Detail Metadata Variabel Statistik
Instansi/perusahaan/usaha tempat bekerja menyediakan cuti tahunan tanpa memotong upah/gaji pokok
| Nama Variabel | Instansi/perusahaan/usaha tempat bekerja menyediakan cuti tahunan tanpa memotong upah/gaji pokok |
|---|---|
| Alias | MIE_SOC_G |
| Konsep | Cuti tahunan |
| Definisi | Cuti tahunan menurut UU Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003 Pasal 79 Ayat 2 adalah sekurang-kurangnya 12 (dua belas) hari kerja setelah pekerja/buruh yang bersangkutan bekerja selama 12 (dua belas) bulan secara terus-menerus dan berdasarkan pasal 84 berhak mendapatkan upah penuh. Pasal 79 ini diubah di UU No 11 2020 Cipta Kerja. Cuti tahunan disebutkan pada pasal 79 ayat (3) paling sedikit 12 (dua belas) hari kerja setelah pekerja/buruh yang bersangkutan bekerja selama 12 (dua belas) bulan secara terus menerus. Aturan bahwa pengusaha tetap wajib membayar upah ketika pekerja/buruh menjalankan hak waktu istirahat dan cutinya ada di Peraturan Pemerintah No.36 Tahun 2021 tentang Pengupahan pasal 40 ayat (2) c. |
| Referensi Pemilihan | - |
| Referensi Waktu | Saat pendataan |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Tipe Data | Integer |
| Klasifikasi Isian | 1. YA 2. TIDA 97. TIDAK TAHU |
| Aturan Validasi | TANYAKAN JIKA MJJ_EMPREL = 1,4 ATAU (MJJ_EMPREL = 3,5 DAN MJJ_REM_TA = 1) ; Ditanyakan pada Sakernas Februari 2025 dan Sakernas Agustus 2025; Pada Sakernas Februari 2025 ditanyakan pada pekerjaan utama dan pekerjaan tambahan utama ; Pada Sakernas Agustus 2025 ditanyakan pada pekerjaan utama; |
| Kalimat Pertanyaan | Sehubungan dengan pekerjaan/usaha ini, apakah instansi/perusahaan/usaha tempat (NAMA) bekerja memberikan/menyediakan jaminan sosial dan hak ketenagakerjaan berikut ini: Cuti tahunan tanpa memotong upah/gaji pokok |
| Apakah variabel dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Angkatan Kerja Nasional 2025 |