Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Pola Usaha Non Pertanian Indonesia 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Pola Usaha Non Pertanian Indonesia
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Industri dan Jasa
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDirektorat Statistik Distribusi
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia
| Telepon: | Telp (62-21) 3841195, 3842508, 3810291 |
| Faksimile: | Faks (62-21) 3857046 |
| Email: | distribusi@bps.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa |
| Eselon 2: | Direktorat Statistik Distribusi |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Hajizi |
| Jabatan: | Statistisi Ahli Madya |
| Alamat: | Jl. Dr. Sutomo 6-8, Jakarta Pusat |
| Telepon: | 0213841195 |
| Faksimile: | (021) 3857046 |
| Email: | hajizi@bps.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPembangunan ekonomi merupakan usaha aktif yang dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup suatu bangsa. Pembangunan ekonomi sendiri tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi. Sampai saat ini, pertumbuhan ekonomi masih diyakini sebagai alat ukur yang mampu menggambarkan keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara. Dalam mengukur pertumbuhan ekonomi skala nasional, Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan data Produk Domestik Bruto (PDB). Sedangkan pada level regional seperti provinsi/kabupaten/kota, digunakan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Ada beberapa sektor perekonomian yang dapat menjadi motor penggerak dari nilai PDB/PDRB. Beberapa sektor yang merupakan sektor jasa dan berperan penting dalam struktur PDB/PDRB yaitu sektor perdagangan (Kategori G); sektor pengangkutan dan pergudangan (Kategori H), sektor Penyediaan Makanan dan Minuman (Kategori I), sektor informasi dan komunikasi (Kategori J), dan sektor administrasi/keuangan pemerintahan (Kategori O). Pada tahun 2024, BPS melaporkan bahwa sektor-sektor tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 29,22 persen terhadap total PDB nasional. Penyusunan PDB/PDRB memerlukan data statistik sektoral, salah satunya adalah data produksi/indikator produksi. Dari sisi penyediaan data, Direktorat Statistik Distribusi dan Direktorat Statistik Keuangan, Teknologi Informasi, dan Pariwisata perlu menyediakan data terkini dan berkesinambungan untuk mendukung penghitungan PDB/PDRB. Data tersebut akan sangat bermanfaat khususnya untuk Direktorat Neraca Produksi dan Neraca Pengeluaran dalam mengevaluasi perkembangan PDB/PDRB setiap triwulannya. Mengingat pentingnya data tersebut, BPS menyelenggarakan Survei Pola Usaha Non Pertanian (SPUNP) secara terintegrasi. Pelaksanaan lapangan survei ini dimulai pertengahan Maret 2025. Survei ini didesain untuk memantau perkembangan usaha/perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan, pengangkutan dan pergudangan, peryediaan makan minum, informasi dan komunikasi, dan administrasi/keuangan pemerintah daerah secara triwulanan
Tujuan Kegiatan
a. Menyediakan data tentang indeks nilai produksi/pendapatan/output perusahaan/usaha terkini pada sektor perdagangan, sektor pengangkutan dan pergudangan, sektor penyediaan makanan dan minuman, sektor informasi serta sektor administrasi/keuangan pemerintahan secara triwulanan. b. Memberikan gambaran tentang perkembangan perusahaan/usaha baik secara kuantitatif maupun kualitatif untuk mendukung penyusunan PDB/PDRB Triwulanan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-01 s.d. 2025-01-31
Desain
2025-02-01 s.d. 2025-02-28
Pengumpulan Data
2025-04-01 s.d. 2025-04-30
Pengolahan Data
2025-04-02 s.d. 2025-04-30
Analisis
2025-05-01 s.d. 2025-06-30
Diseminasi Hasil
2025-07-01 s.d. 2025-07-31
Evaluasi
2025-08-01 s.d. 2025-08-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Kegiatan utama | Kegiatan utama | Kegiatan utama adalah kegiatan yang mempunyai nilai penjualan paling besar di antara beberapa jenis kegiatan dalam suatu perusahaan/ usaha. Misalkan suatu perusahaan/usaha menjual berbagai macam keperluan rumah tangga, disamping itu dia juga menerima barang titipan (konsinyasi) untuk dijual, dimana omset terbesarnya adalah dari penjualan berbagai macam keperluan rumah tangga, maka kegiatan utama perusahaan/usaha tersebut adalah perdagangan berbagai macam keperluan rumahtangga. Bila suatu perusahaan/usaha hanya melakukan satu jenis kegiatan maka jenis kegiatan tersebut merupakan jenis kegiatan utama dari perusahaan/usaha. | triwulan sekarang |
| Jenis Komoditas | Jenis Komoditas | Jenis komoditas adalah kelompok komoditas suatu klasifikasi barang ekonomi perdagangan yang homogen, seperti komoditas pertanian, pertambangan, dan industri pengolahan | triwulan sekarang |
| Komoditas utama | Komoditas utama | Komoditas Utama adalah komoditas yang mempunyai omset/nilai penjualan/nilai pendapatan paling besar di antara beberapa jenis komoditas dalam suatu usaha/perusahaan. | triwulan sekarang |
| Nilai penjualan (omset) | Nilai penjualan (omset) | Nilai penjualan (omset) adalah nilai dari barang dagangan yang terjual, tidak termasuk barang konsinyasi | triwulan yang lalu dan triwulan sekarang |
| Keuntungan/margin | Keuntungan | Keuntungan/margin adalah selisih antara nilai penjualan dengan nilai pembelian barang dagangan yang terjual | triwulan yang lalu dan triwulan sekarang |
| Pendapatan dari komisi/fee barang konsinyasi | Komisi/fee barang konsinyasi | nilai komisi/fee dari barang konsinyasi yang diterima | triwulan yang lalu dan triwulan sekarang |
| Jumlah tenaga kerja | Jumlah tenaga kerja | seluruh pekerja yang biasa terlibat dalam kegiatan di usaha/perusahaan, baik yang mendapatkan upah/gaji maupun tidak mendapatkan upah/gaji (pemilik dan pekerja keluarga) | triwulan yang lalu dan triwulan sekarang |
| Prospek usaha | Prospek usha | prospek usaha pada triwulan yang akan datang | triwulan yang lalu dan triwulan sekarang |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TRIWULANAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
CAPI
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelMULTI_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_PROBABILITAS
Metode yang Digunakan
SYSTEMATIC_RANDOM_SAMPLING
Kerangka Sampel Tahap Terakhir
LIST_FRAME
Fraksi Sampel Keseluruhan
F=n/N
Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama
Sampling Probabilitas
Unit Sampel
usaha/perusahaan
Unit Observasi
usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 221
Pengumpul data/enumerator: 442
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2026-10-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
prospek usaha pada triwulan yang akan datang terhadap triwulan sekarang
-
nilai komisi/fee dari barang konsinyasi yang diterima
-
nilai dari barang dagangan yang terjual, tidak termasuk barang konsinyasi
Indikator Kegiatan
-
Peningkatan aktivitas penjualan sepeda motor bekas dari waktu ke waktu
-
Peningkatan aktivitas perdagangan eceran dari waktu ke waktu
-
Peningkatan aktivitas jasa reparasi dan perawatan mobil dari waktu ke waktu
-
Peningkatan aktivitas penjualan mobil bekas dari waktu ke waktu
-
Peningkatan aktivitas jasa reparasi dan perawatan sepeda motor dari waktu ke waktu
-
Peningkatan aktivitas perdagangan besar dari waktu ke waktu