Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Profil Kesehatan Kabupaten Jeneponto 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Profil Kesehatan Kabupaten Jeneponto
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jeneponto
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinkes.jeneponto172014@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Junaedi. B. S.Sos,. MH |
| Eselon 2: | Hj. Syusanty A. Mansyur, SKM., M.Kes, FISQua |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | M. Adnan Nur, SH |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Kesehatan |
| Alamat: | Jeneponto |
| Telepon: | +62 822-9061-5508 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinkes.jeneponto172014@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanProfil Kesehatan Kabupaten Jeneponto disusun sebagai dokumen yang menggambarkan kondisi kesehatan masyarakat, ketersediaan layanan kesehatan, serta capaian program kesehatan di daerah ini. Penyusunan profil ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai berbagai indikator kesehatan, seperti angka harapan hidup, angka kematian ibu dan bayi, cakupan imunisasi, serta prevalensi penyakit menular dan tidak menular. Selain itu, dokumen ini juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan kesehatan yang lebih efektif dan berbasis data. Dengan adanya Profil Kesehatan ini, pemerintah daerah dapat mengevaluasi berbagai program kesehatan yang telah berjalan dan mengidentifikasi permasalahan utama yang masih dihadapi masyarakat, seperti tingkat stunting yang tinggi, keterbatasan akses layanan kesehatan, serta penyebaran penyakit tertentu. Selain itu, dokumen ini berfungsi sebagai alat perencanaan dalam pengalokasian sumber daya kesehatan, baik dari segi tenaga medis, fasilitas, maupun anggaran. Dengan data yang akurat dan terkini, diharapkan kebijakan kesehatan yang diterapkan dapat lebih tepat sasaran dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Jeneponto.
Tujuan Kegiatan
Tujuan penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Jeneponto adalah untuk menyediakan data dan informasi yang akurat mengenai kondisi kesehatan masyarakat serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Dokumen ini berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan evaluasi program kesehatan yang telah dan akan dijalankan oleh pemerintah daerah. Dengan adanya profil ini, diharapkan kebijakan kesehatan dapat lebih tepat sasaran dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan derajat kesehatan masyarakat. Selain itu, Profil Kesehatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan utama dalam sektor kesehatan, seperti angka stunting, akses layanan kesehatan yang masih terbatas, serta prevalensi penyakit menular dan tidak menular. Dengan pemetaan yang jelas, pemerintah dapat menyusun strategi intervensi yang lebih efektif, mengoptimalkan alokasi anggaran, serta meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesehatan secara menyeluruh di Kabupaten Jeneponto.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-02 s.d. 2024-01-18
Desain
2024-01-02 s.d. 2024-01-18
Pengumpulan Data
2024-02-01 s.d. 2024-02-15
Pengolahan Data
2024-02-19 s.d. 2024-02-29
Analisis
2024-03-01 s.d. 2024-03-07
Diseminasi Hasil
2024-03-12 s.d. 2024-03-18
Evaluasi
2024-03-19 s.d. 2024-03-22
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Sarana Kesehatan | Fasilitas Pelayanan Kesehatan | Sarana Kesehatan adalah berbagai fasilitas dan infrastruktur yang digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sarana ini mencakup tempat, peralatan, serta tenaga medis yang berperan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, baik yang bersifat promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif. | Tahunan |
| Sumber Daya Manusia Kesehatan | Tenaga Kesehatan | Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) adalah tenaga kerja yang berperan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, baik di fasilitas kesehatan maupun dalam program kesehatan masyarakat. SDMK mencakup berbagai profesi yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan untuk mendukung pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. | Tahunan |
| Pembiayaan Kesehatan | Pembiayaan Pelenggaraan Kesehatan | Pembiayaan Kesehatan adalah segala bentuk pendanaan yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan layanan kesehatan, baik di tingkat individu maupun sistem kesehatan secara keseluruhan. Pembiayaan ini mencakup sumber dana, alokasi anggaran, serta mekanisme pembiayaan yang digunakan untuk memastikan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi masyarakat. | Tahunan |
| Kesehatan Keluarga | Kondisi Kesehatan Anggota Keluarga | Kesehatan Keluarga adalah kondisi kesehatan yang mencakup seluruh anggota keluarga, mulai dari ibu, ayah, anak, hingga lansia, yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan, pola hidup, serta akses terhadap layanan kesehatan. Pendekatan kesehatan keluarga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup setiap anggota keluarga melalui berbagai program kesehatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. | Tahunan |
| Pengendalian Penyakit | Pencegahan dan Pengobatan Penyakit | Pengendalian Penyakit adalah upaya sistematis yang dilakukan untuk mencegah, mengurangi, dan mengendalikan penyebaran penyakit, baik yang bersifat menular maupun tidak menular, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pengendalian ini mencakup berbagai strategi, seperti deteksi dini, pencegahan, pengobatan, serta rehabilitasi bagi individu yang terdampak penyakit. | Tahunan |
| Kesehatan Lingkungan | Kondisi Lingkungan | Kesehatan Lingkungan adalah upaya untuk menciptakan dan menjaga kondisi lingkungan yang sehat guna mencegah timbulnya penyakit serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Faktor lingkungan seperti air bersih, sanitasi, udara, makanan, serta limbah berperan besar dalam menentukan status kesehatan suatu komunitas. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI SELATAN | JENEPONTO |
Wawancara, Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI, CAWI
Unit Pengumpulan Data
Individu, Rumah Tangga, Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 4
Pengumpul data/enumerator: 20
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga, Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-03-27;
Digital (softcopy): 2024-03-28;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
Metadata variabel tidak tersedia.Indikator Kegiatan
-
Indikator yang mengukur efektivitas upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan terhadap penyakit menular dan tidak menular di tingkat kabupaten/kota.
-
Proporsi rumah tangga yang memperoleh air minum dari sumber air yang memenuhi syarat kesehatan menurut standar WHO dan Permenkes, seperti air leding, sumur bor/pompa, sumur terlindung, mata air terlindung, air hujan, dan air dalam kemasan.