| Nama Indikator | Nilai Evaluasi Implementasi Kebijakan Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah |
| Konsep | Pengukuran komponen implementasi kebijakan dan pengukuran komponen evaluasi kebijakan
|
| Definisi | Nilai evaluasi implementasi kebijakan mecakup dua komponen penilaian diantaranya yaitu pengukuran implementasi kebijakan dengan berfokus pada dimensi pengorganisasian, komunikasi kebijakan, dan monitoring kebijakan. Pengukuran evaluasi kebijakan dengan melihat pada efektivitas, efisiensi dampak dan kemanfaatan serta penerimaan dan responsivitas kebijakan |
| Interpretasi | Kategori nilai kualitas kebijakan terdiri dari:
1. 91-100 dengan predikat Unggul
2. 80-90.99 dengan predikat Sangat Baik
3. 65-79.99 dengan predikat Baik
4. 50-64.99 denga predikat Cukup
5. <50 dengan predikat Kurang |
| Metode Perhitungan | Evaluasi Kemanfaatan Kebijakan bobot 45% |
| Rumus | $EvaluasiKemanfaatanKebijakanbobot45\%$ |
| Ukuran | Total |
| Satuan | Poin |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Tata Kelola Pemerintahan
|
| Apakah Indikator Komposit | Ya |
| Indikator Pembangun | Evaluasi Kemanfaatan Kebijakan
|
| Variabel Pembangun | - |
| Level Estimasi | Provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Tidak |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Kebijakan Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat 2024 |
|---|