| Nama Indikator | Rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk |
| Konsep | Rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk
|
| Definisi | Jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan di desa (dokter, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, pranata laboratorium, ahli gizi, sanitarian, sarjana kesehatan masyarakat, asisten apoteker, perawat gigi, pelaksana kesehatan, penata rontgen, dan tenaga kesehatan lainnya) dibandingkan dengan kepadatan penduduk desa. |
| Interpretasi | Jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan di desa (dokter, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, pranata laboratorium, ahli gizi, sanitarian, sarjana kesehatan masyarakat, asisten apoteker, perawat gigi, pelaksana kesehatan, penata rontgen, dan tenaga kesehatan lainnya) dibandingkan dengan kepadatan penduduk desa. |
| Metode Perhitungan | Jumlah penduduk per tenaga kesehatan dibagi kepadatan penduduk |
| Rumus | $Jumlahpendudukpertenagakesehatan/kepadatanpenduduk$ |
| Ukuran | Rasio |
| Satuan | orang/(orang/ha) |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Tenaga Kesehatan
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Jumlah tenaga kesehatan masyarakat Rasio kepadatan penduduk
|
| Level Estimasi | Desa |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan Pangan Dan Kerentanan Pangan Kabupaten Kediri 2025 |
|---|