Detail Metadata Indikator Statistik
Indeks Kualitas Air (IKA)
| Nama Indikator | Indeks Kualitas Air (IKA) |
|---|---|
| Konsep | Tingkat cemaran air permukaan |
| Definisi | Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 115 Tahun 2003 Dan Peraturan Menteri Linkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2021 Tingkat Cemaran Air dapat diukur dari Status Mutu Air. Status mutu air adalah tingkat kondisi mutu air yang menunjukkan kondisi cemar atau kondisi baik pada suatu sumber air dalam waktu tertentu dengan membandingkan dengan baku mutu air yang ditetapkan. |
| Interpretasi | Semakin kecil nilai Indeks Pencemar, status mutu semakin Baik. |
| Metode Perhitungan | Lij : Konsentrasi Baku Peruntukan Air (j) Ci : Konsentrasi sampel parameter kualitas air (i) IPj : Pencemaran bagi peruntukan (j) IPJ : (C1/Lij, C2/Lij,…) (Ci/Lij) Maksimum : Nilai Maksimum dari Ci/Lij (Ci/Lij) Rata-rata : Nilai Rata- rata dari Ci/Lij |
| Rumus | $IP_j=\sqrt{\frac{(\frac{C_i}{L_{ij}})^2_M+(\frac{C_i}{L_i})^2_R}{2}}$ |
| Ukuran | Indeks |
| Satuan | Poin (tanpa satuan) |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | • 0 = IPJ = 1,0 : Baik (memenuhi baku mutu) • 1,0 = IpJ = 5,0 : Cemar Ringan • 5,0 = IpJ = 10,0 : Cemar Sedang • IpJ = 10,0 : Cemar Berat |
| Apakah Indikator Komposit | Ya |
| Indikator Pembangun | 1. Konsentrasi Baku Peruntukan 2. Konsentrasi Sampel Parameter Kualitas Air |
| Variabel Pembangun | - |
| Level Estimasi | Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kabupaten/Kota terpilih |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Pengumpulan Data Penyusunan IKLH Provinsi Sulawesi Tenggara 2024 |