Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Pencegahan Dan Penurunan Stunting Kabupaten Malang 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Pencegahan Dan Penurunan Stunting Kabupaten Malang
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.3507.046
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Malang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jln Panji 120 Kepanjen
| Telepon: | (0341) 391621 |
| Faksimile: | (0341) 393731 |
| Email: | dinkes.malangkab@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | drg. IVAN DRIE, MMRS |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Gunawan Djoko Untoro, SKM. M.Si. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat |
| Alamat: | Jl. Panji No. 120 Kepanjen |
| Telepon: | 0341393730 |
| Faksimile: | 0341 393731 |
| Email: | dinkes@malangkab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSalah satu masalah kekurangan gizi yang terjadi di Indonesia adalah Stunting. Stunting adalah sebuah kondisi masalah gizi pada anak di bawah 5 tahun (balita) yang memiliki tinggi badan menurut umurnya kurang dari minus dua standar deviasi (-2 SD) berdasarkan tabel standar WHO. Kondisi ini diakibatkan karena terjadinya kekurangan gizi dalam waktu lama yang diawali sejak janin pada masa kandungan hingga 2 tahun pertama kehidupan. Sejak masa janin sampai usia dua tahun pertama, anak akan mengalami fase pertumbuhan cepat (growth spurt) sehingga fase ini merupakan periode kesempatan emas kehidupan (window of opportunity) bagi anak. Dalam kerangka konsep WHO, stunting merupakan hasil interaksi berbagai faktor, yaitu asupan gizi yang tidak adekuat dan atau kebutuhan gizi yang meningkat yang diakibatkan karena terjadinya infeksi atau penyakit kronis, juga berhubungan dengan kondisi sosio ekonomi yang rendah, asupan nutrisi dan kesehatan ibu yang buruk, dan praktik pemberian makan bayi dan anak yang tidak tepat. Stunting selalu diawali dengan perlambatan pertambahan berat badan (weight faltering) yang dapat terjadi sejak di dalam kandungan dan berlanjut setelah lahir. Anak stunting beresiko mengalami peningkatan morbiditas dan mortalitas, penurunan sistem kekebalan imun dan peningkatan resiko infeksi. Menurut data WHO tahun 2020 menunjukkan 6,7% balita di dunia mengalami gizi kurang dan gizi buruk serta 22,2% menderita stunting (malnutrisi kronik). Sedangkan menurut hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, prevalensi stunting di Indonesia turun 0,1% menjadi 21,5% dan Kabupaten Malang berada di angka 19,5%. Pemerintah Pusat telah Menyusun Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting yang terdiri dari 5 pilar. Tujuannya adalah mempercepat pencegahan stunting dalam kerangka kebijakan dan institusi yang ada. Dari 5 pilar itu kemudian dijabarkan ke dalam 8 aksi integrasi penurunan stunting yang terdiri dari Aksi 1 Analisa Situasi; Aksi 2 Rencana Kegiatan; Aksi 3 Rembuk Stunting; Aksi 4 Peraturan Bupati yang mendukung Percepatan Penurunan Stunting; Aksi 5 Pembinaan Pelaku Percepatan Penurunan Stunting di tingkat Desa; Aksi 6 Sistem Manajemen Data; Aksi 7 Pengukuran dan Publikasi Stunting dan Aksi 8 Review Kinerja Tahunan. Pengukuran dan publikasi stunting adalah upaya pemerintah kabupaten/kota untuk memperoleh data prevalensi stunting terkini pada skala layanan puskesmas, kecamatan dan desa. Hasil pengukuran tinggi badan balita dan publikasi angka stunting digunakan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam gerakan pencegahan dan penurunan stunting. Hasil verifikasi dan validasi data pengukuran status gizi dideseminasikan kepada lintas sektor terkait untuk dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan pelaksanaan intervensi di daerah.
Tujuan Kegiatan
Memberikan informasi mengenai kondisi gizi di masyarakat terutama masalah gizi stunting sehingga dapat digunakan sebagi acuan dalam pengembangan intervensi penurunan stunting di Kabupaten Malang
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-12-01 s.d. 2024-12-15
Desain
2024-12-16 s.d. 2024-12-31
Pengumpulan Data
2025-05-04 s.d. 2025-08-31
Pengolahan Data
2025-05-05 s.d. 2025-09-15
Analisis
2025-09-16 s.d. 2025-09-30
Diseminasi Hasil
2025-10-01 s.d. 2025-10-15
Evaluasi
2025-10-16 s.d. 2025-10-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| balita stunting (pendek dan sangat pendek) | stunting | balita umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Panjang Badan menurut Umur (PB/U) atau Tinggi Badan menurut Umur (TB/U) memiliki Z-score kurang dari -2 SD | Tahunan |
| balita wasting (gizi kurang dan gizi buruk) | wasting | balita umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) memiliki Z-score kurang dari -2 SD | Tahunan |
| Status Gizi | Status Gizi | keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan nutrisi yang diperlukan tubuh untuk metabolisme | tahunan |
| Jenis Kelamin | Jenis Kelamin | Perbedaan antara perempuan dengan laki-laki secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu. Jenis kelamin terbagi atas perempuan dan laki-laki. | tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | MALANG |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Lainnya : Melakukan pengukuran langsung kepada sasaran menggunakan antropometri kit
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : Validasi Data dengan Fasyankes
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Lainnya : Puskesmas
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Lainnya : Puskesmas
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-10-01;
Data Mikro: 2025-10-01;
Variabel Kegiatan
Metadata variabel tidak tersedia.Indikator Kegiatan
-
Bagian dari populasi anak balita pada waktu tertentu, yang bertubuh pendek dan sangat pendek ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.