Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Kejadian Bencana 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Kejadian Bencana
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.7314.002
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sidenrneg Rappang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Kompleks SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpbdsidrap2015@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | H. Sudarmin,SE.,M.Si |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Mursalim Halim, S.STP |
| Jabatan: | Sekertaris BPBD Kab. Sidrap |
| Alamat: | Jl. Harapan Baru Kompleks SKPD Sidrap |
| Telepon: | 083850234999 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpbdsidrap2015@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBencana alam merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari, namun dampaknya dapat diminimalisir melalui perencanaan dan penanganan yang tepat berbasis data. Kabupaten Sidenreng Rappang, seperti wilayah lain di Indonesia, tidak luput dari berbagai kejadian bencana alam, terutama bencana banjir yang secara periodik terjadi di beberapa wilayah rawan. Kejadian kejadian ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian besar baik secara ekonomi maupun sosial. Sebagai bentuk tanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidenreng Rappang secara rutin setiap tahun melaksanakan kegiatan kompilasi data kejadian bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun seluruh informasi dan dokumentasi kejadian bencana yang terjadi sepanjang tahun, khususnya tahun 2025, guna menjadi dasar dalam penyusunan laporan akhir tahunan dan pengembangan database digital yang akurat dan terintegrasi. Proses pengumpulan data ini menghadapi berbagai tantangan, di antaranya kondisi geografis dan infrastruktur yang menyulitkan akses ke lokasi-lokasi terdampak, sehingga memerlukan kerja sama lintas sektor mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga unsur TNI/Polri, serta instansi terkait lainnya. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memastikan data yang dikompilasi bersifat valid, lengkap, dan representatif terhadap kondisi riil di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang memiliki data yang komprehensif sebagai dasar untuk evaluasi kebijakan, perencanaan mitigasi risiko bencana, serta peningkatan kapasitas kesiapsiagaan di masa mendatang
Tujuan Kegiatan
Kegiatan kompilasi data kejadian bencana tahun 2025 Kabupaten Sidenreng Rappang diselenggarakan dengan tujuan sebagai berikut: 1. *Menghimpun dan menyusun data kejadian bencana* yang terjadi di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang sepanjang tahun 2025 secara sistematis dan terstandar. 2. *Membangun database digital kejadian bencana* yang akurat dan mudah diakses sebagai dasar perencanaan, kebijakan, dan pengambilan keputusan dalam penanggulangan bencana. 3. *Mengevaluasi tren, frekuensi, dan dampak kejadian bencana*, khususnya banjir, guna mengidentifikasi wilayah rawan serta kebutuhan penanganan dan mitigasi ke depan. 4. *Memperkuat koordinasi lintas sektor* dalam pengumpulan dan verifikasi data bencana, sehingga tercipta sinergi antar pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana. 5. *Menyusun laporan akhir tahunan kejadian bencana tahun 2025* sebagai bentuk pertanggungjawaban BPBD kepada pemerintah daerah dan masyarakat
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-02 s.d. 2025-01-02
Desain
2025-01-02 s.d. 2025-01-02
Pengumpulan Data
2025-01-05 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-01-05 s.d. 2025-12-31
Analisis
2025-01-05 s.d. 2025-12-31
Diseminasi Hasil
2025-12-31 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2025-12-31 s.d. 2026-01-02
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nama Kejadian | Nama Kejadian | Kejadian bencana yang terjadi | pada saat kejadian |
| Waktu Kejadian | Waktu Kejadian | Tanggal dan jam kejadian bencana | pada saat kejadian |
| Lokasi Kejadian | Lokasi Kejadian | Lokasi kejadian bencana (Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan, Alamat) | pada saat kejadian |
| Korban meninggal dunia | Korban meninggal dunia | Jumlah korban yang meninggal dunia akibat dari kejadian bencana | pada saat kejadian |
| Korban luka/sakit | Korban luka/sakit | Jumlah korban yang menaglami luka/sakit akibat dari kejadian bencana | pada saat kejadian |
| Penderita/Terdampak | Penderita/Terdampak | Jumlah penderita akibat dari kejadian bencana | pada saat kejadian |
| Pengungsi/Terdampak | Pengungsi/Terdampak | Jumlah pengungsi akibat dari kejadian bencana | pada saat kejadian |
| Kerusakan | Kerusakan | Jumlah fasilitas atau lahan yang rusak akibat dari kejadian bencana dikelompokkan menurut jenis fasilitas/lahan dan kondisi kerusakan. Kondisi kerusakan dibedakan berdasarkan rusak ringan (RR), rusak sedang (RS), rusak berat (RB) | pada saat kejadian |
| kode wilayah | kode wilayah | serangkaian angka yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan wilayah administrasi pemerintahan di Indonesia, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan contoh Kab. Sidrap (73.14) | pada saat kejadian |
| titik koordinat | titik koordinat | sistem penunjuk lokasi yang menggunakan dua nilai numerik, yaitu garis lintang (latitude) dan garis bujur (longitude), untuk menentukan posisi suatu titik di permukaan bumi | pada saat kejadian |
| keterangan | keterangan | mencakup kronologis kejadian, upaya yang dilakukan, kendala, kebutuhan mendesak, dll | pada saat kejadian |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI SELATAN | SIDENRENG RAPPANG |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu, Rumah Tangga, Usaha/perusahaan, Lainnya : Area Persawahan dan Infrastruktur
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 5
Pengumpul data/enumerator: 10
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga, Usaha/perusahaan, Lainnya : Area Persawahan dan Infrastruktur
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : Kelurahan/Desa
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-31;
Digital (softcopy): 2025-12-31;
Data Mikro: 2025-12-31;
Variabel Kegiatan
-
Nama wilayah yang dipimpin oleh kepala desa/kepala kelurahan (lurah) yang berada di bawah koordinasi camat.
-
Penilaian kerugian ekonomi pasca bencana pada berbagai sektor pembangunan (pemukiman, infrastruktur, ekonomi produktif, sosial dan lintas sektor) yang diakibatkan oleh bencana pada sebuah kota
-
bencana tersebut terjadi dikarenakan apa seperti banjir penyebab nya karena curah hujan yang tinggi
-
Tanggal yang memuat informasi hari, bulan, dan tahun (ddmmyyyy). a. Dalam hal informasi tanggal dan/atau bulan tidak diperlukan, kode tanggal/bulan diisi dengan kode 01. b. Dalam hal informasi yang dibutuhkan hanya bulan, kode tanggal diisikan 01 dan kode tahun diisikan tahun referensi yang digunakan. c.....
-
jumlah jiwa yang terdampak bencana
-
Nama kejadian dari jenis bencana. Jika satu kejadian melibatkan lebih dari satu tipe kejadian bencana, ditentukan satu tipe kejadian utama. Misalnya, banjir dapat menyebabkan tanah longsor, jenis kejadiannya adalah banjir sedangkan nama kejadiannya adalah banjir dan tanah longsor.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya kejadian peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
-
Banyaknya orang yang mengalami kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis, dan meninggal dunia akibat kecelakaan, bencana, dan/atau kondisi membahayakan manusia.