Detail Metadata Kegiatan Statistik
KOMPILASI PRODUK ADMINISTRASI DATA KEPENDUDUKAN 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKOMPILASI PRODUK ADMINISTRASI DATA KEPENDUDUKAN
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.3517.035
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN JOMBANG
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. KH. Wahid Hasyim No.137, Kepanjen, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dukcapil.jombangkab@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Drs. Masduqi Zakaria, M.si |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | HESTI HERMAWANTI, S.E., M.Si |
| Jabatan: | KEPALA BIDANG PENGOLAHAN INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN |
| Alamat: | JL. LAKSDA ADI SUCIPTO NO. 21 RT 001 RW 002 DESA SAMBONGDUKUH KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG |
| Telepon: | 082131027944 |
| Faksimile: | - |
| Email: | hestihermawanti91@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanData kependudukan yang terpublikasi menjadi dasar untuk merencanakan pembangunan nasional, regional, atau lokal. Informasi ini membantu pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, dan lainnya sesuai dengan kebutuhan penduduk. Dengan mengetahui jumlah penduduk, distribusi geografisnya, dan karakteristik sosial ekonomi mereka, pemerintah dapat menyelenggarakan layanan publik seperti rumah sakit, sekolah, transportasi, dan lainnya dengan lebih efisien. Data kependudukan membantu dalam pembagian dana oleh pemerintah, baik untuk program sosial seperti bantuan sosial maupun untuk pengembangan ekonomi dan infrastruktur di daerah-daerah yang membutuhkan. Data kependudukan juga digunakan untuk menentukan perwakilan politik di berbagai tingkatan pemerintahan. Informasi ini mendukung pemetaan distrik pemilihan dan alokasi kursi di parlemen. Publikasi data kependudukan memungkinkan pemerintah untuk mengidentifikasi potensi wabah penyakit, melacak penyebaran penyakit menular, dan merancang strategi pengendalian yang efektif. Data kependudukan juga digunakan oleh para peneliti dan akademisi untuk melakukan analisis demografis yang dapat memberikan wawasan tentang tren populasi seperti pertumbuhan, penuaan, urbanisasi, dan migrasi. Data kependudukan membantu dalam mengukur kemajuan sosial suatu negara, termasuk kemajuan dalam bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan akses kepada layanan dasar. Data kependudukan dapat digunakan untuk memantau pemenuhan hak asasi manusia, termasuk hak pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak anak serta kelompok rentan lainnya. Informasi tentang demografi penduduk membantu perusahaan dan pelaku bisnis untuk merencanakan produk, layanan, dan strategi pemasaran yang lebih sesuai dengan profil konsumen potensial. Investasi baik dalam sektor publik maupun swasta sering kali didasarkan pada data kependudukan untuk mengidentifikasi peluang ekonomi dan pasar potensial.
Tujuan Kegiatan
Publikasi data agregat kependudukan memiliki beberapa tujuan penting, yang mencakup: Informasi dan Penelitian, data agregat kependudukan digunakan untuk memberikan informasi dasar tentang komposisi penduduk suatu wilayah, termasuk jumlah penduduk, usia, jenis kelamin, kelompok usia, tingkat pendidikan, dan sebagainya. Ini penting untuk penelitian demografis, sosial, ekonomi, dan epidemiologi. Perencanaan dan Kebijakan, data agregat kependudukan membantu pemerintah, organisasi, dan lembaga non-pemerintah dalam perencanaan pembangunan dan kebijakan. Informasi ini memungkinkan perencanaan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya yang sesuai dengan kebutuhan penduduk. Penganggaran dan Alokasi Sumber Daya, data kependudukan membantu dalam proses penganggaran pemerintah. Dengan mengetahui jumlah penduduk dan karakteristik mereka, pemerintah dapat mengalokasikan sumber daya ke berbagai sektor sesuai dengan prioritas dan kebutuhan masyarakat.Pemantauan Perubahan Demografis, publikasi data agregat kependudukan secara berkala membantu dalam pemantauan perubahan demografis dari waktu ke waktu. Ini termasuk mengidentifikasi tren pertumbuhan penduduk, perubahan struktur usia, migrasi, dan faktor faktor lain yang dapat mempengaruhi dinamika penduduk. Evaluasi Program, data agregat kependudukan digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program-program pemerintah dan inisiatif-inisiatif sosial. Dengan memiliki data demografis yang akurat, pemerintah dan organisasi dapat menilai dampak kebijakan dan program yang ada. Persiapan Pemilu dan Perwakilan Politik, data kependudukan sangat penting dalam menentukan perwakilan politik dalam pemilihan umum dan pemilihan lainnya. Ini juga digunakan dalam menentukan pembagian distrik pemilihan. Pelaporan Internasional, negara-negara sering kali harus melaporkan data agregat kependudukan mereka kepada badan-badan internasional seperti PBB dan organisasi regional. Ini membantu dalam pemantauan tujuan pembangunan berkelanjutan dan kerja sama internasional. Pengambilan Keputusan Bisnis, data demografis dapat digunakan oleh bisnis untuk mengidentifikasi peluang pasar, menentukan lokasi usaha, dan mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Perbandingan dan Benchmarking, data agregat kependudukan memungkinkan perbandingan antara wilayah, negara, atau kelompok demografis berbeda. Ini dapat membantu dalam benchmarking dan pembelajaran dari praktik terbaik di tempat lain. Transparansi dan Akuntabilitas, publikasi data agregat kependudukan juga berkontribusi pada transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Masyarakat dapat menggunakan data ini untuk memantau kinerja pemerintah dan memastikan bahwa kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan mereka.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-04-01 s.d. 2025-05-31
Desain
2025-04-01 s.d. 2025-05-31
Pengumpulan Data
2025-06-01 s.d. 2025-06-30
Pengolahan Data
2025-07-01 s.d. 2025-07-31
Analisis
2025-08-01 s.d. 2025-08-31
Diseminasi Hasil
2025-09-01 s.d. 2025-09-30
Evaluasi
2025-10-01 s.d. 2025-10-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah penduduk | Jumlah penduduk | Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Republik Indonesia selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan untuk menetap. (Kode SDS 10110023) | 1 Januari sd 31 Desember 2025 |
| Perkembangan jumlah penduduk menurut umur | Perkembangan jumlah penduduk menurut umur | Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Republik Indonesia selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan untuk menetap. | 1 Januari sd 31 Desember 2025 |
| Kepadatan penduduk | Kepadatan penduduk | Angka yang menyatakan banyaknya penduduk per kilometer persegi, dihitung dengan perbandingan antara banyaknya penduduk terhadap luas wilayah. (Kode SDS 10110039) | 1 Januari sd 31 Desember 2025 |
| Kepemilikan akta kelahiran (Akta kelahiran penduduk yang berusia 0-17 tahun) | Kepemilikan akta kelahiran (Akta kelahiran penduduk yang berusia 0-17 tahun) | Akta kelahiran adalah surat tanda bukti kelahiran yang dikeluarkan oleh kantor catatan sipil tiap daerah, bukan surat keterangan lahir dari rumah sakit/dokter/bidan/kelurahan. Akta kelahiran merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh negara bagi individu yang baru lahir (Kode SDS 25010036) | 1 Januari sd 31 Desember 2025 |
| Penduduk yang memiliki NIK | Penduduk yang memiliki NIK | Nomor Induk Kependudukan yang selanjutnya disingkat NIK adalah nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia | 1 Januari sd 31 Desember 2025 |
| Rasio ketergantungan penduduk | Rasio ketergantungan penduduk | Rasio ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14 tahun ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun ke atas (keduanya disebut dengan bukan angkatan kerja) dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun (angkatan kerja | 1 Januari sd 31 Desember 2025 |
| Jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan | Jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan | Jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan adalah jumlah penduduk yang dipetakan berdasarkan tingkat pendidikan | 1 Januari sd 31 Desember 2025 |
| Jumlah penduduk berdasarkan pekerjaan | Jumlah penduduk berdasarkan pekerjaan | Jumlah penduduk berdasarkan pekerjaan adalah jumlah penduduk yang dipetakan berdasarkan jenis pekerjaan | 1 Januari sd 31 Desember 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | JOMBANG |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Kecamatan, Lainnya : desa
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2026-01-31;
Data Mikro: -