Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Pembangunan Prasarana Pertanian Kabupaten Bandung 2026
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Pembangunan Prasarana Pertanian Kabupaten Bandung
Tahun Kegiatan
2026
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-26.3204.100
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pertanian
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Raya Soreang KM. 17 Komplek Pemda Kabupaten Bandung
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | prog.distan@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Ir. Hj. Ina Dewi Kania, MP. |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ir. Yayan Agustian, M.Si |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Pertanian |
| Alamat: | Jalan Raya Soreang KM. 17 |
| Telepon: | 0811214990 |
| Faksimile: | - |
| Email: | prog.distan@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPembangunan prasarana pertanian merupakan salah satu faktor kunci dalam mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan keberlanjutan pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Bandung. Prasarana pertanian, seperti rehabilitasi jaringan irigasi tersier, pembangunan jalan usaha tani, rehabilitasi UPTD, serta pembangunan prasarana pertanian lainnya, berperan penting dalam menunjang kelancaran kegiatan produksi, distribusi sarana produksi, dan aksesibilitas wilayah pertanian.Dalam rangka mendukung perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan prasarana pertanian, diperlukan data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data pembangunan prasarana pertanian menjadi dasar penting dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah, penganggaran, pelaporan kinerja perangkat daerah, serta penilaian capaian program dan kegiatan pembangunan sektor pertanian.Seiring dengan pelaksanaan pembangunan prasarana pertanian yang tersebar di berbagai wilayah dan dilaksanakan oleh beberapa unit kerja, terdapat potensi perbedaan data antar sumber apabila tidak dilakukan pengelolaan data secara sistematis. Oleh karena itu, kegiatan Kompilasi Data Pembangunan Prasarana Pertanian Kabupaten Bandung perlu dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk menghasilkan basis data prasarana pertanian yang terstandar, konsisten, dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data (evidence-based policy) di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung.
Tujuan Kegiatan
Menghimpun dan mengintegrasikan data pembangunan prasarana pertanian dari berbagai sumber;Menyediakan basis data pembangunan prasarana pertanian yang valid dan mutakhir;Mendukung analisis capaian dan sebaran pembangunan prasarana pertanian;Menyediakan bahan data untuk perencanaan, penganggaran, serta evaluasi kinerja sektor pertanian;Mendukung pelaksanaan Satu Data Indonesia di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2026-02-01 s.d. 2026-02-28
Desain
2026-02-01 s.d. 2026-02-28
Pengumpulan Data
2026-03-01 s.d. 2026-11-30
Pengolahan Data
2026-12-01 s.d. 2026-12-14
Analisis
2026-12-01 s.d. 2026-12-14
Diseminasi Hasil
2026-12-15 s.d. 2026-12-18
Evaluasi
2026-12-21 s.d. 2026-12-25
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jenis Prasarana | Prasarana Pertanian | Tipe infrastruktur yang dibangun atau direhabilitasi dalam sektor pertanian yang mendukung kelancaran kegiatan produksi pertanian. Prasarana ini mencakup, namun tidak terbatas pada, jaringan irigasi, jalan usaha tani, fasilitas penyimpanan, dan rehabilitasi UPTD. | 2026 |
| Lokasi Pembangunan | Lokasi Pembangunan | wilayah geografis tempat kegiatan pembangunan dilakukan, yang terdiri dari kecamatan dan desa. Penentuan lokasi ini penting untuk memetakan penyebaran prasarana serta menentukan manfaatnya bagi petani setempat. | 2026 |
| Volume dan Luas | Volume dan Luas | Ukuran fisik atau skala pembangunan prasarana pertanian yang mencakup dua aspek utama: volume yang mengukur kapasitas atau jumlah material dalam pembangunan prasarana, seperti volume saluran irigasi atau tampungan air, dan luas yang mengukur areal atau area yang terlayani atau dibangun, seperti luas jalan usaha tani atau area yang terlayani irigasi. Volume diukur dalam satuan tiga dimensi (m³, liter), sementara luas diukur dalam satuan dua dimensi (m², hektar, km²), yang menggambarkan sejauh mana pembangunan atau rehabilitasi prasarana tersebut berkontribusi pada sektor pertanian. | 2026 |
| Status Pembangunan | Status Pembangunan | Tahapan atau kondisi terkini dari kegiatan pembangunan prasarana pertanian yang dilakukan. Status ini mengindikasikan apakah kegiatan tersebut telah selesai, sedang berlangsung, atau tertunda | 2026 |
| Sumber Dana | Sumber Dana | Asal dana atau anggaran yang digunakan untuk mendanai pembangunan prasarana pertanian. Ini mencakup sumber dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, atau sumber lain yang sah. | 2026 |
| Pengelola Prasarana | Pengelola Prasarana | Entitas atau lembaga yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan dan pengelolaan prasarana pertanian setelah pembangunan selesai. Ini bisa berupa kelompok tani, lembaga pemerintah, atau badan usaha terkait. | 2026 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TRIWULANAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | BANDUNG |
Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAWI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Penyuluh Pertanian
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 6
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Prasarana Pertanian
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2026-12-25;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Tipe infrastruktur yang dibangun atau direhabilitasi dalam sektor pertanian yang mendukung kelancaran kegiatan produksi pertanian. Prasarana ini mencakup, namun tidak terbatas pada, jaringan irigasi, jalan usaha tani, fasilitas penyimpanan, dan rehabilitasi UPTD.
-
Ukuran fisik atau skala pembangunan prasarana pertanian yang mencakup dua aspek utama: volume yang mengukur kapasitas atau jumlah material dalam pembangunan prasarana, seperti volume saluran irigasi atau tampungan air, dan luas yang mengukur areal atau area yang terlayani atau dibangun, seperti luas....
-
Entitas atau lembaga yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan dan pengelolaan prasarana pertanian setelah pembangunan selesai. Ini bisa berupa kelompok tani, lembaga pemerintah, atau badan usaha terkait.
-
Tahapan atau kondisi terkini dari kegiatan pembangunan prasarana pertanian yang dilakukan. Status ini mengindikasikan apakah kegiatan tersebut telah selesai, sedang berlangsung, atau tertunda
-
Wilayah geografis tempat kegiatan pembangunan dilakukan, yang terdiri dari kecamatan dan desa. Penentuan lokasi ini penting untuk memetakan penyebaran prasarana serta menentukan manfaatnya bagi petani setempat.
-
Asal dana atau anggaran yang digunakan untuk mendanai pembangunan prasarana pertanian. Ini mencakup sumber dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, atau sumber lain yang sah.
Indikator Kegiatan
-
Jumlah total luas lahan (dalam hektar) yang terdampak langsung maupun tidak langsung dari kegiatan penyediaan prasarana pertanian, seperti pembangunan atau rehabilitasi irigasi, jalan usaha tani, embung, dan prasarana pendukung lainnya dalam periode tertentu.
-
Persentase luas lahan sawah yang mendapatkan fasilitasi pengembangan prasarana pertanian terhadap total luas lahan sawah di wilayah tertentu dalam periode pengukuran.
-
Jumlah total unit prasarana pertanian yang mencakup kegiatan pembangunan baru, rehabilitasi, dan pemeliharaan dalam periode tertentu, yang terdiri dari berbagai jenis infrastruktur pertanian seperti irigasi, jalan usaha tani, embung, dan sarana pendukung lainnya.