Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukamara 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukamara
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukamara
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Tjilik Riwut Km 8,5 Desa Natai Sedawak
| Telepon: | 081390390475 |
| Faksimile: | - |
| Email: | Dlh.Sukma@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukamara |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | HERRY IRMANTO, S. Hut |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sukamara |
| Alamat: | Jl. Tjilik Riwut Km. 8,5 Sukamara |
| Telepon: | 05322073038 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dlh.sukma@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanIndeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) mencerminkan kondisi kualitas air sungai, kualitas udara , dan kualitas lahan yang berada di Kabupaten Sukamara. Ketercapaian IKLH dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan terkait pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Sukamara.
Tujuan Kegiatan
Mengetahui Kualitas Lingkungan Hidup di Kabupaten Sukamara dan sebagai dasar dalam Pemerintah Daerah dalam menentukan kebijakan pengelolaan lingkungan hidup
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-02-10 s.d. 2024-02-17
Desain
2024-02-18 s.d. 2024-02-26
Pengumpulan Data
2024-06-05 s.d. 2024-06-09
Pengolahan Data
2024-10-06 s.d. 2024-10-17
Analisis
2024-10-20 s.d. 2024-12-31
Diseminasi Hasil
2025-01-02 s.d. 2025-01-02
Evaluasi
2025-01-03 s.d. 2025-01-04
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Badan Air | Badan Air | air yang terkumpul dalam suatu wadah baik alami maupun buatan yang mempunyai tabiat hidrologikal, wujud fisik, kimiawi, dan hayati. | Tahunan |
| Indeks Kualitas Udara | Indeks Kualitas Udara | ukuran yang menggambarkan kualitas udara yang merupakan nilai komposit parameter kualitas udara dalam suatu wilayah pada waktu tertentu. | Tahunan |
| Indeks Kualitas Lahan | Kualitas Lahan | nilai yang menggambarkan kualitas lahan yang terdiri dari Indeks Kualitas Tutupan Lahan dan Indeks Kualitas Ekosistem Gambut. | Tahunan |
| Titik pantau | Titik pantau | Lokasi pengambilan sampel yang memenuhi kriteria seperti mewakili sumber pencemar, pada outlet daerah aliran sungai utama, pada titik intake pengolahan air minum, pada danau, waduk atau situ; dan/atau pada aliran Badan Air kawasan hulu yang belum terpengaruh aktivitas manusia. Lokasi Pemantauan yang ditentukan dengan mempertimbangkan keterwakilan atas kualitas media Lingkungan Hidup. | Tahunan |
| Kebutuhan Oksigen Kimiawi | COD | Ukuran jumlah oksigen (dalam mg/L) yang dibutuhkan untuk mengoksidasi secara kimia semua senyawa organik dan anorganik dalam sampel air limbah atau air permukaan, menunjukkan tingkat polusi secara keseluruhan, termasuk bahan yang sulit diurai mikroorganisme (berbeda dengan BOD) | pada saat pengamatan |
| Kebutuhan Oksigen Biokimiawi | - | Jumlah oksigen yang diperlukan mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik di dalam air. Biochemical Oxygen Demand atau oksigen untuk mengurai bahan organik aerob. | pada saat pengamatan |
| Derajat Keasaman | pH | Derajat Keasaman (pH) adalah tingkat keasaman atau kebasaan dari suatu cairan. | pada saat pengamatan |
| Oksigen Terlarut | - | Banyaknya oksigen terlarut dalam suatu perairan | pada saat pengamatan |
| Nitrat | - | Bentuk utama nitrogen di perairan utama dan merupakan nutrient utama bagi pertumbuhan tanaman dan algae | pada saat pengamatan |
| Total Fosfat (T-Phosphat) | - | Total fosfat adalah senyawa yang menghasilkan ion fosfat dan merupakan indikator penting untuk mengukur kualitas air. Fosfat total terdiri dari ortofosfat, polifosfat, dan fosfor organik. | pada saat pengamatan |
| Padatan Tersuspensi Total | - | Muatan padatan tersuspensi adalah bahan-bahan tersuspensi (diameter > 1 µm) yang tertahan pada saringan miliopore dengan diameter pori 0.45 µm | pada saat pengamatan |
| Fecal Coliform | - | Fecal coliform adalah bakteri coliform yang berasal dari tinja manusia atau hewan | pada saat pengamatan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN TENGAH | SUKAMARA |
Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Kompilasi Produk Administrasi
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Air, Lahan, Udara
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Lainnya : Kabupaten
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-01-02;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah oksigen yang diperlukan mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik di dalam air. Biochemical Oxygen Demand atau oksigen untuk mengurai bahan organik aerob.
-
Muatan padatan tersuspensi adalah bahan-bahan tersuspensi (diameter > 1 µm) yang tertahan pada saringan miliopore dengan diameter pori 0.45 µm
-
air yang terkumpul dalam suatu wadah baik alami maupun buatan yang mempunyai tabiat hidrologikal, wujud fisik, kimiawi, dan hayati.
-
Total fosfat adalah senyawa yang menghasilkan ion fosfat dan merupakan indikator penting untuk mengukur kualitas air. Fosfat total terdiri dari ortofosfat, polifosfat, dan fosfor organik.
-
Bentuk utama nitrogen di perairan utama dan merupakan nutrient utama bagi pertumbuhan tanaman dan algae
-
Banyaknya oksigen terlarut dalam suatu perairan
-
Ukuran jumlah oksigen (dalam mg/L) yang dibutuhkan untuk mengoksidasi secara kimia semua senyawa organik dan anorganik dalam sampel air limbah atau air permukaan, menunjukkan tingkat polusi secara keseluruhan, termasuk bahan yang sulit diurai mikroorganisme (berbeda dengan BOD)
-
Derajat Keasaman (pH) adalah tingkat keasaman atau kebasaan dari suatu cairan.
-
Indeks Kualitas Lahan yang selanjutnya disingkat IKL adalah nilai yang menggambarkan kualitas lahan yang terdiri dari Indeks Kualitas Tutupan Lahan dan Indeks Kualitas Ekosistem Gambut.
-
Fecal coliform adalah bakteri coliform yang berasal dari tinja manusia atau hewan
-
Ukuran yang menggambarkan kualitas udara yang merupakan nilai komposit parameter kualitas udara dalam suatu wilayah pada waktu tertentu.
-
Lokasi pengambilan sampel yang memenuhi kriteria seperti mewakili sumber pencemar, pada outlet daerah aliran sungai utama, pada titik intake pengolahan air minum, pada danau, waduk atau situ; dan/atau pada aliran Badan Air kawasan hulu yang belum terpengaruh aktivitas manusia. Lokasi Pemantauan yang....
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan kualitas air ambien yang baik pada badan air yang didekati dengan jumlah zat padat tersuspensi/total suspended solid (TSS), jumlah oksigen terlarut/dissolved oxygen (DO), kebutuhan oksigen biokimia/biochemical oxygen demand (BOD), kebutuhan oksigen kimia/chemical oxygen demand....
-
Nilai yang menggambarkan kualitas Lingkungan Hidup dalam suatu wilayah pada waktu tertentu, yang merupakan nilai komposit dari Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara, Indeks Kualitas Lahan, dan Indeks Kualitas Air Laut.