Detail Metadata Indikator Statistik
Hasil Opini BPK terhadap Laporan Keuangan
| Nama Indikator | Hasil Opini BPK terhadap Laporan Keuangan |
|---|---|
| Konsep | Opini BPK |
| Definisi | Opini BPK sendiri merupakan pernyataan atau pendapat profesional BPK yang merupakan kesimpulan pemeriksa mengenai tingkat kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Terdapat empat jenis opini yang diberikan oleh BPK, yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP/unqualified Opinion), Wajar Dengan Pengecualian (WDP/Qualified Opinion), Tidak Memberikan Pendapat (TMT/Disclaimer Opinion) dan Tidak Wajar (TW/Adverse Opinion). |
| Interpretasi | - Opini WTP diberikan dengan kriteria: sistem pengendalian internal memadai dan tidak ada salah saji yang material atas pos-pos laporan keuangan. Secara keseluruhan laporan keuangan telah menyajikan secara wajar sesuai dengan SAP. - Opini WDP diberikan dengan kriteria antara lain, sistem pengendalian internal memadai, namun terdapat salah saji yang material pada beberapa pos laporan keuangan. Laporan keuangan dengan opini WDP dapat diandalkan, tetapi pemilik kepentingan harus memperhatikan beberapa permasalahan yang diungkapkan auditor atas pos yang dikecualikan tersebut agar tidak mengalami kekeliruan dalam pengambilan keputusan. - Opini TMP diberikan apabila terdapat suatu nilai yang secara material tidak dapat diyakini auditor karena ada pembatasan lingkup pemeriksaan oleh manajemen sehingga auditor tidak cukup bukti dan atau sistem pengendalian intern yang sangat lemah. Dalam kondisi demikian auditor tidak dapat menilai kewajaran laporan keuangan. Misalnya, auditor tidak diperbolehkan meminta data-data terkait penjualan atau aktiva tetap, sehingga tidak dapat mengetahui berapa jumlah penjualan dan pengadaan aktiva tetapnya, serta apakah sudah dicatat dengan benar sesuai dengan SAP. |
| Metode Perhitungan | WTP senilai 0.8973 dan WDP, TMP, TW 0.9151. Ingat bahwa rasio efisiensi ini, semakin kecil atau turun nilainya semakin bagus. Sehingga untuk memperoleh opini BPK yang berkualitas atau WTP, maka pemerintah daerah harus meningkatkan kinerja keuangannya, dalam hal ini rasio efisiensi, dengan melakukan efisiensi pada belanja pemerintahnya. |
| Rumus | $-$ |
| Ukuran | - |
| Satuan | Opini |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | - |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Laporan Perubahan Ekuitas Catatan atas Laporan Keuangan Laporan Arus Kas Laporan Operasional Neraca Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih Laporan Realisasi Anggara |
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kab. Luwu 2024 |