilang atau rusak parah, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas. | September-November 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TENGAH | BLORA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAPI
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 5
Pengumpul data/enumerator: 6
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan Data-
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-01-12;
Digital (softcopy): 2026-01-12;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banyak lubang besar dan dalam yang membahayakan kendaraan dan pengendara. -Permukaan aspal mengelupas atau hilang, menyisakan batu dan tanah dasar. -Retakan lebar dan dalam (retak buaya) yang menyebar luas, mengindikasikan kerusakan struktur jalan. -Permukaan jalan bergelombang atau amblas, sehingga....
-
Ciri-ciri umum jalan sedang antara lain: -Permukaan jalan mulai menunjukkan retakan-retakan halus atau kecil namun tidak sampai membahayakan kendaraan. -Terdapat lubang kecil atau permukaan yang bergelombang, tetapi kendaraan masih dapat melintas dengan kecepatan sedang. -Sistem drainase mulai kurang....
-
Secara umum, konsep jalan baik mencakup beberapa kriteria utama: - Permukaan jalan rata dan mulus – tanpa lubang, retakan besar, atau permukaan bergelombang yang dapat mengganggu kendaraan. - Lebar jalan sesuai standar – mampu menampung volume lalu lintas dengan nyaman, termasuk bahu jalan yang memadai.....
-
Permukaan jalan mengalami retak-retak kecil (retak buaya) yang belum berkembang menjadi retakan besar. -Lubang kecil atau permukaan tidak rata, namun lubang tersebut masih dangkal dan belum mengganggu aliran lalu lintas. -Genangan air kecil yang terjadi karena drainase yang kurang baik, namun belum menggenangi....
Indikator Kegiatan
-
Secara umum, konsep jalan baik mencakup beberapa kriteria utama : - Permukaan jalan rata dan mulus – tanpa lubang, retakan besar, atau permukaan bergelombang yang dapat mengganggu kendaraan. - Lebar jalan sesuai standar – mampu menampung volume lalu lintas dengan nyaman, termasuk bahu jalan yang....