Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Pasaman
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Syahroeddin No. 293, Lubuk Sikaping
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaskesehatanpasaman@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas (Arma Putera, SKM) |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Jonneri Masli, Skm,mph |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas |
| Alamat: | Jl. Syahroeddin No. 293, Lubuk Sikaping |
| Telepon: | 08126769831 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaskesehatanpasaman@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPasca Pandemi Covid-19, Informasi Kesehatan Sangat Dibutuhkan Dalam Mendukung Keberhasilan Pembangunan Kesehatan. Untuk Itu Pembangunan Kesehatan Harus Dilakukan Dengan Sebaik Mungkin Agar Terwujud Derajat Kesehatan Masyarakat Yang Setinggi-tingginya. Dalam Mendukung Keberhasilan Pembangunan Kesehatan Yang Baik Dibutuhkan Informasi Kesehatan Yang Tepat. Pembangunan Kesehatan Ini Sebagai Program Berkelanjutan Yang Bertujuan Meningkatkan Kualitas Kesejahteraan Masyarakat Yang Berkeadilan Sosial. Sesuai Dengan Visi Kabupaten Pasaman “terwujudnya Masyarakat Pasaman Yang Lebih Baik Dan Bermatabat” Melalui Misi Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Yang Bertujuan Untuk Menghasilkan Masyarakat Kabupaten Pasaman Yang Cerdas, Sehat Dan Kuat Melalui Pendidikan, Kesehatan Dan Pengentasan Kemiskinan. Keberhasilan Pembangunan Kesehatan Sangat Dipengaruhi Oleh Pendekatan, Kebijakan, Dan Strategi Program Yang Tepat Sasaran, Sehingga Sumber Daya Yang Ada Dapat Dimanfaatkan Secara Efektif Dan Efisien, Maka Upaya-upaya Pembangunan Kesehatan Diselenggarakan Secara Terintegrasi Sejak Dari Perencanaan Sampai Ke Pelaksanaan, Pemantauan Dan Evaluasinya. Dukungan Data Dan Informasi Kesehatan Yang Akurat, Tepat, Dan Cepat Sangat Menentukan Dalam Pengambilan Keputusan Menuju Arah Kebijakan Dan Strategi Pembangunan Kesehatan Yang Berkualitas. Dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Kesehatan Maka Diperlukan Suatu Perencanaan Yang Sistematis Dan Terarah Dengan Baik. Perencanaan Yang Baik Dapat Dilaksanakan Dengan Mengacu Pada Data-data Kesehatan Yang Ada. Sumber Data Kesehatan Yang Akurat Ditunjang Dengan Adanya Sitem Informasi Kesehatan Yang Baik. Dalam Rencana Pokok Program Pembangunan Jangka Panjang Bidang Kesehatan (rp3jpk) Disebutkan Bahwa Sistim Informasi Kesehatan Perlu Ditingkatkan Dan Dikembangkan Untuk Menunjang Sepenuhnya Pelaksanaan Manajemen Dan Pengembangan Upaya Kesehatan Melalui Penerapan Teknologi Dari Yang Sederhana Sampai Yang Mutakhir. Salah Satu Output Dari Sistem Informasi Kesehatan Dan Komunikasi Publik Adalah Buku Profil Kesehatan Tahun 2022 Yang Merupakan Paket Penyajian Data Dan Informasi Kesehatan Yang Lengkap Dan Terbaru Mengenai Situasi Dan Kondisi Kesehatan Yang Cukup Komprehensif Berdasarkan Ketersediaan Data, Informasi, Dan Indikator Kesehatan Yang Ada. Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman Tahun 2022 Ini Berisi Data Sumber Daya Kesehatan, Pembiayaan Kesehatan, Kesehatan Keluarga, Pengendalian Penyakit Dan Informasi Kesehatan Lainnya. Sumber Data Diperoleh Dari Unit Teknis Di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Serta Institusi Terkait Lainnya Seperti Badan Pusat Statistik (bps) Dan Rsi Ibnu Sina Yarsi Panti. Data Dan Informasi Yang Ditampilkan Pada Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman Dapat Membantu Dalam Melihat Capaian Program Kesehatan Antara Satu Kecamatan Dengan Kecamatan Lain Yang Ada Di Kabupaten Pasaman, Serta Sebagai Dasar Untuk Perencanaan Program Pembangunan Kesehatan Selanjutnya. Semoga Publikasi Ini Dapat Berguna Bagi Semua Pihak, Baik Pemerintah, Organisasi Profesi, Akademisi, Sektor Swasta, Dan Masyarakat Serta Berkontribusi Secara Positif Bagi Pembangunan Kesehatan Khususnya Di Kabupaten Pasaman.
Tujuan Kegiatan
Dengan Adanya Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman Tahun 2022 Semoga Dapat Berguna Bagi Semua Pihak, Baik Pemerintah, Organisasi Profesi, Akademisi, Sektor Swasta Dan Masyarakat Serta Berkontribusi Positif Bagi Pembangunan Kesehatan Di Indonesia. Kami Mengharapkan Tanggapan Dan Saran Demi Penyempurnaannya Di Masa Mendatang. Semoga Dokumen Ini Bermanfaat Bagi Kita Semua.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-11-05 s.d. 2024-12-30
Desain
2025-01-02 s.d. 2025-01-10
Pengumpulan Data
2025-01-13 s.d. 2025-02-07
Pengolahan Data
2025-02-10 s.d. 2025-02-25
Analisis
2025-02-26 s.d. 2025-03-18
Diseminasi Hasil
2025-03-18 s.d. 2025-03-28
Evaluasi
2025-04-04 s.d. 2025-04-14
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Tenaga Kesehatan | Jumlah Tenaga Kesehatan | Jumlah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/ atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan melakukan upaya kesehatan. | 2024 |
| Jumlah peserta JKN | Jumlah peserta JKN | Jumlah peserta yang menjadi bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang mengatur tata cara penyelenggaraan program Jaminan Sosial oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. | 2024 |
| Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td) | Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td) | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td) sebagai imunisasi lanjutan | 2024 |
| Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah | Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah | Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan tablet tambah darah sesuai standar tablet darah yang ditetapkan pemerintah | 2024 |
| Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan selama masa nifas dan pelayanan yang mendukung bayi yang dilahirkannya sampai berusia 2 (dua) tahun. | 2024 |
| Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal | Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal | Jumlah bayi yang mendapatkan pelayanan pada usia 0-28 hari | 2024 |
| Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar | Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar | Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar sesuai yang ditetapkan pemerintah | 2024 |
| Jumlah bayi dan balita yang mendapatkan vitamin A | Jumlah bayi dan balita yang mendapatkan vitamin A | Jumlah bayi (usia 6-11 bulan) dan balita (usia 12-59 bulan) yang mendapatkan vitamin A | 2024 |
| Status gizi balita | Status gizi balita | Pemantauan status gizi balita berdasarkan indeks antropometri (berat badan dan tinggi badan) | 2024 |
| Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan | Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan | Jumlah sekolah yang melaksanakan pelayanan kesehatan kepada anak usia sekolah sesuai dengan peraturan pemerintah. | 2024 |
| Angka Kematian Ibu | Angka Kematian Ibu | Angka yang menunjukkan jumlah wanita yang meninggal karena suatu penyebab kematian seperti gangguan kehamilan atau penanganannya selama kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas tanpa memperhitungkan lama kehamilan. | 2024 |
| Angka Kematian Balita | Angka Kematian Balita | Angka yang menunjukkan penduduk yang meninggal sebelum usia 5 tahun | 2024 |
| Angka Kematian Bayi | Angka Kematian Bayi | Angka yang menunjukkan penduduk yang meninggal sebelum usia 1 tahun | 2024 |
| Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota | Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota | Jumlah Sarana Air Minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota berupa pengawasan kualitas dan pengawasan pemenuhan syarat kesehatan | 2024 |
| Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak | Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak | Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang memenuhi kriteria bangunan dan persyaratan kesehatan. | 2024 |
| Jumlah desa STOP BABS | Jumlah desa STOP BABS | Jumlah Desa/kelurahan yang seluruh penduduknya tidak lagi melakukan praktik buang air besar sembarangan melalui proses verifikasi | 2024 |
| Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dapat menular ke manusia yang disebabkan oleh agen biologi, antara lain virus, bakteri, jamur, dan parasit. Contohnya Tuberkulosis, HIV dan AIDS, Pneumonia, Diare, Kusta, Covid-19 | 2024 |
| Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yang terdiri dari Tetanus Neonatorum, Campak, Difteri, Pertusis, dan Hepatitis B. | 2024 |
| Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dapat menular ke manusia yang disebabkan oleh vektor dan binatang pembawa penyakit. Contohnya DBD, Malaria, dan Filariasis. | 2024 |
| Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang tidak bisa ditularkan dari orang ke orang, yang perkembangannya berjalan perlahan dalam jangka waktu yang panjang (kronis). Contohnya Hipertensi dan Diabetes Mellitus | 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | PASAMAN |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Lainnya : Website
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Labor Dinkes, Rumah sakit dan puskesmas di Kab Pasaman
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Verifikasi Data
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Kabupaten Pasaman
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-03-28;
Digital (softcopy): 2025-03-28;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Angka yang menunjukkan jumlah wanita yang meninggal karena suatu penyebab kematian seperti gangguan kehamilan atau penanganannya selama kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas tanpa memperhitungkan lama kehamilan.
-
Jumlah Sarana Air Minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota berupa pengawasan kualitas dan pengawasan pemenuhan syarat kesehatan
-
Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang memenuhi kriteria bangunan dan persyaratan kesehatan.
-
Jumlah ibu hamil yang mendapatkan imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td) sebagai imunisasi lanjutan
-
Jumlah Desa/kelurahan yang seluruh penduduknya tidak lagi melakukan praktik buang air besar sembarangan melalui proses verifikasi
-
Jumlah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/ atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan melakukan upaya kesehatan.
-
Jumlah bayi (usia 6-11 bulan) dan balita (usia 12-59 bulan) yang mendapatkan vitamin A
-
Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar sesuai yang ditetapkan pemerintah
-
Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan selama masa nifas dan pelayanan yang mendukung bayi yang dilahirkannya sampai berusia 2 (dua) tahun.
-
Jumlah kasus penyakit yang dapat menular ke manusia yang disebabkan oleh agen biologi, antara lain virus, bakteri, jamur, dan parasit. Contohnya Tuberkulosis, HIV dan AIDS, Pneumonia, Diare, Kusta, Covid 19
-
Jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yang terdiri dari Tetanus Neonatorum, Campak, Difteri, Pertusis, dan Hepatitis B.
-
Jumlah peserta yang menjadi bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang mengatur tata cara penyelenggaraan program Jaminan Sosial oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
-
Jumlah kasus penyakit yang tidak bisa ditularkan dari orang ke orang, yang perkembangannya berjalan perlahan dalam jangka waktu yang panjang (kronis). Contohnya Hipertensi dan Diabetes Mellitus
-
Jumlah sekolah yang melaksanakan pelayanan kesehatan kepada anak usia sekolah sesuai dengan peraturan pemerintah.
-
Angka yang menunjukkan penduduk yang meninggal sebelum usia 1 tahun
-
Jumlah kasus penyakit yang dapat menular ke manusia yang disebabkan oleh vektor dan binatang pembawa penyakit. Contohnya DBD, Malaria, dan Filariasis.
-
Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan tablet tambah darah sesuai standar tablet darah yang ditetapkan pemerintah
-
jumlah balita berdasarkan pemantauan status gizi balita dengan indeks antropometri (berat badan dan tinggi badan)
-
Angka yang menunjukkan penduduk yang meninggal sebelum usia 5 tahun
-
Jumlah bayi yang mendapatkan pelayanan pada usia 0-28 hari
Indikator Kegiatan
-
Angka kematian = 48 jam setelah dirawat untuk tiap-tiap 1.000 pasien keluar.
-
Persentase pemakaian tempat tidur pada satu-satuan waktu tertentu.
-
Desa/kelurahan dimana 80% dari jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapat imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun
-
Angka kematian umum untuk tiap-tiap 1.000 pasien keluar.