Detail Metadata Indikator Statistik
Indeks Keterjangkauan Pangan
| Nama Indikator | Indeks Keterjangkauan Pangan |
|---|---|
| Konsep | Keterjangkauan Pangan |
| Definisi | Indeks yang menunjukkan status keterjangkauan pangan yang dilihat dari indikator harga 3 bahan makanan pokok (beras, minyak goreng kemasan, dan telur ayam). Indeks akses pangan dikategorikan menjadi 3 status yaitu aman, waspada, dan rentan. Klasifikasi kategori sebagai berikut: a. Untuk KOMODIATS BERAS (Jika nilai indeks < 5% dikategorikan aman, jika indeks antara >= 5% sampai dengan <= 10% dikategorikan waspada, dan jika indeks > 10% dikategorikan rentan). b. Untuk KOMODITAS LAINNYA (Jika nilai indeks < 5% dikategorikan aman, jika indeks antara >= 5% sampai dengan <= 15% dikategorikan waspada, dan jika indeks > 15% dikategorikan rentan). |
| Interpretasi | Semakin tinggi nilainya maka akan menggambarkan keterjangkauan pangan di wilayah tersebut semakin baik dan aman. |
| Metode Perhitungan | Indeks Keterjangkauan Pangan= (harga komoditas bulan sebelumnya - harga komoditas tahun sebelumnya pada bulan yang sama)/ harga komoditas tahun sebelumnya pada bulan yang sama*100 Kemudian melakukan pengaktegorian indeks |
| Rumus | $-$ |
| Ukuran | Indeks |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Harga Beras Medium Tingkat Konsumen Harga Minyak Goreng Kemasan Tingkat Konsumen Harga Telur Ayam Ras Tingkat Konsumen |
| Level Estimasi | Provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Penyusun Indeks Sistem Peringatan Dini Kerawanan Pangan Dan Gizi (SKPG) di Indonesia 2024 |