Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Hilirisasi Komoditi Gambir untuk Peningkatan Ekonomi Petani Kabupaten 50 Kota 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Hilirisasi Komoditi Gambir untuk Peningkatan Ekonomi Petani Kabupaten 50 Kota
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl.Jendral Sudirman No.1. Sumatera Barat, Indonesia.
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | balitbang@sumbarprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat |
| Eselon 2: | Kepala Balitbang Prov. Sumbar |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Mahmudia Husain, Se. M. Si |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan |
| Alamat: | Jl. Jenderal Sudirman No. 51 Padang – Sumatera Barat |
| Telepon: | 0751 |
| Faksimile: | 0751 |
| Email: | balitbang@sumbarprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang Kegiatana. Sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar PDRB Sumatera Barat yakni sebesar 21,37% atau Rp. 18,256 triliun pada tahun 2024 namun masih menghadapi tantangan besar mulai dari hulu sampai hilir. b. Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Sumatera Barat tahun 2021-2026 pada misi 3, yakni “meningkatkan nilai tambah dan produktivitas pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan”, menjadi peluang besar bagi pengembangan sektor pertanian terutama untuk komoditi- komoditi unggulan Sumatera Barat, salah satunya komoditi gambir. c. Gambir Sumatera Barat mampu memasok 80% hingga 90% dari total produksi gambir nasional dan telah diekspor ke beberapa negara. Gambir merupakan tanaman serba guna dengan kandungan utama katekin dan tanin dan dimanfaatkan sebagai produk turunan pada beberapa industri farmasi, industri kosmetika, industri makanan serta industri pewarna alami, industri kulit, industri tekstil, industri logam, laboratorium dan industri perekat. d. Daerah penghasil gambir tersebar di Sumatera Barat adalah Kabupaten Limapuluh Kota dengan total luas areal pada tahun 2024 sebesar 18.511 Ha dan produksi getah gambir kering sekitar 15.903 ton. e. Meskipun potensinya besar, kontribusi gambir terhadap peningkatan kesejahteraan petani belum signifikan karena mayoritas petani masih menjual dalam bentuk getah gambir kering mentah, dan belum memiliki standar kualitas yang jelas, baik standar menurut pasar maupun standar menurut orientasi kegunaan dan pemakaiannya. f. Hilirisasi merupakan strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah gambir melalui pengolahan pasca panen menjadi produk turunan yang siap masuk pasar. Oleh sebab itu diperlukan penelitian Hilirisasi Komoditi Gambir untuk Peningkatan Ekonomi Petani yang Lebih Efektif melalui produksi katekin dan tanin.
Tujuan Kegiatan
a. Menganalisis kelayakan usaha katekin dan tanin dari gambir yang diusahakan petani. b. Merancang alat dan mesin produksi katekin dan tanin sesuai kebutuhan petani. c. Menetapkan proses ekstraksi serta meningkatkan kadar katekin dan tanin yang diusahakan petani. d. Menjelaskan rancangan model kelembagaan pemasaran katekin dan tanin dari gambir yang diusahakan petani.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-02 s.d. 2025-01-31
Desain
2025-02-02 s.d. 2025-03-31
Pengumpulan Data
2025-04-21 s.d. 2025-09-30
Pengolahan Data
2025-04-30 s.d. 2025-09-30
Analisis
2025-04-30 s.d. 2025-09-30
Diseminasi Hasil
2025-12-15 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2025-12-15 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Total biaya penerimaan usaha katekin dan tanin | Total biaya penerimaan | Seluruh pendapatan yang diperoleh dari hasil penjualan produk atau jasa selama satu periode usaha atau produksi | Saat pencacahan |
| Total biaya pengeluaran usaha katekin dan tanin | Total biaya pengeluaran | Seluruh biaya yang dikeluarkan selama proses produksi atau usaha berlangsung, baik biaya tetap maupun biaya variabel, yang digunakan untuk menghasilkan penerimaan usaha | Saat pencacahan |
| BEP volume produksi usaha katekin dan tanin | BEP volume produksi | Jumlah minimum produksi yang harus dihasilkan agar total penerimaan sama dengan total biaya, sehingga usaha tidak mengalami keuntungan maupun kerugian. | Saat pencacahan |
| BEP harga produksi usaha katekin dan tanin | BEP harga produksi | Tingkat harga minimum suatu produk yang harus ditetapkan agar total penerimaan sama dengan total biaya produksi, sehingga usaha berada pada kondisi impas atau tidak mengalami keuntungan maupun kerugian. | Saat pencacahan |
| Rendemen dan Kadar katekin dan tanin | Kadar katekin dan tanin | Persentase atau jumlah senyawa katekin dan tanin yang terkandung dalam produk gambir setelah melalui proses ekstraksi dan pemurnian. | Saat pencacahan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanHANYA_SEKALI
Frekuensi Penyelenggaraan
-
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | LIMA PULUH KOTA |
Wawancara, Pengamatan, Pengumpulan data sekunder, Lainnya : FGD
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CATI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Petani dan Kelompok Tani
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Koperasi Usaha Gambir
Unit Observasi
Petani gambir
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 5
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-12-15;
Digital (softcopy): 2026-12-15;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Tingkat harga minimum suatu produk yang harus ditetapkan agar total penerimaan sama dengan total biaya produksi, sehingga usaha berada pada kondisi impas atau tidak mengalami keuntungan maupun kerugian.
-
Jumlah minimum produksi yang harus dihasilkan agar total penerimaan sama dengan total biaya, sehingga usaha tidak mengalami keuntungan maupun kerugian.
-
Seluruh biaya yang dikeluarkan selama proses produksi atau usaha berlangsung, baik biaya tetap maupun biaya variabel, yang digunakan untuk menghasilkan penerimaan usaha
-
Seluruh pendapatan yang diperoleh dari hasil penjualan produk atau jasa selama satu periode usaha atau produksi
-
Persentase atau jumlah senyawa katekin dan tanin yang terkandung dalam produk gambir setelah melalui proses ekstraksi dan pemurnian.
Indikator Kegiatan
-
Analisis untuk melihat perbandingan antara penerimaan dan biaya, dengan tujuan untuk mengetahui apakah produksi yang dilakukan layak atau tidak
-
Persentase atau jumlah senyawa katekin dan tanin yang terkandung dalam produk gambir setelah melalui proses ekstraksi dan pemurnian.
-
kondisi atau titik ketika total pendapatan sama dengan total biaya (biaya tetap dan biaya variabel), sehingga usaha tidak memperoleh laba maupun mengalami kerugian.