Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Kabupaten Boyolali 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Kabupaten Boyolali
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraSatuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Boyolali
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Wonosari, Kemiri, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57482, Indonesia
| Telepon: | 02763288003 |
| Faksimile: | - |
| Email: | satpolpp@boyolali.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Boyolali |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Drs. DONO RUMEKSO, MM |
| Jabatan: | Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan |
| Alamat: | Wonosari, Kemiri, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57482, Indonesia |
| Telepon: | 02763288003 |
| Faksimile: | - |
| Email: | satpolpp@boyolali.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang komprehensif mengenai kejadian kebakaran, penyebab, waktu respons, lokasi rawan, ketersediaan armada, kondisi peralatan, jumlah personel, serta efektivitas penanganan insiden. Data ini sangat dibutuhkan sebagai dasar pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, peningkatan kapasitas operasional, serta pelaporan kepada instansi terkait. Selain itu, dengan adanya data yang valid, pemerintah daerah dapat merumuskan langkah-langkah pencegahan yang lebih tepat sasaran, seperti edukasi masyarakat, inspeksi rutin, hingga penempatan pos damkar di wilayah strategis. Di tengah meningkatnya kompleksitas risiko kebakaran dan situasi darurat lainnya, pengumpulan data yang sistematis dan berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan pemadam kebakaran yang tanggap, cepat, dan profesional. Oleh karena itu, pengumpulan data pada sektor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga sebagai bagian penting dari upaya perlindungan masyarakat dan peningkatan keselamatan publik secara menyeluruh.
Tujuan Kegiatan
1. Mengetahui Karakteristik dan Pola Kejadian Untuk memperoleh informasi rinci mengenai jenis, frekuensi, lokasi, dan waktu kejadian kebakaran atau insiden penyelamatan sebagai dasar analisis risiko. 2. Mendukung Perencanaan dan Pengambilan Keputusan Data yang terkumpul digunakan sebagai acuan dalam menyusun strategi pencegahan, penanggulangan, dan penempatan sumber daya secara efektif dan efisien. 3. Meningkatkan Respons dan Kinerja Operasional Dengan mengetahui waktu tanggap, ketersediaan armada, dan kesiapan personel, pengelolaan operasional dapat ditingkatkan untuk mencapai standar pelayanan minimal (SPM). 4. Mengidentifikasi Kebutuhan Sarana dan Prasarana Data digunakan untuk menginventarisasi kondisi peralatan, kendaraan, dan kebutuhan tambahan guna mendukung kelancaran tugas pemadaman dan penyelamatan. 5. Sebagai Dasar Pelaporan dan Evaluasi Kinerja Memudahkan proses penyusunan laporan tahunan, monitoring kegiatan, dan evaluasi kinerja unit pemadam kebakaran kepada pihak internal maupun eksternal. 6. Mendukung Pengembangan Program Edukasi dan Sosialisasi Data kejadian membantu dalam merancang program penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran dan tindakan darurat. 7. Memfasilitasi Koordinasi Antar Lembaga Terkait Informasi yang terdokumentasi dengan baik dapat memperkuat koordinasi antara damkar, BPBD, rumah sakit, aparat keamanan, dan instansi lain saat penanganan darurat.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-12-15 s.d. 2023-12-30
Desain
2023-12-15 s.d. 2023-12-30
Pengumpulan Data
2024-01-01 s.d. 2024-12-30
Pengolahan Data
2024-12-15 s.d. 2024-12-30
Analisis
2025-01-01 s.d. 2025-01-15
Diseminasi Hasil
2025-01-15 s.d. 2025-01-30
Evaluasi
2025-01-20 s.d. 2025-01-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Peristiwa kebakaran | Peristiwa kebakaran | Suatu kejadian terbakarnya benda, bangunan, lahan, atau objek lain yang menimbulkan api dan dapat menyebabkan kerugian materi, kerusakan lingkungan, gangguan aktivitas, hingga korban jiwa. Kebakaran bisa terjadi secara disengaja (unsur kesengajaan) atau tidak disengaja (karena kelalaian, kecelakaan, atau faktor alam). | Tahunan |
| Pos Kamling | Pos Kamling | Pos atau tempat yang digunakan oleh warga masyarakat untuk melakukan kegiatan ronda malam atau sistem keamanan lingkungan secara bergiliran. Tujuan utamanya adalah menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan dari berbagai potensi gangguan, seperti pencurian, kebakaran, atau gangguan ketertiban umum. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TENGAH | BOYOLALI |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Taskforce
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Kejadian munculnya api yang tidak terkendali pada suatu tempat atau benda, yang berpotensi membahayakan manusia, lingkungan, dan harta benda.
-
Pos atau tempat yang digunakan oleh warga masyarakat untuk melakukan kegiatan ronda malam atau sistem keamanan lingkungan secara bergiliran.
Indikator Kegiatan
-
Bagian dari sistem keamanan swakarsa yang dikelola oleh masyarakat secara gotong royong.
-
Kejadian munculnya api yang tidak terkendali pada suatu tempat atau benda, yang berpotensi membahayakan manusia, lingkungan, dan harta benda.