Detail Metadata Kegiatan Statistik
KOMPILASI PRODUK ADMINISTRASI DATA BERAT BADAN BAYI LAHIR RENDAH DI KABUPATEN PURBALINGGA 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKOMPILASI PRODUK ADMINISTRASI DATA BERAT BADAN BAYI LAHIR RENDAH DI KABUPATEN PURBALINGGA
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.3303.037
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Letjen S Parman No.21, Bancar, Kec. Purbalingga, Kabupaten Purbalingga
| Telepon: | (0281) 891034 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinkes@purbalingga.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Kesehatan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Devi Setyawati,SKM,M.Kes |
| Jabatan: | Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat |
| Alamat: | Jl. Letjen S Parman No.21, Bancar, Kec. Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53316 |
| Telepon: | (0281) 891034 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dkk@purbalinggakab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanIndeks berat badan bayi lahir merupakan indikator penting kesehatan perinatal yang mencerminkan kesejahteraan janin selama masa kehamilan. Berat badan bayi yang rendah lahir (BBLR) dapat menjadi isu kesehatan serius karena dapat meningkatkan risiko komplikasi kesehatan bayi dan meningkatkan angka kematian neonatal. Kabupaten Purbalingga, sebagai bagian dari sistem kesehatan nasional, juga memiliki tantangan khusus terkait dengan kejadian BBLR.Serangkaian peraturan termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan, Permenkes RI Nomor 92 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Komunikasi Data Dalam Penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan Terintegrasi, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Puskesmas, dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas menjadi pondasi penting bagi implementasi kebijakan kesehatan di Kabupaten Purbalingga, terutama dalam menangani masalah berat badan bayi lahir rendah. Melalui penerapan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi dan pemenuhan standar mutu pelayanan dasar di Puskesmas, diharapkan dapat dilakukan identifikasi dini, intervensi, dan tindak lanjut yang tepat untuk mengatasi permasalahan berat badan bayi lahir rendah, sehingga dapat meningkatkan kesehatan bayi dan angka kelahiran yang sehat di wilayah tersebut.Data terkini menunjukkan bahwa angka kejadian BBLR di Kabupaten Purbalingga masih tinggi, menciptakan kekhawatiran terkait kesehatan perinatal dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kompilasi data mengenai berat badan bayi lahir rendah di Kabupaten Purbalingga menjadi suatu kebutuhan mendesak untuk memahami lebih dalam faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian ini.Beberapa faktor yang mungkin berperan dalam kejadian BBLR meliputi status gizi ibu, aksesibilitas pelayanan kesehatan maternal, praktik pemberian makanan ibu hamil, tingkat pendidikan, dan kondisi ekonomi masyarakat. Memahami faktor-faktor ini dapat membantu merancang strategi intervensi yang lebih efektif untuk mengurangi angka kejadian BBLR di Kabupaten Purbalingga.Selain itu, pemahaman lebih lanjut mengenai distribusi spasial dan karakteristik demografis kelompok-kelompok risiko dapat memberikan wawasan yang diperlukan bagi penyusunan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran. Oleh karena itu, penelitian atau kompilasi data ini bertujuan untuk menyajikan gambaran yang komprehensif mengenai masalah berat badan bayi lahir rendah di Kabupaten Purbalingga, serta memberikan landasan untuk pengembangan program intervensi yang lebih efektif.
Tujuan Kegiatan
Menilai Prevalensi dan TrendMenganalisis Faktor RisikoPemantauan Efektivitas Program KesehatanPerencanaan Strategi IntervensiPerbandingan dengan Standar Kesehatan NasionalPeningkatan Kesadaran MasyarakatEvaluasi Kualitas Pelayanan Kesehatan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-01 s.d. 2024-01-31
Desain
2024-01-01 s.d. 2024-01-31
Pengumpulan Data
2024-07-21 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2025-01-01 s.d. 2025-01-31
Analisis
2025-02-01 s.d. 2025-02-28
Diseminasi Hasil
2025-02-01 s.d. 2025-02-28
Evaluasi
2025-02-01 s.d. 2025-02-28
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Bayi dengan BBLR | Bayi dengan BBLR | Bayi dengan berat badan kurang dari 2,5 kg | 31 Desember 2024 |
| Balita | Balita | Anak yang berusia 0-59 bulan dalam kurun waktu tertentu | 31 Desember 2024 |
| Balita Gizi Buruk | Balita Gizi Buruk | Anak usia 0-59 bulan dengan keadaan kurang zat gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam waktu cukup lama yang ditandai dengan Zscore berdasarkan BB/PB atau BB/TB (Berat Badan menurut Panjang Badan atau Tinggi Badan) kurang dari sama dengan -3SD (Standar Deviasi) baku WHO. | 31 Desember 2024 |
| Balita Gizi Kurang | Balita Gizi Kurang | Anak usia 0-59 bulan dengan keadaan kurang zat gizi tingkat ringan yang disebabkan oleh rendahnya asupan energi dan protein dalam waktu cukup lama yang ditandai dengan Zscore berdasarkan BB/PB atau BB/TB (Berat Badan menurut Panjang Badan atau Tinggi Badan) berada pada <-2 SD sampai dengan >-3SD baku WHO. | 31 Desember 2024 |
| Kelahiran Hidup | Lahir Hidup | keluarnya bayi dari rahim ibu dengan tanda-tanda kehidupan, seperti bernapas, menangis, atau adanya denyut jantung dan gerakan otot | 31 Desember 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TENGAH | PURBALINGGA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 239
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-02-28;
Digital (softcopy): 2025-02-28;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Anak yang berusia 0-59 bulan dalam kurun waktu tertentu
-
Kelahiran hidup didefinisikan sebagai keluarnya bayi dari rahim ibu dengan tanda-tanda kehidupan, seperti bernapas, menangis, atau adanya denyut jantung dan gerakan otot.
-
Anak usia 0-59 bulan dengan keadaan kurang zat gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam waktu cukup lama yang ditandai dengan Zscore berdasarkan BB/PB atau BB/TB (Berat Badan menurut Panjang Badan atau Tinggi Badan) kurang dari sama dengan -3SD (Standar Deviasi) baku WHO.
-
Anak usia 0-59 bulan dengan keadaan kurang zat gizi tingkat ringan yang disebabkan oleh rendahnya asupan energi dan protein dalam waktu cukup lama yang ditandai dengan Zscore berdasarkan BB/PB atau BB/TB (Berat Badan menurut Panjang Badan atau Tinggi Badan) berada pada <-2 SD sampai dengan >-3SD baku WHO.
-
Bayi dengan berat badan kurang dari 2,5 kg
Indikator Kegiatan
-
Kelahiran hidup didefinisikan sebagai keluarnya bayi dari rahim ibu dengan tanda-tanda kehidupan, seperti bernapas, menangis, atau adanya denyut jantung dan gerakan otot.
-
Kecenderungan bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2,5 kg.
-
Banyaknya bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2.5 kg.
-
Perbandingan antara jumlah balita gizi kurang dengan jumlah total balita
-
Perbandingan antara jumlah balita gizi buruk dengan jumlah total balita
-
Jumlah anak yang berusia 0-59 bulan dalam kurun waktu tertentu
-
Anak usia 0-59 bulan dengan keadaan kurang zat gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam waktu cukup lama yang ditandai dengan Zscore berdasarkan BB/PB atau BB/TB (Berat Badan menurut Panjang Badan atau Tinggi Badan) kurang dari sama dengan -3SD (Standar Deviasi) baku WHO.