Detail Metadata Kegiatan Statistik
KOMPILASI DATA MASALAH GIZI PADA BALITA KABUPATEN BENGKULU UTARA 2022
Informasi Umum
Judul KegiatanKOMPILASI DATA MASALAH GIZI PADA BALITA KABUPATEN BENGKULU UTARA
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDINAS KESEHATAN KAABUPATEN BENGKULU UTARA
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
JALAN PROF M YAMIN SH NOMOR 233 KELURAHAN GUNUNG ALAM KECAMATAN KOTA ARGA MAKMUR
| Telepon: | 0737521030 |
| Faksimile: | 0737522535 |
| Email: | subbagperencanaan.dinkes@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | SAMSUL MAARIF |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | SAMSUL MAARIF |
| Jabatan: | KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BENGKULU UTARA |
| Alamat: | JALAN PROF M YAMIN SH NOMOR 233 KELURAHAN GUNUNG ALAM KECAMATAN ARGA MAKMUR |
| Telepon: | 0737521030 |
| Faksimile: | - |
| Email: | subbagperencanaan.dinkes@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBerdasarkan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 14 Tahun 2019 tentang pelaksanaan teknis surveilans gizi, Pasal 4 ayat (1) indikator masalah gizi sebagaimana dimaksud pasal 3 ayat (1) meliputi, persentase balita berat badan kurang/balita gizi kurang faktor yang bisa menjadi penyebab balita mengalami masalah gizi adalah kurangnya asupan nutrisi makanan yang dapat memicu kekurangan nutrien. Kurangnya gizi pada anak dapat berdampak buruk pada tumbuh kembangnya anak.
Tujuan Kegiatan
Untuk mengetahui jumlah balita yang memiliki masalah gizi setiap bulannya
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2022-12-01 s.d. 2022-12-07
Desain
2022-12-01 s.d. 2022-12-07
Pengumpulan Data
2022-12-08 s.d. 2022-12-31
Pengolahan Data
2022-12-31 s.d. 2022-12-31
Analisis
2022-12-31 s.d. 2022-12-31
Diseminasi Hasil
2022-12-31 s.d. 2022-12-31
Evaluasi
2023-01-01 s.d. 2023-01-01
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Puskesmas | Keberadaan Puskesmas di wilayah administrasi negara Indonesia di bawah Kabupaten/Kota | Keberadaan Puskesmas di wilayah administrasi negara Indonesia di bawah Kabupaten/Kota | 1 Bulan |
| Gizi Buruk | Suatu keadaan kekurangan konsumsi zat gizi yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi | Suatu keadaan kekurangan konsumsi zat gizi yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi | 1 Bulan |
| Gizi kurang | Kurang gizi disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dari makanan sehari-hari yang terjadi dalam waktu yang cukup lama | Kurang gizi disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dari makanan sehari-hari yang terjadi dalam waktu yang cukup lama | 1 Bulan |
| Normal | Gizi Normal adalah keseimbangan antara jumlah energi yang masuk ke dalam tubuh dan energi yang dikeluarkan dari luar tubuh sesuai dengan kebutuhan individu | Gizi Normal adalah keseimbangan antara jumlah energi yang masuk ke dalam tubuh dan energi yang dikeluarkan dari luar tubuh sesuai dengan kebutuhan individu | 1 Bulan |
| Risiko gizi lebih | Faktor yang mempengaruhi risiko gizi lebih pada balita adalah karakteristik ibu, berat badan lahir besar, keturunan obesitas, pemberian susu formula, pola makan perilaku pemberian makan oleh orang tua | Faktor yang mempengaruhi risiko gizi lebih pada balita adalah karakteristik ibu, berat badan lahir besar, keturunan obesitas, pemberian susu formula, pola makan perilaku pemberian makan oleh orang tua | 1 Bulan |
| Gizi lebih | Kondisi keseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang keluarga | Kondisi keseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang keluarga | 1 Bulan |
| Obesitas | Kondisi berat badan anak lebih dari +2sd (satuan internasional) grafik pertumbuhan yang dibuat oleh WHO, yang diakibatkan oleh penumpukan lemak di dalam tubuh | Kondisi berat badan anak lebih dari +2sd (satuan internasional) grafik pertumbuhan yang dibuat oleh WHO, yang diakibatkan oleh penumpukan lemak di dalam tubuh | 1 Bulan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| BENGKULU | BENGKULU UTARA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : PUSKESMAS
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 5
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2023-01-01;
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Kondisi berat badan anak lebih dari +2sd (satuan internasional) grafik pertumbuhan yang dibuat oleh WHO, yang diakibatkan oleh penumpukan lemak di dalam tubuh
-
Kurang gizi disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dari makanan sehari-hari yang terjadi dalam waktu yang cukup lama
-
Keberadaan Puskesmas di wilayah administrasi negara Indonesia di bawah Kabupaten/Kota
-
Gizi Normal adalah keseimbangan antara jumlah energi yang masuk ke dalam tubuh dan energi yang dikeluarkan dari luar tubuh sesuai dengan kebutuhan individu
-
Suatu keadaan kekurangan konsumsi zat gizi yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi
-
Faktor yang mempengaruhi risiko gizi lebih pada balita adalah karakteristik ibu, berat badan lahir besar, keturunan obesitas, pemberian susu formula, pola makan perilaku pemberian makan oleh orang tua
-
Kondisi keseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang keluarga
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya balita yang memiliki masalah gizi mulai dari gizi buruk, risiko gizi lebih, gizi lebih dan obesitas