Detail Metadata Indikator Statistik
Skor Dinamika Bisnis
| Nama Indikator | Skor Dinamika Bisnis |
|---|---|
| Konsep | [K00633] Izin usaha [K01635] Perbankan [K00614] Instansi Pemerintah [K00862] Kepatuhan Pelayanan Publik |
| Definisi | Dinamisme bisnis menggambarkan kemudahan untuk memulai dan melakukan bisnis dan kemudahan untuk melakukan divestasi dan keluar dari pasar (market) di suatu wilayah. Di satu sisi, semua daerah tentunya mengharapkan kedatangan investasi baru dan perusahaan yang inovatif ke wilayahnya. Di sisi lain, daerah juga menginginkan perusahaan yang tidak efisien bisa dengan mudah untuk keluar agartidakmembebani wilayahnya. Daerah yang mampu menciptakan dinamisme bisnis yang positif, yaitu daerah yang mendatangkan investasi dan pelaku usaha yang inovatif serta melepas perusahaan yang tidak efisien keluar dari pasar, akan menjadikan daerah tersebut jauh lebih kompetitif dan produktif. |
| Interpretasi | Semakin tinggi nilai pilar dinamika bisnis, maka semakin kuat kemampuan daerah dalam menciptakan ekosistem usaha yang adaptif dan inovatif, sehingga mendorong produktivitas dan meningkatkan daya saing daerah. |
| Metode Perhitungan | Skor Dinamika Bisnis dengan menjumlahkan Skor Pertumbuhan Nomor Induk Berusaha (NIB), Skor Jumlah Bank, Skor Kinerja Pelayanan Publik dibagi 3 |
| Rumus | $SkorDinamikaBisnis=(SkorPertumbuhanNomorIndukBerusaha(NIB)+SkorJumlahBabk+SkorKinerjaPelayananPublik):3$ |
| Ukuran | Skor |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Pertumbuhan Nomor Induk Berusaha (NIB) Jumlah Bank Kinerja Pelayanan Publik |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Penyusun Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) di Indonesia 2025 |