Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Perusahaan dan Karakteristik Kebutuhan Tenaga Kerja di Kabupaten Jombang 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Perusahaan dan Karakteristik Kebutuhan Tenaga Kerja di Kabupaten Jombang
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Ketenagakerjaan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.3517.016
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Tenaga Kerja
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 175
| Telepon: | (0321) 861459 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinsosnakertrans.jombang@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Nikmatusholihah, S.KM, M.Si |
| Jabatan: | Sekretaris |
| Alamat: | Jl. KH. Wahid Hasyim No.175 |
| Telepon: | 0321861459 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinsosnakertrans.jombang@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSalah satu tantangan dalam mewujudkan pembangunan ketenagakerjaan di daerah adalah minimnya informasi terhadap potensi permintaan tenaga kerja, karakteristik, serta kualifikasi yang dibutuhkan. Fokus pembangunan ketenagakerjaan di daerah selama ini hanya terfokus pada peningkatan keterampilan tenaga kerja (aspek hilir), tanpa memetakan kualifikasi kebutuhan yang diinginkan perusahaan (aspek hulu). Persoalan ini seringkali menciptakan pola pembangunan ketenagakerjaan yang tidak efektif, dengan indikator masih tingginya tingkat pengangguran karena tidak optimalnya penyerapan tenaga kerja.Akar permasalahan di atas disebabkan tidak adanya informasi mengenai perusahaan eksisting di daerah, baik skala besar, menengah, kecil, dan mikro, dan termasuk masing-masing sektor terhadap kebutuhan tenaga kerja. Setiap jenis perusahaan dan sektor membutuhkan karakteristik tenaga kerja yang berbeda, yang tercermin dari kondisi tenaga kerja yang mereka miliki saat ini dan kebutuhan untuk masa yang akan datang. Ketiadaan profil perusahaan merupakan salah satu tantangan serius yang dihadapi oleh daerah dalam konteks pembangunan ketenagakerjaan. Maka dari itu, diperlukan upaya untuk mencocokkan karakter perusahaan di setiap sektornya dengan tenaga kerja mereka butuhkan, yang berperan untuk membangun ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan.Kabupaten Jombang sangat berkepentingan dalam menyusun profil perusahaan yang ada di wilayahnya dan karakteristik tenaga kerja yang dibutuhkan. Profil tersebut harus mencakup perusahaan masing-masing sektor karena setiap sektor mempunyai karakteristik yang berbeda. Profil perusahaan yang lengkap dan transparan dari masing-masing sektor sangat penting untuk: (i) membantu pencari kerja memahami lebih baik tentang perusahaan, budaya kerja, peluang karir, dan persyaratan pekerjaan; (ii) memudahkan Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Tenaga Kerja dalam melakukan perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia, serta dalam mengambil kebijakan terkait ketenagakerjaan; dan (iii) menjadi daya tarik bagi investor untuk berinvestasi, karena menunjukkan potensi dan iklim investasi yang kondusif. Dengan adanya profil perusahaan di setiap sektor, dapat diminimalisir terjadinya mismatch skill, yaitu ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan, karena kurangnya informasi yang akurat tentang profil perusahaan di masing-masing sektor. Selain itu, setiap sektor industri mempunyai karakteristik berbeda dan unik yang menuntut kebutuhan tenaga kerja yang berbeda-beda. Ini dikarenakan perbedaan dalam: (i) tugas dan tanggung jawab, misalnya pekerjaan di sektor manufaktur akan sangat berbeda dengan pekerjaan di sektor teknologi informasi; (ii) setiap sektor memiliki keterampilan teknis yang spesifik; (iii) setiap sektor mempunyai lingkungan kerja yang berbeda; dan (iv) setiap sektor memiliki tingkat adopsi teknologi yang berbeda, sehingga kebutuhan akan keterampilan tenaga kerja juga berbeda. Berdasarkan kebutuhan tersebut, maka “Penyusunan Profil Perusahaan dan Karakteristik Kebutuhan Tenaga Kerja” di Kabupaten Jombang sangat diperlukan untuk mempertemukan antara permintaan dan penawaran pasar tenaga kerja. Pemahaman yang mendalam tentang karakteristik masing-masing sektor industri dan perusahaan yang ada di dalamnya sangat penting dalam merancang kebijakan strategi perekrutan, pengembangan, dan pengelolaan sumber daya ketenagakerjaan. Bagi investor, penyusunan profil ini untuk memastikan agar mereka memiliki tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi tantangan bisnis di masa depan.
Tujuan Kegiatan
Maksud dari Penyusunan Profil Perusahaan dan Karakteristik Kebutuhan Tenaga Kerja di Kabupaten Jombang untuk memberikan landasan secara teknokratis dalam memberikan berbagai informasi terkait karakteristik perusahaan masing-masing sektor dan kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan. Dengan profil perusahaan masing-masing sektor yang akurat, Kabupaten Jombang dapat meningkatkan daya saingnya melalui keseimbangan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja. Berdasarkan maksud tersebut, maka terdapat 4 (empat) tujuan yang akan dicapai, yaitu:1. Memotret gambaran umum karakteristik kebutuhan jumlah dan kualifikasi tenaga kerja eksisting dan proyeksi kebutuhan masa akan datang pada rata-rata perusahaan setiap sektor di Kabupaten Jombang berdasarkan skala usaha, baik skala mikro, kecil, menengah, dan besar.2. Mengindentifikasi permasalahan utama yang dihadapi rata-rata perusahaan setiap sektor di Kabupaten Jombang dalam merekrut tenaga kerja agar sesuai dengan jumlah dan kualifikasi yang dibutuhkan.3. Mengindentifikasi permasalahan utama yang dihadapi rata-rata pencari kerja agar sesuai dengan kualifikasi kebutuhan rata-rata perusahaan setiap sektor di Kabupaten Jombang.4. Memberikan arahan kebijakan, strategi dan program dalam menciptakan keseimbangan antara kebutuhan dan kualifikasi tenaga kerja pada rata-rata perusahaan setiap sektor dengan pasokan tenaga kerja di Kabupaten Jombang.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-20 s.d. 2025-01-31
Desain
2025-02-10 s.d. 2025-02-20
Pengumpulan Data
2025-05-16 s.d. 2025-05-16
Pengolahan Data
2025-05-19 s.d. 2025-06-19
Analisis
2025-06-23 s.d. 2025-08-22
Diseminasi Hasil
2025-09-26 s.d. 2025-10-06
Evaluasi
2025-10-13 s.d. 2025-10-22
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Perusahaan yang Terdaftar Wajib Lapor Ketenagakerjaan (WLKP) Online | Wajib Lapor Ketenagakerjaan | Banyaknya perusahaan atau perusahaan berstatus kantor pusat atau perusahaan berstatus kantor cabang atau perusahaan Kerjasama Operasi (KSO) atau unit-unit usaha dari perusahaan atau usaha perorangan yang memiliki tenaga kerja sesuai lokasi pekerjaan/usaha/kegiatan dan mendapatkan kode pendaftaran (SDS 10210040) | 2025 |
| Skala Perusahaan Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja | Skala Perusahaan | Kriteria perusahaan berdasarkan jumlah tenaga kerja meliputi perusahaan besar, perusahaan menengah, perusahaan kecil, dan perusahaan mikro. Perusahaan besar memiliki tenaga kerja 100 orang atau lebih, perusahaan menengah memiliki tenaga kerja 20 sampai 99 orang, perusahaan kecil memiliki tenaga kerja 5 sampai 19 orang, dan perusahaan mikro memiliki tenaga kerja 1 sampai 4 orang :(SDS 23020047) | 2025 |
| Total Tenaga Kerja pada perusahaan Kawasan Industri | Tenaga Kerja Kawasan Industri | Agregat tenaga kerja pada perusahaan kawasan industri baik WNI maupun WNA pada rentang waktu tertentu (SDS 10210087) | 2025 |
| Jaringan Usaha/Perusahaan | Perusahaan | Jaringan usaha dari usaha/perusahaan bersangkutan (SDS 23020006) | 2025 |
| Jumlah Tenaga Kerja | Jumlah Tenaga Kerja | Pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun. Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat. Jumlah ini meliputi tenaga kerja tetap, kontrak, outsourcing, asing, tidak tetap/harian, tenaga kerja berdasarkan jenis kompetensi profesi (SDS 10210051) | 2025 |
| Jenis Tenaga Kerja Industri | Tenaga Kerja Industri | Penggolongan tenaga kerja bidang industri berdasarkan divisi/bagian/unit pada suatu perusahaan (SDS 10220012) | 2025 |
| Jumlah Angkatan Kerja | Angkatan Kerja | Banyaknya penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang bekerja, atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran (SDS 10210015) | 2025 |
| Jumlah Inovasi yang Dimanfaatkan Industri/Badan Usaha | Inovsi yang Dimanfaatkan Industri/Badan Usaha | Banyaknya inovasi atau peningkatan nilai suatu produk, teknologi, atau hasil riset yang telah dimanfaatkan oleh industri/badan usaha (SDS 29010005) | 2025 |
| Peran Usaha/Perusahaan dalam E-Commerce | Peran Perusahaan dalam E-Commerce | [K00415] E-Commerce/Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) (SDS 33320009) | 2025 |
| Persentase Penduduk yang Memiliki Jaminan Kesehatan Perusahaan/Kantor | Persentase Penduduk yang Memiliki Jaminan Kesehatan Perusahaan/Kantor | Bagian dari populasi penduduk, yang memiliki jaminan kesehatan perusahaan/kantor. (SDS 10610063) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan yang Menerapkan Struktur Skala Upah | Jumlah Perusahaan yang Menerapkan Struktur Skala Upah | Banyaknya perusahaan yang memiliki susunan tingkat upah dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi atau dari yang tertinggi sampai dengan yang terendah yang memuat nilai kisaran upah dari yang terkecil maupun yang terendah dalam setiap golongan jabatan. (SDS 10210039) | 2025 |
| Skala Perusahaan Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja | Skala Perusahaan Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja | Kriteria perusahaan berdasarkan jumlah tenaga kerja meliputi perusahaan besar, perusahaan menengah, perusahaan kecil, dan perusahaan mikro. Perusahaan besar memiliki tenaga kerja 100 orang atau lebih, perusahaan menengah memiliki tenaga kerja 20 sampai 99 orang, perusahaan kecil memiliki tenaga kerja 5 sampai 19 orang, dan perusahaan mikro memiliki tenaga kerja 1 sampai 4 orang. (SDS 23020047) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Peserta BPJS Ketenagakerjaan [K01716] | Jumlah Perusahaan Peserta BPJS Ketenagakerjaan [K01716] | Banyaknya perusahaan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. (SDS 10210037) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) | Jumlah Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) | Banyaknya perusahaan yang usahanya di bidang jasa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk membantu pelaksanaan pemenuhan syarat-syarat K3 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (SDS 10210036) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Hortikultura | Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Hortikultura | Banyaknya usaha yang menjalankan jenis usaha di subsektor hortikultura yang bersifat tetap, terus-menerus yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau izin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan kegiatan budi daya pertanian seperti: pemupukan, pemeliharaan dan pemanenan. (SDS 24110088) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Jasa Pertanian | Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Jasa Pertanian | Banyaknya usaha yang menjalankan jenis usaha di subsektor jasa pertanian yang bersifat tetap, terus-menerus yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau izin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan kegiatan budi daya pertanian seperti: pemupukan, pemeliharaan dan pemanenan. (SDS 24110089) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Kehutanan | Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Kehutanan | Banyaknya usaha yang menjalankan jenis usaha di subsektor kehutanan yang bersifat tetap, terus-menerus yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau izin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan kegiatan budi daya pertanian seperti: pemupukan, pemeliharaan dan pemanenan. (SDS 24110090) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Perikanan | Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Perikanan | Banyaknya usaha yang menjalankan jenis usaha di subsektor perikanan yang bersifat tetap, terus-menerus yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau izin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan kegiatan budi daya pertanian seperti: pemupukan, pemeliharaan dan pemanenan. ( SDS 24110091) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Peternakan | Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Peternakan | Banyaknya usaha yang menjalankan jenis usaha di subsektor peternakan yang bersifat tetap, terus-menerus yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau izin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan kegiatan budi daya pertanian seperti: pemupukan, pemeliharaan dan pemanenan. (SDS 24110093) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Tanaman Pangan | Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Tanaman Pangan | Banyaknya usaha yang menjalankan jenis usaha di subsektor tanaman pangan yang bersifat tetap, terus-menerus yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau izin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan kegiatan budi daya pertanian seperti: pemupukan, pemeliharaan dan pemanenan. (SDS 24110094) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Perkebunan | Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) Perkebunan | Banyaknya usaha yang menjalankan jenis usaha di subsektor perkebunan yang bersifat tetap, terus-menerus yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau izin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan kegiatan budi daya pertanian seperti: pemupukan, pemeliharaan dan pemanenan. (SDS 24110092) | 2025 |
| Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) | Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB) | Banyaknya setiap bentuk usaha yang menjalankan jenis usaha di sektor pertanian yang bersifat tetap dan terus-menerus, yang didirikan dengan tujuan memperoleh laba yang pendirian perusahaan dilindungi hukum atau izin dari instansi yang berwenang minimal pada tingkat kabupaten/kota, untuk setiap tahapan kegiatan budi daya pertanian seperti: pemupukan, pemeliharaan dan pemanenan. (SDS 24110087) | 2025 |
| Tingkat Perubahan Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum | Tingkat Perubahan Jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum | Perbedaan jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum antara dua periode terhadap periode awal rentang waktu tersebut. (SDS 24110244) | 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | JOMBANG |
Wawancara, Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Mail
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
QUOTA_SAMPLING
Unit Sampel
Metode untuk Sampel Non Probabilitas (bila R.5.5. berkode 2) : • Kegiatan ini menggunakan pendekatan purposive sampling dengan kriteria tertentu sebagai responden. Responden yang dimaksud terdiri dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Jombang, baik skala UMKM maupun skala besar. 1. Perusahaan sebagai responden setidaknya mencakup empat kriteria, yaitu: (i) karakteristik rata-rata perusahaan; (ii) skala usaha; (iii) budaya kerja; dan (iv) rata-rata produk/jasa yang dihasilkan. Rinciannya adalah sebagai berikut: a. Karakteristik rata-rata perusahaan, mencakup ciri-ciri umum yang dimiliki oleh sebagian besar perusahaan dalam suatu kelompok tertentu (kelompok berdasarkan sektor). b. Skala usaha, mencakup ukuran atau kapasitas suatu perusahaan, yang dibedakan menjadi mikro, kecil, menengah, dan besar. c. Budaya kerja, yaitu nilai-nilai, norma, dan perilaku yang dianut oleh suatu perusahaan dan dibagikan kepada seluruh karyawan. d. Produk/jasa, yaitu hasil akhir dari proses produksi yang dihasilkan oleh suatu perusahaan, baik berupa barang maupun layanan. 2. Kriteria berikutnya adalah terkait karakteristik kebutuhan tenaga kerja pada rata-rata perusahaan masing-masing sektor, antara lain: a. Keterampilan teknis yang dibutuhkan disesuaikan dengan masing-masing sektor, seperti industri, pertanian, perdagangan, dan jasa. Analisis ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan responden berdasarkan keterampilan apa saja yang diperlukan di masing-masing sektor. b. Tingkat pendidikan yang dibutuhkan, mulai dari lulusan SD hingga Perguruan Tinggi. Dengan memahami karakteristik ini, maka dapat dirancang pemilihan responden berdasarkan stratifikasi tingkat pendidikan. c. Pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang ditawarkan. Dengan memahami karakteristik ini, maka dapat dirancang pemilihan responden berdasarkan stratifikasi pengalaman kerja. d. Kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris. Dengan memahami kebutuhan yang ada, maka dapat dirancang pengambilan responden berdasarkan klasifikasi kemampuan bahasa asing. e. Keterampilan lain seperti kemampuan komputer, komunikasi, kepemimpinan, dan lain-lain. Dengan memahami karakteristik ini, dapat dirancang pengambilan responden berdasarkan klasifikasi tingkat keterampilan penunjang yang dibutuhkan dunia kerja.
Unit Observasi
1. Perangkat Daerah 2. Masyarakat dan Pemangku Kepentingan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-10;
Digital (softcopy): 2025-12-18;
Data Mikro: 2025-12-23;