Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pengumpulan Data Penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM) dan Pola Pangan Harapan (PPH) Kabupaten Buru Selatan 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanPengumpulan Data Penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM) dan Pola Pangan Harapan (PPH) Kabupaten Buru Selatan
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
068267
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Dan Penyuluhan Kabupaten Buru Selatan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Kabupaten, Desa Lektama, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | ketahananpangan@burselkab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Idris Loilatu, SP, M.Si. |
| Jabatan: | Kepala Dinas |
| Alamat: | Desa Elfule |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | idris.loilatu@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanNeraca Bahan Makanan (NBM) menyajikan gambaran yang komprehensif tentang pola pasokan dan penggunaan suatu wilayah selama periode tertentu. NBM menunjukan ketersediaan bahan pangan untuk setiap komoditas dan olahannya yang lazim atau umum dikonsumsi penduduk suatu wilayah berdasarkan sumber penyediaan dan penggunaannya. Selain untuk menghitung jumlah ketersediaan pangan, NBM juga dapat digunakan untuk mengukur kualitas penyediaan pangan melalui pola pangan harap ketersediaan. Pola Pangan Harapan (PPH) ketersediaan dapat digunakan untuk melihat keragaman penyediaan pangan, sehingga dapat diketahui jenis pangan mana yang masih memerlukan peningkatan penyediaan.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan data dan informasi tentang penyediaan/pengadaan dan penggunaan pangan serta ketersediaan bahan pangan untuk dikonsumsi penduduk dalam bentuk volume (kg kapita per tahun atau gram kapita per hari).
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-12-01 s.d. 2024-12-31
Desain
2025-01-01 s.d. 2025-04-30
Pengumpulan Data
2025-05-01 s.d. 2025-06-30
Pengolahan Data
2025-07-01 s.d. 2025-07-31
Analisis
2025-08-01 s.d. 2025-08-31
Diseminasi Hasil
2025-10-01 s.d. 2025-10-31
Evaluasi
2025-11-04 s.d. 2025-11-05
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Ketersediaan (Supply) | Ketersediaan (Supply) | Sumber penyediaan bahan makanan dalam suatu wilayah | Tahun 2025 |
| Penggunaan (Utilization) | Penggunaan (Utilization) | Menunjukkan kemana bahan makanan digunakan selain untuk konsumsi langsung. | Tahun 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| MALUKU | BURU SELATAN |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Jenis Bahan Makanan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Lainnya : Jenis Bahan Makanan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-10-31;
Digital (softcopy): 2025-10-31;
Data Mikro: 2025-10-31;
Variabel Kegiatan
-
Jumlah bahan makanan yang tersedia untuk dikonsumsi manusia setelah dikurangi seluruh penggunaan non-konsumsi
-
Seluruh pemanfaatan bahan makanan dalam suatu wilayah, baik untuk konsumsi manusia maupun keperluan lain
-
Jumlah total bahan makanan yang tersedia dalam suatu wilayah selama periode tertentu, baik berasal dari dalam negeri maupun luar negeri
Indikator Kegiatan
-
Jumlah pangan yang tersedia untuk dikonsumsi penduduk dari produksi dalam negeri ditambah impor dan dikurangi ekspor
-
Pakan merupakan sejumlah bahan makanan yang langsung diberikan kepada ternak peliharaan baik ternak besar, ternak kecil, unggas, maupun ikan
-
Impor adalah bahan makanan yang didatangkan/masuk. Ekspor adalah bahan makanan yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan yang keluar.
-
Jumlah protein yang tersedia bagi penduduk suatu wilayah atau negara dari berbagai sumber pangan (hewani dan nabati) untuk mencukupi kebutuhan gizi masyarakat
-
Jumlah energi yang tersedia bagi penduduk suatu wilayah atau negara yang digunakan untuk mengukur kecukupan pasokan pangan dalam suatu populasi
-
Merupakan hasil penjumlahan dari komponen 'bahan makanan/food' dan 'diolah untuk makanan/food processed' yang kemudian digunakan dalam perhitungan analisis NBM dalam satu tahun
-
Jumlah lemak yang tersedia bagi penduduk di suatu wilayah atau negara dari berbagai sumber pangan (hewani dan nabati) untuk mencukupi kebutuhan gizi masyarakat
-
Sejumlah bahan makanan yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah atau swasta
-
Jumlah keseluruhan masing-masing bahan makanan yang dihasilkan dalam bentuk pangan segar yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat
-
Jumlah bahan pangan yang tersedia untuk dikonsumsi manusia, setelah dikurangi seluruh penggunaan non-konsumsi (pakan, benih, tercecer, diolah untuk makanan, dan penggunaan lain)
-
Merupakan hasil penjumlahan dari komponen 'bahan makanan/food' dan 'diolah untuk makanan/food processed' yang kemudian digunakan dalam perhitungan analisis NBM dalam satu hari
-
Benih adalah istilah yang dipakai untuk bahan dasar pemeliharaan tanaman. Bibit adalah isitilah yang dipakai bahan dasar pemeliharaan hewan.