Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Stunting di Kabupaten Kepulauan Selayar 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Stunting di Kabupaten Kepulauan Selayar
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Abdul Kadir Kasim, VF76+VR6, Bontobangung, Bontoharu, Selayar Islands Regency, South Sulawesi
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinkesselayar1@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dinas Kesehatan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Andi Usman, S.ST,.M.M. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat |
| Alamat: | Jl. K.H. Abd. Kadir Kasim Parappa, Kec. Bontoharu |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | - |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKesehatan dan pertumbuhan anak merupakan indikator utama dari keberhasilan pembangunan sosial dan ekonomi suatu bangsa. Secara global, masalah kekurangan gizi pada anak usia di bawah lima tahun (balita) masih menjadi tantangan utama yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Di Indonesia, prevalensi stunting masih menunjukkan angka yang cukup tinggi meskipun mengalami penurunan dalam satu dekade terakhir. Berdasarkan data survei nasional, prevalensi stunting mencapai 37,6% pada tahun 2013, menurun menjadi 19,8% pada tahun 2024.
Tujuan Kegiatan
Mengetahui gambaran status gizi Balita di Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2025
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-05 s.d. 2025-02-09
Desain
2025-01-12 s.d. 2025-01-16
Pengumpulan Data
2025-02-01 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-09-01 s.d. 2025-12-31
Analisis
2025-09-14 s.d. 2025-12-31
Diseminasi Hasil
2025-09-21 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2025-09-28 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Umur | Umur | Lama waktu hidup atau ada sejak lahir hingga waktu tertentu | Pada saat observasi |
| Tinggi Badan | Tinggi Badan | Ukuran jarak vertikal dari telapak kaki hingga ujung kepala saat berdiri tegak, atau jarak vertikal dari pangkal hingga ujung | Pada saat observasi |
| Berat Badan | Berat Badan | Ukuran massa tubuh, sering digunakan untuk mengukur status gizi seseorang dan merupakan hasil dari semua komponen tubuh seperti tulang, otot, lemak dan cairan | Pada saat observasi |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI SELATAN | KEPULAUAN SELAYAR |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : E-PPGBM
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-11-01;
Digital (softcopy): 2025-11-01;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Anak umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut umur (BB/U) memiliki Z score kurang dari -2 SD (termasuk berat badan kurang dan sangat kurang)
-
Balita yang diukur tinggi badannya di sarana pelayanan kesehatan termasuk di posyandu dan tempat pengukuran lainnya
-
Kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh....
-
Balita yang ditimbang berat badannya di sarana pelayanan kesehatan termasuk di posyandu dan tempat penimbangan lainnya
Indikator Kegiatan
-
Jumlah balita yang mengalami masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun.