Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Strategi Peningkatan Kualitas Keluarga untuk Mewujudkan Keluarga Responsif Gender dan Hak Anak di Kota Bandung 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Strategi Peningkatan Kualitas Keluarga untuk Mewujudkan Keluarga Responsif Gender dan Hak Anak di Kota Bandung
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.3273.002
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandung
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Seram No. 2
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dp3akotabdg@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Dra. Aniek Febriani, M.M. |
| Jabatan: | Plt. Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga |
| Alamat: | Jalan Seram No. 2 Bandung |
| Telepon: | 087822600152 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bidpk2@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPeningkatan kualitas keluarga merupakan elemen krusial karena keluarga adalah unit sosial terkecil di masyarakat, sehingga keluarga merupakan gerbang awal dalam menanamkan nilai-nilai kesetaraan gender, pemenuhan hak anak, pembinaan tumbuh kembang anak, dan perlindungan anak. Keluarga menjadi ruang pertama dan utama yang dapat menentukan kualitas hidup tiap-tiap anggota keluarganya. Pendekatan pembangunan yang bermula dari keluarga dapat menciptakan ketahanan sosial di masyarakat, mendorong terwujudnya masyarakat yang inklusif, serta membentuk pilar penyangga pembangunan bangsa yang progresif. Keberhasilan peningkatan kualitas keluarga di suatu wilayah diukur menggunakan Indeks Kualitas Keluarga. Pengukuran indeks ini merupakan kebutuhan mendasar bagi pemerintah dalam menilai keberhasilan pembangunan keluarga, mengidentifikasi permasalahan keluarga, dan mempersiapkan strategi peningkatan kualitas keluarga sebagai bahan perencanaan pembangunan keluarga, khususnya dalam konteks pembangunan yang responsif gender dan hak anak. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mengadakan kegiatan Survei Strategi Peningkatan Kualitas Keluarga untuk Mewujudkan Keluarga Responsif Gender dan Hak Anak di Kota Bandung
Tujuan Kegiatan
Maksud pelaksanaan kegiatan Survei Strategi Peningkatan Kualitas Keluarga untuk Mewujudkan Keluarga Responsif Gender dan Hak Anak di Kota Bandung adalah menyusun strategi peningkatan kualitas keluarga sebagai bahan perencanaan pembangunan pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak, serta pemenuhan hak anak di Kota Bandung melalui pendekatan keluarga. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut:1. Melaksanakan survei kepada responden dengan basis kepala keluarga dalam rangka pengumpulan data Indeks Kualitas Keluarga Kota Bandung2. Mengukur dan menganalisis nilai Indeks Kualitas Keluarga Kota Bandung beserta nilai dimensi pembentuknya3. Membandingkan dan menganalisis hasil perhitungan Indeks Kualitas Keluarga Kota Bandung selama 3 tahun terakhir4. Mengidentifikasi permasalahan keluarga dalam lingkup perwujudan keluarga responsif gender dan hak anak di Kota Bandung5. Menyusun Strategi Peningkatan Kualitas Keluarga Responsif Gender dan Hak Anak di Kota Bandung beserta penanggung jawab intervensinya
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-06-02 s.d. 2025-06-30
Desain
2025-06-16 s.d. 2025-06-30
Pengumpulan Data
2025-07-01 s.d. 2025-08-29
Pengolahan Data
2025-09-01 s.d. 2025-09-30
Analisis
2025-10-01 s.d. 2025-10-31
Diseminasi Hasil
2025-11-03 s.d. 2025-11-28
Evaluasi
2025-12-01 s.d. 2025-12-18
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Bapak dan ibu memiliki surat nikah | Pernikahan | Persentase perempuan berstatus kawin yang memiliki buku/akta nikah | Satu tahun |
| Anak memiliki akta kelahiran | Kelahiran | Persentase rumah tangga dengan semua ART umur 0-17 tahun memiliki akta kelahiran | Satu tahun |
| Anggota keluarga tinggal dalam satu rumah dan tidak ada perpisahan | Keluarga | Persentase rumah tangga yang semua anggota keluarga (suami, istri, dengan atau tanpa anak) tinggal dalam satu rumah dan tidak ada perpisahan | Satu tahun |
| Anggota keluarga mampu makan lengkap minimal 2 (dua) kali per hari | Keluarga | Persentase rumah tangga yang tidak ada saat di mana anda/ART lainnya tidak dapat menyantap makanan sehat dan bergizi karena kurangnya uang atau sumber daya lainnya | Satu tahun |
| Anggota keluarga yang menderita penyakit akut/kronis atau penyandang disabilitas | kesehatan | Persentase rumah tangga yang ada ART yang mempunyai keluhan kesehatan | Satu tahun |
| Anggota keluarga yang menderita masalah gizi | kesehatan | Prevalence of Undernourishment (PoU) semua umur | Satu tahun |
| Ruang tidur terpisah antara orang tua dan anak | rumah | Persentase rumah tangga yang memiliki ruang tidur terpisah antara orang tua dan anak | Satu tahun |
| Anak berusia 5-17 tahun yang merokok | kesehatan | Persentase rumah tangga yang ada anak berusia 5-17 tahun yang merokok | Satu tahun |
| Anggota keluarga yang sakit sehingga meninggalkan aktivitas | kesehatan | Persentase rumah tangga yang ada ART sakit (mengalami keluha kesehatan dan terganggu) | Satu tahun |
| Keluarga memiliki rumah | rumah | Persentase rumah tangga yang memiliki rumah | Satu tahun |
| Suami dan/atau istri mempunyai penghasilan tetap | keuangan | Persentase rumah tangga tidak miskin di kabupaten/kota dan provinsi | Satu tahun |
| Suami dan/atau istri mempunyai tabungan | keuangan | Persentase rumah tangga yang ada ART berstatus kawin yang memiliki rekening tabungan | Satu tahun |
| Anggota keluarga memiliki asuransi kesehatan | jaminan kesehatan | Persentase rumah tangga yang ada ART memiliki asuransi kesehatan (BPJS/lainnya) | Satu tahun |
| Anak yang putus sekolah | pendidikan | Persentase rumah tangga yang ada anak umur 7-17 tahun yang putus sekolah | Satu tahun |
| Istri bekerja | ketenagakerjaan | Persentase rumah tangga yang ada perempuan berstatus kawin yang bekerja | Satu tahun |
| Tidak terjadi kekerasan antar orang tua dan anak | kekerasan | Persentase rumah tangga yang memiliki anak umur 1-17 tahun yang mengalami hukuman fisik dan/atau agresi psikologis dari pengasuhan dalam setahun terakhir | Satu tahun |
| Tidak ada anggota keluarga yang terlibat masalah dan/atau berhadapan dengan hukum | kriminalitas | Persentase rumah tangga yang ada ART menjadi korban kejahatan | Satu tahun |
| Anggota Keluarga melakukan rekreasi bersama | hiburan | Persentase rumah tangga yang ada ART bepergian selama setahun terakhir | Satu tahun |
| Ayah menyisihkan waktu khusus bersama anak | pengasuhan | Persentase rumah tangga dengan semua ART berumur 0-17 tahun yang melakukan kegiatan bersama orang tua | Satu tahun |
| Ibu menyisihkan waktu khusus bersama anak | pengasuhan | Persentase rumah tangga dengan semua ART berumur 0-17 tahun yang melakukan kegiatan bersama orang tua | Satu tahun |
| Tidak ada anak di bawah usia 18 tahun yang dinikahkan | pernikahan | Persentase rumah tangga yang ada perkawinan anak | Satu tahun |
| Orang tua mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat | kesehatan | Persentase rumah tangga yang memiliki tempat cuci tangan tetap | Satu tahun |
| Anggota keluarga berpartisipasi dalam kegiatan sosial | sosial | Persentase rumah tangga yang ada ART yang melakukan kegiatan sosial | Satu tahun |
| Anggota keluarga memberi perhatian dan merawat orang tua lanjut usia di atas 60 tahun | penduduk lansia | Persentase rumah tangga yang ada ART berusia 60+ | Satu tahun |
| Anggota keluarga melakukan kegiatan agama secara rutin | keagamaan | Persentase rumah tangga yang ada ART melakukan kegiatan keagamaan | Satu tahun |
| Anak didampingi atau diawasi oleh orang dewasa dalam menggunakan media sosial online | pemgasuhan | Persentase rumah tangga dengan semua ART umur 0-17 tahun yang melakukan aktivitas bersama dalam mengakses internet | Satu tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanHANYA_SEKALI
Frekuensi Penyelenggaraan
-
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | KOTA BANDUNG |
Wawancara, Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAWI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
QUOTA_SAMPLING
Unit Sampel
Kepala keluarga
Unit Observasi
Rumah tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 9
Pengumpul data/enumerator: 160
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-11-14;
Digital (softcopy): 2025-11-14;
Data Mikro: 2025-11-14;
Variabel Kegiatan
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitar dalam 3 bulan terakhir terhadap total rumah tangga dengan ketentuan a) Kegiatan sosial kemasyarakatan yang dimaksud meliputi: kegiatan keagamaan, keterampilan, olahraga/permainan,....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART perempuan berstatus kawin yang bekerja seminggu terakhir terhadap jumlah rumah tangga yang terdapat ART perempuan berstatus kawin. Bekerja adalah kegiatan melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga yang selama setahun terakhir tidak ada saat dimana ART tidak dapat menyantap makanan sehat dan bergizi karena kurangnya uang atau sumber daya lainnya terhadap total rumah tangga
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART berumur 10 tahun ke atas yang berstatus kawin dan memiliki rekening tabungan terhadap total rumah tangga yang terdapat minimal 1 ART usia 10 tahun ke atas yang berstatus kawin. Suami dan/atau istri mempunyai tabungan dalam bentuk uang minimal....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan semua ART berumur 0-17 tahun yang mengakses internet bersama orang tua/wali dalam seminggu terakhir terhadap jumlah rumah tangga
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan semua ART berumur 0-17 tahun memiliki akta kelahiran dari kantor catatan sipil terhadap total rumah tangga dengan ART 0-17 tahun. Memiliki akta kelahiran yang dimaksud adalah baik pada saat pencacahan dapat menunjukkan maupun tidak dapat menunjukkan akta kelahiran
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART pernah bepergian yang tidak untuk sekolah atau bekerja secara rutin pada enam bulan terakhir terhadap total rumah tangga. Berpergian meliputi: 1) Berlibur/rekreasi, 2) Berziarah/keagamaan, 3) Mengunjungi teman/keluarga, 4) Mudik/pulang kampung....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART berumur 5-17 tahun merokok tembakau dalam sebulan terakhir terhadap total rumah tangga dengan ART 5-17 tahun
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga yang memiliki tempat cuci tangan tetap terhadap total rumah tangga. Tempat cuci tangan tetap meliputi baik yang ada di dalam rumah maupun di luar rumah
-
Perbandingan antara jumlah penduduk yang konsumsi energi biasanya sehari-hari dari makanan tidak cukup untuk memenuhi tingkat energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif dan sehat (dibawah MDER) terhadap total penduduk. Minimum Dietary Energy Requirement (MDER) adalah cut off point kebutuhan minimum....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan seluruh ART memiliki jaminan kesehatan pada saat pencacahan terhadap total rumah tangga dengan ketentuan a) Jaminan kesehatan yang dimaksud meliputi BPJS-PBI, BPJS Non PBI, Jamkesda, asuransi swasta, perusahaan/kantor dan b) Termasuk unit analisis jika minimal....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART melakukan kegiatan keagamaan dilingkungan sekitar dalam 3 bulan terakhir terhadap total rumah tangga dengan ketentuan a) Kegiatan keagamaan yang dimaksud tidak termasuk ibadah yang wajib dan rutin dilaksanakan, misalnya solat jum’at, kebaktian....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga yang memiliki rumah terhadap total rumah tangga. Termasuk memiliki rumah jika: status bangunan tempat tinggal yang ditempati adalah milik sendiri atau KRT/pasangan/anaknya memiliki rumah lain selain rumah yang ditempati saat ini
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART memiliki keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir terhadap total rumah tangga
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 kejadian perkawinan anak terhadap total rumah tangga yang terdapat perempuan berumur 20 – 24 tahun. Kejadian perkawinan anak adalah terdapat perempuan berumur 20-24 tahun yang umur perkawinan pertamanya kurang dari 18 tahun
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART memiliki keluhan kesehatan dan terganggu aktivitasnya (sakit) dalam sebulan terakhir terhadap total rumah tangga. Aktivitas yang dimaksud meliputi pekerjaan, sekolah, atau kegiatan sehari-hari
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga yang tidak miskin terhadap total rumah tangga di masing-masing kabupaten/kota dan provinsi
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal terdapat suami-istri tinggal bersama/suami-istri-anak kandung tinggal bersama/ibu-anak kandung tinggal bersama terhadap total rumah tangga. Termasuk dalam unit analisis jika salah satu kondisi terpenuhi
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART pernah menjadi korban kejahatan pada tahun sebelumnya terhadap total rumah tangga dengan ketentuan a) Kejahatan yang dimaksud yaitu pencurian, penganiayaan, pencurian dengan kekerasan, pelecehan seksual, atau lainnya dan b) Korban kejahatan....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan semua ART berumur 0-17 tahun melakukan kegiatan bersama orang tua/wali dalam seminggu terakhir terhadap total rumah tangga dengan ART berumur 0-17 tahun. Kegiatan yang dimaksud seperti makan/belajar makan, menonton TV, belajar/membaca buku, dibacakan buku....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga yang terdapat kejadian kekerasan terhadap anak berumur 1-17 tahun dalam setahun terakhir terhadap jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART berumur 1-17 tahun. Kejadian kekerasan terhadap anak meliputi: 1) Memberikan tugas/pekerjaan kepada anak yang melakukan kesalahan,....
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART memiliki lokasi khusus/tempat tetap untuk tidur di rumah pada saat pencacahan terhadap total rumah tangga. Dianggap memiliki lokasi khusus/tempat tetap untuk tidur baik dengan tempat tidur/kasur maupun tanpa tempat tidur/kasur
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 ART berumur 60 tahun ke atas terhadap total rumah tangga
-
Perbandingan antara jumlah rumah tangga dengan minimal 1 anak berumur 7-17 tahun yang putus sekolah terhadap total rumah tangga yang ada anak berumur 7-17 tahun dengan ketentuan a) Putus sekolah, yaitu jika pada saat pencacahan masih bersekolah/tidak bersekolah lagi dan pada tahun ajaran sebelum pencacahan....
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan pencapaian kualitas keluarga yang ditentukan dari dimensi kualitas legalitas struktur, kualitas ketahanan fisik, kualitas ketahanan ekonomi, kualitas ketahanan sosial psikologi, dan kualitas ketahanan sosial budaya dalam mewujudkan kesetaraan gender dan hak anak.