Detail Metadata Indikator Statistik
Rasio Ketergantungan
| Nama Indikator | Rasio Ketergantungan |
|---|---|
| Konsep | Rasio Ketergantungan |
| Definisi | Perbandingan antara jumlah penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun ke atas (keduanya disebut dengan bukan angkatan kerja) dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun (angkatan kerja). |
| Interpretasi | Rasio ketergantungan di Indonesia tahun 2015 adalah 49,2. Artinya, di Indonesia pada tahun 2015, setiap 100 orang yang berusia kerja (dianggap produktif) mempunyai tanggungan sebanyak 49 orang yang belum produktif dan dianggap tidak produktif lagi. |
| Metode Perhitungan | Perbandingan antara jumlah penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun ke atas (keduanya disebut dengan bukan angkatan kerja) dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun (angkatan kerja). |
| Rumus | $RK=\frac{P_{(0-14)}+P_{65+}}{P_{(15-64)}}\times100$ |
| Ukuran | Rasio |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Jumlah Penduduk usia 0-14 Tahun Jumlah penduduk usia 15-64 tahun Jumlah Penduduk 65 tahun ke atas |
| Level Estimasi | kabupaten/kota, kecamatan |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Produk Administrasi_ Profil Perkembangan Penduduk Kota Sibolga 2022 |