| Nama Indikator | Persentase Luas Kawasan Hutan yang Dikelola Oleh Masyarakat dalam Skema Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat dan Kemitraan Kehutanan |
| Konsep | Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat / Perhutanan Sosial
|
| Definisi | Perbandingan antara total luas kawasan hutan yang telah diberikan hak akses kelolanya kepada masyarakat (melalui skema Hutan Desa, HKm, HTR, dan Kemitraan Kehutanan) terhadap total target luas alokasi kawasan hutan untuk perhutanan sosial di daerah, yang dinyatakan dalam persentase. |
| Interpretasi | Semakin tinggi persentase capaian, semakin besar proporsi kawasan hutan yang berhasil dikelola secara legal dan mandiri oleh masyarakat setempat guna mendorong kelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi. |
| Metode Perhitungan | Menjumlahkan total luasan izin kelola perhutanan sosial yang aktif (HD + HKm + HTR + Kemitraan Kehutanan), kemudian dibagi dengan total target alokasi luas kawasan hutan, lalu dikalikan 100%.
|
| Rumus | $\left(LuasKawasanHutanSkemaHD+HKm+HTR+Kemitraan/TotalLuasTargetAlokasiPerhutananSosial\right)x100$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Kabupaten/Kota
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Persentase Luas Kawasan Hutan yang Dikelola Oleh Masyarakat dalam Skema Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat dan Kemitraan Kehutanan
|
| Level Estimasi | Provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 2025 |
|---|