Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Kesehatan Ibu dan Anak Kabupaten Majene 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Kesehatan Ibu dan Anak Kabupaten Majene
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten majene
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl R.A Kartini No 7 Kecamatan Banggae Kabupaten Majene
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | sektoral.kabmajene@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Dra. Hj. Yuliani, MAP |
| Jabatan: | Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat |
| Alamat: | kompleks Perumahan Pullewa, Banggae timur |
| Telepon: | 082217103333 |
| Faksimile: | - |
| Email: | yulianilaupe@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanRencana pembangunan nasional menempatkan peningkatan kesehatan ibu, anak, keluarga berencana, dan kesehatan reproduksi sebagai prioritas melalui penguatan pelayanan dasar. Dengan target penurunan angka kematian ibu menjadi 183 per 100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi menjadi 16 per 1.000 kelahiran hidup, diperlukan strategi yang efektif dan terukur. Pemantauan dan evaluasi berkelanjutan menjadi kunci untuk menilai capaian program, sehingga pelaksanaan Surveilans Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) menjadi penting sebagai dasar pengambilan kebijakan berbasis data. Pelaksanaan Surveilans KIA berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 45 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Surveilans Kesehatan, serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Teknis Surveilans Gizi. Ketiga regulasi tersebut menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan surveilans yang terarah, sistematis, dan berkesinambungan guna mendukung upaya penurunan angka kematian ibu serta bayi di Indonesia.
Tujuan Kegiatan
1) Memantau dan mendeteksi masalah kesehatan pada ibu dan anak 2) Mendukung perencanaan dan evaluasi program KIA 3) Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan KIA
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-01 s.d. 2024-01-04
Desain
2024-01-01 s.d. 2024-01-04
Pengumpulan Data
2024-01-05 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2024-01-06 s.d. 2025-01-03
Analisis
2025-01-06 s.d. 2025-01-08
Diseminasi Hasil
2025-01-10 s.d. 2025-01-10
Evaluasi
2025-01-10 s.d. 2025-01-10
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Sasaran ibu hamil | Kehamilan | Jumlah seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. | Setahun terakhir |
| Ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal pada trimester 1 | Kehamilan, Pelayanan antenatal | Jumlah ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal pertama pada trimester 1. | Setahun terakhir |
| Ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal pertama | Kehamilan, Pelayanan antenatal | Jumlah ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal pertama tanpa memerhatikan usia kehamilan. | Setahun terakhir |
| Ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal 6 kali sesuai standar | Kehamilan, Pelayanan antenatal | Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar paling sedikit 6 kali dengan distribusi waktu 1 kali pada trimester ke-1, 2 kali pada trimester ke-2, dan 3 kali pada trimester ke-3, dengan diperiksa oleh dokter minimal 1 kali pada trimester 1 dan minimal 1 kali pada trimester ke-3 di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu dalam 1 tahun yang sama. Standar kualitas pelayanan antenatal memenuhi 10 T, yaitu pengukuran berat badan, pengukuran tekanan darah, pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA), pengukuran tinggi puncak rahim (fundus uteri), penentuan Presentasi Janin dan Denyut Jantung Janin (DJJ), pemberian imunisasi sesuai dengan status imunisasi, pemberian tablet tambah darah minimal 90 tablet, tes laboratorium, tata laksana/penanganan kasus, dan temu wicara (konseling). | Setahun terakhir |
| Sasaran ibu bersalin | Proses melahirkan/kelahiran | Jumlah seluruh sasaran ibu bersalin di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. | Setahun terakhir |
| Ibu hamil yang melakukan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan | Proses melahirkan/kelahiran, fasilitas kesehatan | Jumlah ibu hamil yang melakukan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan. Fasilitas pelayanan kesehatan sesuai standar adalah puskesmas, jejaring dan jaringannya serta Rumah Sakit sesuai standar persalinan. | Setahun terakhir |
| Sasaran ibu nifas | Nifas | Jumlah seluruh sasaran ibu nifas di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. | Setahun terakhir |
| Ibu nifas yang mendapat pelayanan nifas lengkap 4 kali | Pelayanan pasca melahirkan | Jumlah ibu bersalin yang mendapat pemeriksaan nifas lengkap sebanyak 4 kali sesuai standar oleh tenaga kesehatan selama masa nifas (6 jam sampai 42 hari sesudah melahirkan). Cakupan pelayanan pasca persalinan yang diberikan terdiri dari anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang (termasuk laboratorium), pelayanan keluarga berencana pasca persalinan, tata laksana kasus, Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE), dan rujukan bila diperlukan. | Setahun terakhir |
| Sasaran bayi baru lahir | Bayi, Kelahiran hidup | Jumlah sasaran bayi baru lahir yang ada di wilayah kerja. | Setahun terakhir |
| Bayi baru lahir mendapatkan pelayanan lengkap | Pelayanan neonatal | Jumlah bayi baru lahir berusia 0-28 hari yang mendapatkan pelayanan neonatal sesuai standar minimal 3 kali selama periode neonatal, yaitu kunjungan neonatal pertama (KN1) pada 6-48 jam setelah kelahiran, kunjungan neonatal kedua (KN2) pada 3-7 hari setelah kelahiran, dan kunjungan neonatal ketiga (KN3) pada 8-28 hari setelah kelahiran. | Setahun terakhir |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI BARAT | MAJENE |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : Pemeriksaan kewajaran data melalui koordinasi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-01-10;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah bayi baru lahir berusia 0-28 hari yang mendapatkan pelayanan neonatal sesuai standar minimal 3 kali selama periode neonatal, yaitu kunjungan neonatal pertama (KN1) pada 6-48 jam setelah kelahiran, kunjungan neonatal kedua (KN2) pada 3-7 hari setelah kelahiran, dan kunjungan neonatal ketiga (KN3)....
-
Jumlah ibu hamil yang melakukan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan. Fasilitas pelayanan kesehatan sesuai standar adalah puskesmas, jejaring dan jaringannya serta Rumah Sakit sesuai standar persalinan.
-
Jumlah sasaran bayi baru lahir yang ada di wilayah kerja.
-
Jumlah ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal pertama pada trimester 1.
-
Jumlah seluruh sasaran ibu bersalin di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
-
Jumlah seluruh sasaran ibu nifas di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
-
Jumlah ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal pertama tanpa memerhatikan usia kehamilan.
-
Jumlah seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
-
Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar paling sedikit 6 kali dengan distribusi waktu 1 kali pada trimester ke-1, 2 kali pada trimester ke-2, dan 3 kali pada trimester ke-3, dengan diperiksa oleh dokter minimal 1 kali pada trimester 1 dan minimal 1 kali pada trimester....
-
Jumlah ibu bersalin yang mendapat pemeriksaan nifas lengkap sebanyak 4 kali sesuai standar oleh tenaga kesehatan selama masa nifas (6 jam sampai 42 hari sesudah melahirkan). Cakupan pelayanan pasca persalinan yang diberikan terdiri dari anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang (termasuk laboratorium),....
Indikator Kegiatan
-
Persentase ibu bersalin yang mendapat pemeriksaan nifas lengkap sebanyak 4 kali sesuai standar oleh tenaga kesehatan selama masa nifas (6 jam sampai 42 hari sesudah melahirkan)
-
Persentase ibu hamil yang melakukan kunjungan/memperoleh pelayanan antenatal pertama dengan tidak melihat usia kehamilan.
-
Persentase ibu hamil yang memperoleh pertolongan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes)
-
Persentase ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar paling sedikit 6 kali dengan distribusi waktu 1 kali pada trimester ke-1, 2 kali pada trimester ke-2, 3 kali pada trimester ke-3.
-
Persentase bayi baru lahir berusia 0-28 hari yang mendapatkan pelayanan neonatal sesuai standar minimal 3 kali selama periode neonatal, yaitu kunjungan neonatal pertama (KN1) pada 6-48 jam setelah kelahiran, kunjungan neonatal kedua (KN2) pada 3-7 hari setelah kelahiran, dan kunjungan neonatal ketiga....
-
Persentase ibu hamil yang melakukan kunjungan/memperoleh pelayanan antenatal pertama pada trimester 1.