Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Pola Pangan Harapan (PPH) Ketersediaan Kota Cimahi 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Pola Pangan Harapan (PPH) Ketersediaan Kota Cimahi
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.3277.004
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Rd Demang Hardjakusumah Komp Pemkot-Cimahi
| Telepon: | (022) 20665337 |
| Faksimile: | (022) 20665337 |
| Email: | dispangtan@cimahikota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Pangan Dan Pertanian – Tita Mariam S.pt.,MM |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Mita Mustikasari,S.Pt.MM |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketahanan Pangan |
| Alamat: | Jalan Rd Demang Hardjakusumah Komp Pemkot-cimahi |
| Telepon: | 02220665337 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dispangtan@cimahikota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPangan adalah kebutuhan dasar manusia dan hak asasi yang dijamin oleh Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Menurut Undang undang Pangan No.18 Tahun 2012, ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan secara cukup, aman, bergizi, beragam, merata, terjangkau dan sesuai dengan agama serta budaya, guna mendukung kehidupan sehat dan produktif secara berkelanjutan. Selain itu, undang-undang Pemerintah Daerah No.23 Tahun 2014 menetapkan pangan sebagai salah satu urusan wajib pemerintah yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar. Oleh karena itu pembangunan ketahanan pangan dan gizi adalah tanggung jawan bersama pemerintah pusat dan daerah sebagai upaya penyediaan pangan yang berkelanjutan
Tujuan Kegiatan
Mengetahui tingkat keragaman dan keseimbangan ketersediaan pangan melalui Skor PPH
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-04-01 s.d. 2025-05-30
Desain
2025-06-02 s.d. 2025-10-13
Pengumpulan Data
2026-01-05 s.d. 2026-01-07
Pengolahan Data
2026-01-08 s.d. 2026-01-09
Analisis
2026-01-12 s.d. 2026-01-20
Diseminasi Hasil
2026-01-21 s.d. 2026-01-26
Evaluasi
2026-01-26 s.d. 2026-02-27
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Padi padian | Padi padian | Kelompok pangan yang terdiri dari Beras dan olahannya, jagung dan olahannya, gandum dan olahannya | Tahun 2025 |
| Umbi umbian | umbi umbian | Kelompok pangan yang terdiri dari Ubi kayu dan olahannya, ubi jalar, kentang \, talas dan sagu (termasuk makanan berpati) | Tahun 2025 |
| Pangan hewani | Pangan Hewani | Kelompok Pangan yang terdiri dari Daging dan olahannya, ikan dan olahannya telur serta susu dan olahannya | Tahun 2024 |
| Minyak dan Lemak | Minyak dan Lemak | Kelompok Pangan yang terdiri dariMinyak kelapa, minyak sawit, margarin dan lemak hewani | Tahun 2025 |
| Buah/biji berminyak | Buah/ biji berminyak | Kelompok Pangan yang terdiri dari Kelapa, kemiri kenari dan coklat | Tahun 2025 |
| Kacang kacangan | Kacang kacangan | Kelompok Pangan yang terdiri dariKacang tanah, acang kedelai, kacang hijau, kacang merah, kacang polong, kacang mete, kacang tunggak, kacang lain, tahu, tempe, tauco oncom. Sari kedelai dan kecap | Tahun 2025 |
| Gula | Gula | Kelompok Pangan yang terdiri dari Gula pasir, gula merah, sirup, minuman jadi dalam botol/kaleng | Tahun 2025 |
| Sayur dan buah | Sayur dan buah | Kelompok Pangan yang terdiri dari Sayur segar dan olahannya, buah segar dan olahannya termasuk emping | Tahun 2025 |
| Lain lain | Lain Lain | Kelompok Pangan yang terdiri dari Aneka bumbu dan bahan minuman seperti terasi, cengkeh, ketumbar, merica, pala, asam, bumbu masak, teh | Tahun 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | KOTA CIMAHI |
Wawancara, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAPI, CAWI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kelompok Pertanian, Perikanan dan Peternakan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-02-27;
Digital (softcopy): 2026-02-27;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Kelompok Pangan yang terdiri dari Daging dan olahannya, ikan dan olahannya telur serta susu dan olahannya
-
Skor PPH Ketersediaan kelompok bahan pangan minyak dan lemak
-
Kelompok Pangan yang terdiri dari Beras dan olahannya, jagung dan olahannya, gandum dan olahannya
-
Kelompok pangan yang terdiri dari Gula pasir, gula merah, sirup, minuman jadi dalam botol/kaleng
-
kelompok Pangan yang terdiri dari Kelapa, kemiri kenari dan coklat
-
Kelompok Pangan yang terdiri dari Kacang tanah, kacang kedelai, kacang hijau, kacang merah, kacang polong, kacang mete, kacang tunggak, kacang lain, tahu, tempe, tauco oncom. Sari kedelai dan kecap
-
Kelompok Pangan yang terdiri dari Ubi kayu dan olahannya, ubi jalar, kentang \, talas dan sagu (termasuk makanan berpati)
-
Kelompok pangan yang terdiri dari Sayur segar dan olahannya, buah segar dan olahannya termasuk emping
-
Kelompok pangan yang terdiri dari Aneka bumbu dan bahan minuman seperti terasi, cengkeh, ketumbar, merica, pala, asam, bumbu masak, teh dan kopi
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan yang diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya.