Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Pengukuran Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Provinsi Sumatera Barat 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Pengukuran Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Provinsi Sumatera Barat
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Sektor Publik Perpajakan dan Regulasi Pasar
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Diponegoro nmr 4, Belakang Tangsi, Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25118
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dapprovsumbar@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Kiswati, SS, MPA |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan |
| Alamat: | Jl. Pramuka V No. 02 Khatib Sulaiman |
| Telepon: | (0751) 7051347 |
| Faksimile: | (0751) 442315 |
| Email: | dapprovsumbar@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanUndang Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan menyebutkan bahwa perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa, dengan tujuan memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam konteks inilah, maka masyarakat mempunyai hak yang sama untuk memperoleh layanan serta memanfaatkan dan mendayagunakan fasilitas perpustakaan dalam peningkatan kualitas hidupnya. Dalam melaksanakan tugas pemerintahan dalam bidang perpustakaan, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PERPUSNAS RI) memiliki fungsi sebagai perpustakaan pembina semua jenis perpustakaan di Indonesia (perpustakaan umum, perpustakaan sekolah, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan khusus), perpustakaan rujukan, perpustakaan deposit, perpustakaan penelitian, perpustakaan pelestarian, dan pusat jejaring perpustakaan di Indonesia. Pada tahun 2020, Perpustakaan Nasional telah melaksanakan kajian indeks pembangunan literasi masyarakat dimana maksud dan tujuan dari kajian tersebut adalah untuk mengetahui kondisi seluruh jenis perpustakaan di Indonesia. Adapun aspek-aspek yang diukur dalam kajian ini meliputi sebaran perpustakaan, koleksi, tenaga perpustakaan, pemustaka, hingga anggota perpustakaan di seluruh wilayah Indonesia. Seiring diberlakukannya Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, Perpustakaan menjadi urusan wajib tidak berkaitan dengan kebutuhan dasar. Artinya, pembangunan perpustakaan telah menjadi urusan pemerintah daerah. Oleh sebab itu, Perpustakaan Nasional RI berupaya untuk mempertajam pengembangan dan pembinaan perpustakaan agar dampak yang dirasakan semakin lebih terasa dan bermanfaat bagi masyarakat. Dalam pasal 1 ayat 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah disebutkan bahwa Indikator Kinerja Kunci yang selanjutnya disingkat IKK adalah indicator kinerja yang menggambarkan keberhasilan penyelenggaraan suatu urusan pemerintahan. Dengan demikian bahwa tiap pemerintah daerah berkewajiban menyerahkan hasil Pengukuran Indikator Kinerja Kunci Urusan-Urusan Pemerintahan termasuk dalam hal ini Bidang Perpustakaan ke Pemerintah Pusat (Kementerian Dalam Negeri). Salah satu Indikator Kinerja Kunci Bidang Perpustakaan yang harus dilaporkan adalah Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).
Tujuan Kegiatan
Maksud dilaksanakan pekerjaan Kajian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat adalah untuk mengetahui kondisi setiap Unsur Pembangun Literasi Masyarakat yang meliputi pemerataan layanan perpustakaan, ketercukupan koleksi, ketercukupan tenaga perpustakaan, tingkat kunjungan masyarakat per-hari, jumlah perpustakaan yang dibina sesuai SNP, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosialisasi, jumlah anggota perpustakaan dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat di Provinsi Sumatera Barat serta 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Adapun tujuan dilakukannya pekerjaan ini adalah untuk: 1. Mengetahui Pemerataan Layanan Perpustakaan sebaran perpustakaan, serta potensi seluruh jenis perpustakaan di Sumatera Barat baik perpustakaan umum, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan sekolah, dan perpustakaan khusus, di antaranya: Gedung, Infrastruktur IT, Anggaran dan regulasi daerah. Sehingga tergambar rasio perpustakaan dengan penduduk perkapita dan rasio sebaran perpustakaan daerah. 2. Mengetahui Ketercukupan Koleksi Perpustakaan seluruh jenis perpustakaan, di antaranya: Jumlah koleksi (judul dan eksemplar buku), Judul koleksi digital/e- resources, berkala yang berlangganan, sirkulasi perbulan dalam 1 tahun, dan anggaran pengadaan koleksi. Sehingga tergambar rasio perpustakaan dengan penduduk perkapita dan rasio penduduk: Koleksi bahan perpustakaan berbasis daerah. 3. Mengetahui SDM/Tenaga Perpustakaan semua jenis perpustakaan, di antaranya; Jumlah SDM, Kualifikasi SDM, jumlah pustakawan, jumlah pustakawan yang bersertifikasi, jumlah tenaga yang bersertifikasi Diklat, Jumlah SDM yang bersertifikasi Pustakawan. Sehingga tergambar rasio penduduk dengan tenaga berbasis daerah dan rasio penduduk dengan tenaga perpustakaan berbasis lembaga. 4. Mengetahui Pengunjung semua jenis perpustakaan, di antaranya; jumlah anggota perpustakaan, profil pemustaka (jenis kelamin, pekerjaan), Jam layanan perpustakaan dan jumlah kunjungan perbulan/tahun. Sehingga tergambar rasio penduduk dengan tenaga perpustakaan berbasis daerah dan rasio penduduk dengan tenaga perpustakaan berbasis lembaga. Sehingga tergambar rasio penduduk : pemanfaatan perpustakaan berbasis daerahn, rasio penduduk : pemanfaatan perpustakaan basis lembaga. 5. Mengetahui kondisi Perpustakaan Ber-SNP. 6. Mengetahui keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosialisasi di bidang perpustakaan. 7. Mengetahui jumlah anggota perpustakaan di seluruh daerah Provinsi Sumatera Barat
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-02 s.d. 2024-02-05
Desain
2024-01-03 s.d. 2024-02-06
Pengumpulan Data
2024-02-06 s.d. 2024-09-12
Pengolahan Data
2024-09-13 s.d. 2024-10-16
Analisis
2024-10-17 s.d. 2024-11-20
Diseminasi Hasil
2024-12-01 s.d. 2024-12-29
Evaluasi
2025-01-02 s.d. 2025-01-15
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Rasio Pemerataan Layanan Perpustakaan | Rasio Pemerataan Layanan Perpustakaan | Perbandingan jumlah perpustakaan tertentu (perpustakaan umum, perpustakaan sekolah/madrasah, perpustakaan perguruan tinggi, atau perpustakaan khusus) terhadap populasi yang sesuai segmentasi pengguna jenis perpustakaan tersebut. | Tahun 2024 |
| Rasio Ketercukupan Koleksi Perpustakaan | Rasio Ketercukupan Koleksi Perpustakaan | Perbandingan jumlah koleksi perpustakaan (baik tercetak maupun digital) terhadap jumlah penduduk sesuai segmentasi jenis perpustakaan. | Tahun 2024 |
| Rasio Ketercukupan Tenaga Perpustakaan | Rasio Ketercukupan Tenaga Perpustakaan | Perbandingan jumlah tenaga perpustakaan terhadap jumlah populasi sesuai segmentasi jenis perpustakaan. | Tahun 2024 |
| Rasio Tingkat Kunjungan Masyarakat ke Perpustakaan Per Hari | Rasio Tingkat Kunjungan Masyarakat ke Perpustakaan Per Hari | Perbandingan antara rata-rata kunjungan harian perpustakaan (secara onsite dan online) terhadap jumlah penduduk yang disesuaikan dengan segmentasi jenis perpustakaannya | Tahun 2024 |
| Rasio Jumlah Perpustakaan Umum yang Dibina Sesuai Dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dan/atau Memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) | Rasio Jumlah Perpustakaan Umum yang Dibina Sesuai Dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dan/atau Memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) | Perbandingan jumlah perpustakaan umum yang sudah dibina sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP), sudah memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), baik terakreditasi maupun belum terakreditasi, terhadap jumlah total perpustakaan umum yang ada | Tahun 2024 |
| Rasio Keterlibatan Masyarakat Dalam Kegiatan Sosialisasi Perpustakaan | Rasio Keterlibatan Masyarakat Dalam Kegiatan Sosialisasi Perpustakaan | Perbandingan jumlah peserta sosialisasi perpustakaan terhadap jumlah penduduk di suatu wilayah. | Tahun 2024 |
| Rasio Anggota Perpustakaan | Rasio Anggota Perpustakaan | Perbandingan jumlah anggota perpustakaan terhadap jumlah populasi sesuai segmentasi jenis perpustakaan. | Tahun 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | KEPULAUAN MENTAWAI |
| SUMATERA BARAT | PESISIR SELATAN |
| SUMATERA BARAT | SOLOK |
| SUMATERA BARAT | SIJUNJUNG |
| SUMATERA BARAT | TANAH DATAR |
| SUMATERA BARAT | PADANG PARIAMAN |
| SUMATERA BARAT | AGAM |
| SUMATERA BARAT | LIMA PULUH KOTA |
| SUMATERA BARAT | PASAMAN |
| SUMATERA BARAT | SOLOK SELATAN |
| SUMATERA BARAT | DHARMASRAYA |
| SUMATERA BARAT | PASAMAN BARAT |
| SUMATERA BARAT | KOTA PADANG |
| SUMATERA BARAT | KOTA SOLOK |
| SUMATERA BARAT | KOTA SAWAH LUNTO |
| SUMATERA BARAT | KOTA PADANG PANJANG |
| SUMATERA BARAT | KOTA BUKITTINGGI |
| SUMATERA BARAT | KOTA PAYAKUMBUH |
| SUMATERA BARAT | KOTA PARIAMAN |
Wawancara, Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengumpulan data sekunder, Lainnya : FGD
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Mail
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Pemustaka
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Pemustaka pada suatu wilayah, perpustakaan
Unit Observasi
Perpustakaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Perpustakaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-29;
Digital (softcopy): 2024-12-29;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Perbandingan antara rata-rata kunjungan harian perpustakaan (secara onsite dan online) terhadap jumlah penduduk yang disesuaikan dengan segmentasi jenis perpustakaannya
-
Perbandingan jumlah perpustakaan tertentu (perpustakaan umum, perpustakaan sekolah/madrasah, perpustakaan perguruan tinggi, atau perpustakaan khusus) terhadap populasi yang sesuai segmentasi pengguna jenis perpustakaan tersebut.
-
Perbandingan jumlah anggota perpustakaan terhadap jumlah populasi sesuai segmentasi jenis perpustakaan.
-
Perbandingan jumlah peserta sosialisasi perpustakaan terhadap jumlah penduduk di suatu wilayah.
-
Perbandingan jumlah perpustakaan umum yang sudah dibina sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP), sudah memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), baik terakreditasi maupun belum terakreditasi, terhadap jumlah total perpustakaan umum yang ada
-
Perbandingan jumlah koleksi perpustakaan (baik tercetak maupun digital) terhadap jumlah penduduk sesuai segmentasi jenis perpustakaan.
-
Perbandingan jumlah tenaga perpustakaan terhadap jumlah populasi sesuai segmentasi jenis perpustakaan.
Indikator Kegiatan
-
Data tingkat pembangunan literasi masyarakat yang diperoleh dari unsur-unsur pembangun literasi masyarakat (UPLM) yang bersumber dari data sekunder dan aspek masyarakat (AM) dalam upaya membina dan mengembangkan perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat guna meningkatkan literasi masyarakat.....