| Nama Indikator | Persentase Luas lahan kritis yang direhabilitasi |
| Konsep | Rehabilitasi Lahan Kritis
|
| Definisi | Perbandingan antara luas lahan kritis dan sangat kritis yang telah berhasil direhabilitasi/dipulihkan fungsinya (baik di dalam maupun di luar kawasan hutan) terhadap total luas seluruh lahan kritis yang terdata di wilayah daerah, dinyatakan dalam satuan persentase. |
| Interpretasi | Semakin tinggi nilai persentase capaian, semakin efektif program pemulihan daya dukung lingkungan, fungsi tata air, dan produktivitas lahan yang mengalami degradasi fisik/biologis di daerah. |
| Metode Perhitungan | Menjumlahkan total luasan lahan kritis yang telah selesai direhabilitasi pada periode berkenaan, dibagi dengan total target atau luasan seluruh lahan kritis yang teridentifikasi, kemudian dikalikan 100%. |
| Rumus | $\left(LuasLahanKritisyangDirehabilitasi/TotalLuasLahanKritis\right)x100$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Kab/Kota
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Persentase Luas lahan kritis yang direhabilitasi
|
| Level Estimasi | Provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 2025 |
|---|