Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Populasi Ternak Kabupaten Sumbawa 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Populasi Ternak Kabupaten Sumbawa
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.5204.005
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Dr. Wahidin No.25 Sumbawa Besar, NTB
| Telepon: | 0371-21148 |
| Faksimile: | 0371-22781 |
| Email: | disnakkeswan@sumbawakab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Abdul Halim, S.Pt. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Perbibitan dan Pakan |
| Alamat: | Jalan Wahidin No.25 Sumbawa Besar |
| Telepon: | 037121148 |
| Faksimile: | 0371-22781 |
| Email: | disnaksumbawa@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPenyelenggaraan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan memiliki peran strategis dalam mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan nasional. Tujuannya adalah mengelola sumber daya hewan secara bermartabat, bertanggung jawab, dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan peternak serta memenuhi kebutuhan pangan dan produk asal hewan bagi masyarakat.Dalam pelaksanaannya, sektor peternakan dihadapkan pada berbagai tantangan, antara lain peningkatan permintaan terhadap produk hewan, keterbatasan bibit berkualitas, serta ancaman penyakit ternak. Selain itu, faktor eksternal seperti perubahan iklim, krisis pangan global, dan dinamika perdagangan bebas turut memengaruhi sistem produksi dan kesehatan hewan di tingkat daerah.Menghadapi kondisi tersebut, diperlukan sinergi antar unsur pelaksana fungsi peternakan serta perencanaan berbasis data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data menjadi komponen penting dalam mendukung pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di bidang peternakan.Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melaksanakan Pendataan Populasi Ternak Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan basis data peternakan yang komprehensif, valid, dan terintegrasi guna mendukung perencanaan, evaluasi, serta pengambilan kebijakan pembangunan peternakan yang berdaya saing dan berkelanjutan.Pendataan ini juga sejalan dengan implementasi Sistem Jaringan Informasi Peternakan (SiJINAK) — sistem informasi terpadu untuk registrasi, pengkartuan, dan verifikasi ternak yang memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan efisiensi pengelolaan data di tingkat lapangan maupun administrasi.Sebagai dasar pelaksanaan kegiatan, telah ditetapkan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 9 Tahun 2017 tentang Registrasi dan Pengartuan Ternak, yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendataan dan pengelolaan informasi peternakan. Dengan demikian, Pendataan Populasi Ternak Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat mewujudkan sistem informasi peternakan yang terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan sebagai dasar pembangunan sektor peternakan yang tangguh dan modern.
Tujuan Kegiatan
Pendataan Populasi Ternak Kabupaten Sumbawa bertujuan untuk:Menyediakan data peternakan yang akurat, mutakhir, dan terstandar sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Kabupaten Sumbawa.Mendukung pengelolaan sumber daya hewan yang berkelanjutan, berdaya saing, dan bertanggung jawab, sesuai dengan prinsip kesejahteraan hewan dan ketahanan pangan daerah.Memfasilitasi integrasi dan pemanfaatan data peternakan melalui penerapan Sistem Jaringan Informasi Peternakan (SiJINAK) sebagai inovasi digital dalam proses pendataan, registrasi, dan verifikasi ternak.Meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas penyelenggaraan fungsi peternakan dan kesehatan hewan, baik di tingkat lapangan maupun administrasi.Memenuhi kebutuhan data sektoral yang terintegrasi dan dapat dipertanggungjawabkan, sejalan dengan kebijakan Satu Data Indonesia dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis data.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-10-20 s.d. 2025-10-31
Desain
2025-10-20 s.d. 2025-10-31
Pengumpulan Data
2025-11-07 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2026-01-01 s.d. 2026-02-27
Analisis
2026-03-02 s.d. 2026-03-31
Diseminasi Hasil
2026-04-01 s.d. 2026-04-10
Evaluasi
2026-04-13 s.d. 2026-04-17
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Kabupaten | Wilayah | Daerah swantara tingkat II yang dikepalai oleh bupati, setingkat dengan kota (madya) dan merupakan bagian langsung dari provinsi yang terdiri atas beberapa kecamatan. | Tahunan |
| Kecamatan | Wilayah | Daerah bagian kabupaten/kota yang membawahkan beberapa desa atau kelurahan dan dikepalai oleh seorang camat. | Tahunan |
| Ternak | Ternak | Hewan peliharaan yang produknya diperuntukan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk hewan peliharaan untuk hobi. | Tahunan |
| Jenis Ternak | Jenis Ternak | Jenis hewan peliharaan yang produknya diperuntukan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk ternak hobi. | Tahunan |
| Rumpun Sapi Potong | Jenis Ternak | Jenis rumpun sapi potong, terdiri dari: Sapi Bali, Sapi Onggole/PO , Sapi Madura, Sapi Simmental, Sapi Limousin, Sapi Brahman, Sapi Brahman Cross, Sapi Aceh, dan Sapi Potong Lainnya (sapi benggala, sapi bengkulu, sapi brangus, sapi jabres, sapi pesisir) | Tahunan |
| Rumpun Sapi Perah | Jenis Ternak | Jenis rumpun sapi perah, terdiri dari: Sapi Fries Holland, Sapi Sahiwal, Sapi Sahiwal Cross, dan Sapi Perah Lainnya | Tahunan |
| Rumpun Kerbau | Jenis Ternak | Jenis rumpun kerbau, terdiri dari: Kerbau Murrah, Kerbau Lumpur/Lokal, dan Kerbau Lainnya | Tahunan |
| Rumpun Kuda | Jenis Ternak | Klasifikasi jenis kuda berdasarkan rumpun atau galur yang dibudidayakan untuk tujuan transportasi, olahraga, wisata, atau pelestarian plasma nutfah lokal. | Tahunan |
| Rumpun Ternak Kecil | Jenis Ternak | Klasifikasi rumpun atau galur ternak kecil yang dibudidayakan di wilayah tertentu, meliputi kambing, domba, dan babi, baik lokal maupun hasil persilangan. | Tahunan |
| Rumpun Ternak Unggas | Jenis Ternak | Klasifikasi rumpun atau galur unggas yang dibudidayakan untuk tujuan produksi daging, telur, atau hobi, mencakup ayam ras pedaging, ayam ras petelur, ayam buras, dan itik. | Tahunan |
| Rumpun Aneka Ternak | Jenis Ternak | Klasifikasi rumpun atau galur ternak selain sapi, kerbau, kambing, domba, dan unggas utama, seperti kelinci, entok, burung puyuh, burung merpati atau hewan hias yang dibudidayakan untuk tujuan konsumsi, ekonomi, atau pelestarian. | Tahunan |
| Jenis Kelamin Hewan | Ternak | Perbedaan spesies hewan secara fisiologis menurut jenis dan kemampuan organ reproduksi. | Tahunan |
| Umur/Usia Hewan | Ternak | Lama waktu hidup hewan sejak lahir hingga saat pendataan, dinyatakan dalam satuan waktu tertentu (bulan atau tahun). | Tahunan |
| Kelompok Umur/Usia Hewan | Ternak | Pengelompokan usia hewan ke dalam kategori tertentu berdasarkan tahap pertumbuhan atau produktivitas biologisnya. | Tahunan |
| Produksi Telur Unggas | Ternak | Jumlah telur yang dihasilkan oleh berbagai jenis unggas petelur, seperti ayam ras, ayam kampung, itik, dan puyuh, dalam jangka waktu tertentu, baik untuk konsumsi maupun penetasan, yang dinyatakan dalam satuan berat (ton) atau butir. | Tahunan |
| Pelaku Usaha | Pelaku Usaha | Perseorangan atau badan usaha yang melakukan kegiatan pada bidang tertentu dengan tujuan memperoleh keuntungan. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| NUSA TENGGARA BARAT | SUMBAWA |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu, Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : Pemerikasan kewajaran data
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 17
Pengumpul data/enumerator: 252
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Usaha/perusahaan, Lainnya : Ternak
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-04-01;
Digital (softcopy): 2026-04-01;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah telur yang dihasilkan oleh berbagai jenis unggas petelur, seperti ayam ras, ayam kampung, itik, dan puyuh, dalam jangka waktu tertentu, baik untuk konsumsi maupun penetasan, yang dinyatakan dalam satuan berat (ton) atau butir.
-
Perseorangan atau badan usaha yang melakukan kegiatan pada bidang tertentu dengan tujuan memperoleh keuntungan.
-
Daerah bagian kabupaten/kota yang membawahkan beberapa desa atau kelurahan dan dikepalai oleh seorang camat.
-
Jenis rumpun sapi perah, terdiri dari: Sapi Fries Holland, Sapi Sahiwal, Sapi Sahiwal Cross, dan Sapi Perah Lainnya
-
Jenis rumpun sapi potong, terdiri dari: Sapi Bali, Sapi Onggole/PO , Sapi Madura, Sapi Simmental, Sapi Limousin, Sapi Brahman, Sapi Brahman Cross, Sapi Aceh, dan Sapi Potong Lainnya (sapi benggala, sapi bengkulu, sapi brangus, sapi jabres, sapi pesisir)
-
Lama waktu hidup hewan sejak lahir hingga saat pendataan, dinyatakan dalam satuan waktu tertentu (bulan atau tahun).
-
Hewan peliharaan yang produknya diperuntukan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk hewan peliharaan untuk hobi.
-
Klasifikasi rumpun atau galur unggas yang dibudidayakan untuk tujuan produksi daging, telur, atau hobi, mencakup ayam ras pedaging, ayam ras petelur, ayam buras, dan itik.
-
Pengelompokan usia hewan ke dalam kategori tertentu berdasarkan tahap pertumbuhan atau produktivitas biologisnya.
-
Klasifikasi rumpun atau galur ternak selain sapi, kerbau, kambing, domba, dan unggas utama, seperti kelinci, entok, burung puyuh, burung merpati atau hewan hias yang dibudidayakan untuk tujuan konsumsi, ekonomi, atau pelestarian.
-
Perbedaan spesies hewan secara fisiologis menurut jenis dan kemampuan organ reproduksi.
-
Jenis hewan peliharaan yang produknya diperuntukan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk ternak hobi.
-
Klasifikasi rumpun atau galur ternak kecil yang dibudidayakan di wilayah tertentu, meliputi kambing, domba, dan babi, baik lokal maupun hasil persilangan.
-
Klasifikasi jenis kuda berdasarkan rumpun atau galur yang dibudidayakan untuk tujuan transportasi, olahraga, wisata, atau pelestarian plasma nutfah lokal.
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi bupati/wali kota dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah kabupaten/kota.
-
Jenis rumpun kerbau, terdiri dari: Kerbau Murrah, Kerbau Lumpur/Lokal, dan Kerbau Lainnya
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya hewan yang dipelihara atau diusahakan, yang produknya diperuntukkan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk ternak hobi.
-
Banyaknya ternak sapi yang dipelihara atau diusahakan pada periode tertentu.