Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan Atau Food Security And Vulnerability Atlas (FSVA) Kabupaten Sumba Barat 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan Atau Food Security And Vulnerability Atlas (FSVA) Kabupaten Sumba Barat
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Kelurahan Pada Eweta
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | distanbunsumbabarat@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Jantje Lakumau, SP |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Neti Setianingsih Hendrik, S. Pt |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketahanan Pangan |
| Alamat: | Waikabubak |
| Telepon: | 082147740061 |
| Faksimile: | - |
| Email: | - |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKegiatan Ini Berlandaskan Pada Amanat Undang-undang No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan Dan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2015 Tentang Ketahanan Pangan Dan Gizi. Peraturan Tersebut Mewajibkan Pemerintah Pusat Dan Daerah Untuk Membangun Serta Mengembangkan Sistem Informasi Pangan Dan Gizi Yang Terintegrasi Guna Kepentingan Perencanaan, Pemantauan, Evaluasi, Hingga Sebagai Sistem Peringatan Dini Terhadap Masalah Kerawanan Pangan. Penyusunan Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan (fsva) Merupakan Instrumen Penting Untuk Menyediakan Informasi Yang Akurat Dan Komprehensif Bagi Para Pengambil Keputusan. Informasi Ini Memungkinkan Pemerintah Untuk Memprioritaskan Program Intervensi Di Wilayah-wilayah Yang Memiliki Tingkat Kerawanan Pangan Tinggi Serta Menjadi Alat Untuk Mengelola Krisis Pangan Dalam Jangka Pendek, Menengah, Maupun Panjang Fsva Di Tingkat Kabupaten Sendiri Merupakan Tindak Lanjut Untuk Mempertajam Analisis Yang Sebelumnya Telah Dilakukan di Tingkat Nasional Dan Provinsi. Jika Fsva Provinsi Mencakup Analisis Hingga Tingkat Kecamatan, Maka Fsva Kabupaten Melakukan Analisis Yang Lebih Mendalam Hingga Ke Tingkat Desa. Hal Ini Bertujuan Agar Permasalahan Pangan Di Suatu Wilayah Dapat Dideteksi Secara Lebih Cepat Dan Spesifik. Pemutakhiran Ini Sangat Diperlukan Untuk Mengakomodasi Perkembangan Situasi Ketahanan Pangan Terkini Serta Adanya Perubahan Administratif Seperti Pemekaran Wilayah Desa, Sehingga Data Yang Dihasilkan Tetap Relevan Dan Mencerminkan Kondisi Aktual di Lapangan.
Tujuan Kegiatan
- Menyediakan Instrumen Analisis Yang Akurat: Menjadi Alat Penyedia Informasi Ketahanan Pangan Yang Akurat Dan Tertata Baik Bagi Pengambil Keputusan, Guna Mendukung Perencanaan Program Dan Kebijakan Ketahanan Pangan Serta Gizi Yang Tepat Sasaran - Mempertajam Analisis Wilayah: Melakukan Pendalaman Analisis Dari Tingkat Nasional Dan Provinsi Ke Tingkat Yang Lebih Mikro (desa). Hal Ini Memungkinkan Deteksi Permasalahan Pangan Secara Lebih Cepat Dan Spesifik Di Tingkat Lokal. - Penetapan Prioritas Intervensi: Membantu Pemerintah (pusat Maupun Daerah) Dalam Menentukan Prioritas Wilayah Yang Membutuhkan Intervensi Atau Bantuan, Sehingga Alokasi Sumber Daya Menjadi Lebih Efisien Dalam Menangani Kerawanan Pangan. - Sistem Peringatan Dini (early Warning System): Berfungsi Sebagai Instrumen Pemantauan Ketahanan Pangan Wilayah Yang Memberikan Peringatan Dini Terhadap Potensi Masalah Pangan Dan Gizi Di Suatu Daerah. - Manajemen Krisis Pangan: Memberikan Dasar Informasi Untuk Pengelolaan Krisis Pangan, Baik Dalam Jangka Pendek, Menengah, Maupun Panjang Sebagai Upaya Perlindungan Masyarakat Dari Dampak Kerawanan Pangan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-06-01 s.d. 2025-08-31
Desain
2025-06-01 s.d. 2025-08-31
Pengumpulan Data
2025-09-01 s.d. 2025-09-30
Pengolahan Data
2025-09-01 s.d. 2025-10-31
Analisis
2025-09-01 s.d. 2025-10-31
Diseminasi Hasil
2025-10-01 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2025-10-01 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Luas Lahan Sawah | Luas lahan sawah (irigrasi & non-irigasi) dalam satuan hektar (Ha) | Luas lahan sawah (irigasi & non-irigasi) dalam satuan hekitar (Ha) | Tahunan |
| Sarana Penyedia Pangan | Jumlah total pasar, toko, warung, dan minimarket yang menjual bahan pangan pokok. | Jumlah total pasar, toko, warung, dan minimarket yang menjual bahan pangan pokok. | Tahunan |
| Penduduk Desil 1 | Jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah (10% terbawah). | Jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah (10% terbawah). | Tahunan |
| Akses Penghubung | Status keterjangkauan transportasi (darat, air, udara) untuk distribusi pangan. | Status keterjangkauan transportasi (darat, air, udara) untuk distribusi pangan. | Tahunan |
| Rumah Tangga Tanpa Air Bersih | Rumah tangga yang tidak memiliki akses ke sumber air minum terlindung. | Rumah tangga yang tidak memiliki akses ke sumber air minum terlindung. | Tahunan |
| Tenaga Kesehatan | Jumlah dokter, bidan, perawat, dan tenaga gizi yang bertugas di wilayah tersebut. | Jumlah dokter, bidan, perawat, dan tenaga gizi yang bertugas di wilayah tersebut. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA BARAT |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kabupaten
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Rekonsiliasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 1
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Lainnya : Desa atau Kelurahan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-10-30;
Digital (softcopy): 2025-10-30;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Rumah tangga yang tidak memiliki akses ke sumber air minum terlindung.
-
Jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah (10% terbawah).
-
Jumlah total pasar, toko, warung, dan minimarket yang menjual bahan pangan pokok.
-
Luas lahan sawah (irigasi & non-irigasi) dalam satuan hektar (Ha).
-
Jumlah dokter, bidan, perawat, dan tenaga gizi yang bertugas di wilayah tersebut.
-
Status keterjangkauan transportasi (darat, air, udara) untuk distribusi pangan.
Indikator Kegiatan
-
Jumlah penduduk dengan status kesejahteraan terendah (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) dibandingkan jumlah penduduk desa
-
Desa yang tidak memiliki akses penghubung memadai melalui darat atau air atau udara
-
Luas lahan pertanian di bandingkan dengan jumlah penduduk
-
Jumlah rumah tangga desil 1 dengan sumber air bersih tidak terlindung dibandingkan jumlah rumah tangga desa
-
Luas lahan pertanian di bandingkan dengan jumlah penduduk
-
Desa yang tidak memiliki akses penghubung memadai dengan kriteria: 1) dapat dilalui sepanjang tahun; 2) dapat dilalui sepanjang tahun kecuali saat tertentu (ketika turun hujan, pasang, dll); 3) dapat dilalui selama musim kemarau; 4) tidak dapat dilalui sepanjang tahun