| Nama Indikator | Proporsi penduduk bekerja dengan status berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap, dan pekerja keluarga/tidak dibayar) |
| Konsep | Penduduk Bekerja Status pekerjaan
|
| Definisi | Banyaknya penduduk berusia 15 tahun ke atas yang melakukan kegiatan bekerja pada status pekerjaan berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap, dan pekerja keluarga/tidak dibayar selama seminggu yang lalu dibandingkan dengan total penduduk bekerja. |
| Interpretasi | Indikator ini menggambarkan jumlah penduduk yang tingkat kerentanan ekonomi yang tinggi (high economic risk). Kelompok yang bekerja dengan termasuk dalam indikator ini adalah mereka yang berstatus berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap/pekerja keluarga/tidak dibayar, dan pekerja keluarga. |
| Metode Perhitungan | Proporsi penduduk bekerja dengan status berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap, dan pekerja keluarga/tidak dibayar) diperoleh dengan cara membagi jumlah penduduk bekerja status berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap, dan pekerja keluarga/tidak dibayar dengan total penduduk bekerja dikali 100% |
| Rumus | $Proporsipendudukbekerjadenganstatusberusahasendiri,berusahadibantuburuhtidaktetap,danpekerjakeluarga/tidakdibayar)=\frac{jumlahpendudukbekerjastatusberusahasendiri,berusahadibantuburuhtidaktetap,danpekerjakeluarga/tidakdibayar}{totalpendudukbekerja}\times100\%$ |
| Ukuran | Proporsi |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Provinsi Jenis Kelamin Klasifikasi wilayah
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Umur Jenis Kegiatan Selama Seminggu yang Lalu Status Pekerjaan Provinsi Jenis Kelamin Klasifikasi wilayah
|
| Level Estimasi | Provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Angkatan Kerja Nasional 2025 |
|---|