Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pengumpulan Data Serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) Pada Komoditas Utama Tanaman Pangan dan Hortikultura Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Timur 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanPengumpulan Data Serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) Pada Komoditas Utama Tanaman Pangan dan Hortikultura Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Timur
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-22.3500.120
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Ahmad Yani No. 152, Gayungan Kota Surabaya, Jawa Timur 60235
| Telepon: | 031 - 8280110 |
| Faksimile: | 031 - 8290407 |
| Email: | dipertajatim@yahoo.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tmur |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | - |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur |
| Alamat: | Jl. Ahmad Yani No. 152, Gayungan, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur |
| Telepon: | (031) 8280110 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dipertajatim@yahoo.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanDi dalam proses produksi pertanian, serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan salah satu faktor yang menurunkan produksi dan produktivitas hasil pertanian. Untuk itulah diperlukannya Pengumpulan Data Serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) pada komoditas tanaman pangan dan hortikultura dalam upaya menekan serangan OPT
Tujuan Kegiatan
Untuk mengetahui data dari serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) komoditas tanaman pangan dan hortikultura yang merupakan salah satu faktor penyebab penurunan produksi dan produktivitas hasil pertanian
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-11-01 s.d. 2023-11-10
Desain
2023-12-01 s.d. 2023-12-31
Pengumpulan Data
2024-01-02 s.d. 2024-12-09
Pengolahan Data
2024-01-16 s.d. 2024-12-12
Analisis
2024-01-16 s.d. 2024-12-19
Diseminasi Hasil
2024-02-20 s.d. 2025-01-20
Evaluasi
2024-02-20 s.d. 2025-01-20
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Lokasi (Wilker, Desa) | 1. Wilayah Kerja 2. Desa 3. Area Pengamatan | Merupakan wilayah administratif kecamatan yang merupakan area kerja pengamatan/ pengendalian OPT yang menjadi tanggungjawab petugas (POPT) | - |
| Komoditas | Jenis tanaman | Jenis tanaman pangan yang terdiri dari Padi, Jagung, Kedelai, Kacang tanah, Kacang hijau, Ubi kayu, Ubi jalar, dan Porang | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| Varietas | Kategori taksonomik | Varietas dapat didefinisikan sebagai sekelompok tanaman dari suatu jenis atau spesies tanaman yang memiliki karakteristik tertentu seperti bentuk, pertumbuhan tanaman, daun, bunga, dan biji yang dapat membedakan dari jenis atau spesies tanaman lain, dan apabila diperbanyak tidak mengalami perubahan | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| Umur tanaman (hst) | Luas tanaman dari masing-masing komoditas | Umur tanaman yang dihitung sejak hari setelah tanam | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| Jenis OPT | Jenis organisme perusak tanaman | Merupakan jenis semua organisme yang dapat merusak, mengganggu kehidupan, atau menyebabkan kematian tumbuhan | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| Luas tambah serangan pada periode laporan (Ha) | Luas panen setelah tanaman cukup umur pada lahan bukan sawah | Luas tanaman terserang OPT yang baru pada periode pengamatan dan belum pernah dilaporkan yang dinyatakan dalam hektar | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| Luas Keadaan Serangan pada Periode Laporan (Ha) | 1. Luas area 2. Serangan OPT | Merupakan luas area pertanaman yang terkena OPT sesuai kondisi pada saat periode laporan yang dinyatakan dalam hektar | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| Luas Waspada (Ha) | Luas area berpotensi terserang OPT | Luas waspada adalah luas area pertanaman yang berpotensi terserang OPT berdasarkan populasi/intensitas serangan OPT, rasio musuh alami, kerentanan varietas dan umur tanaman, dan faktor lingkungan lainnya termasuk keadaan serangan OPT di sekitarnya | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| [Luas Pengendalian (Ha)] Cara lain | 1. Luas 2. Cara pengendalian lain | Merupakan luas tanaman pada lahan terserang OPT yang dikendalikan dengan cara lain selain pestisida dan eradikasi yang dinyatakan dalam hektar | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| [Luas Pengendalian (Ha)] Eradikasi | 1. Luas 2. Pemusnahan tanaman | Merupakan luas tanaman pada lahan terserang OPT yang dikendalikan dengan eradikasi atau pemusnahan terhadap tanaman yang terserang OPT yang dinyatakan dalam hektar | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| [Luas Pengendalian (Ha)] Pestisida | Luas panen sebelum tanaman cukup umur pada lahan bukan sawah | Merupakan luas tanaman pada lahan terserang OPT yang dikendalikan dengan pestisida yang dinyatakan dalam hektar | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| [Sisa Periode Sebelumnya] Luas Panen | Lahan yang Ditanami Pohon /Hutan Rakyat dan selain lahan sawah | Luas panen dari serangan periode sebelumnya | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| [Sisa Periode Sebelumnya] Luas Terkendali | Tanaman akhir bulan laporan | Luas terkendali adalah tidak bertambah/berkembangnya luas serangan OPT (standing crop/tegakan) / populasi/intensitas serangan dibandingkan luas serangan periode sebelumnya sebagai hasil tindakan pengendalian | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| [Sisa Periode Sebelumnya] Sisa Serangan/Perubahan Kategori | 1. Tanaman yang masih terkena OPT 2. Tanaman yang mengalami perubahan kategori | Luas pertanaman yang masih terkena OPT atau mengalami perubahan kategori pada periode laporan berikutnya yang dinyatakan dalam hektar. Luas sisa serangan/perubahan kategori dibagi menjadi R (Ringan), S(Sedang), B(Berat), dan P(Puso) | Awal bulan dan pertengahan bulan |
| Luas Tanam (Ha) | Luas tanam | Luas tanaman dari masing-masing komoditas yang diperiksa setiap setengah bulan | Awal bulan dan pertengahan bulan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | PACITAN |
| JAWA TIMUR | PONOROGO |
| JAWA TIMUR | TRENGGALEK |
| JAWA TIMUR | TULUNGAGUNG |
| JAWA TIMUR | BLITAR |
| JAWA TIMUR | KEDIRI |
| JAWA TIMUR | MALANG |
| JAWA TIMUR | LUMAJANG |
| JAWA TIMUR | JEMBER |
| JAWA TIMUR | BANYUWANGI |
| JAWA TIMUR | BONDOWOSO |
| JAWA TIMUR | SITUBONDO |
| JAWA TIMUR | PROBOLINGGO |
| JAWA TIMUR | PASURUAN |
| JAWA TIMUR | SIDOARJO |
| JAWA TIMUR | MOJOKERTO |
| JAWA TIMUR | JOMBANG |
| JAWA TIMUR | NGANJUK |
| JAWA TIMUR | MADIUN |
| JAWA TIMUR | MAGETAN |
| JAWA TIMUR | NGAWI |
| JAWA TIMUR | BOJONEGORO |
| JAWA TIMUR | TUBAN |
| JAWA TIMUR | LAMONGAN |
| JAWA TIMUR | GRESIK |
| JAWA TIMUR | BANGKALAN |
| JAWA TIMUR | SAMPANG |
| JAWA TIMUR | PAMEKASAN |
| JAWA TIMUR | SUMENEP |
| JAWA TIMUR | KOTA KEDIRI |
| JAWA TIMUR | KOTA BLITAR |
| JAWA TIMUR | KOTA MALANG |
| JAWA TIMUR | KOTA PROBOLINGGO |
| JAWA TIMUR | KOTA PASURUAN |
| JAWA TIMUR | KOTA MOJOKERTO |
| JAWA TIMUR | KOTA MADIUN |
| JAWA TIMUR | KOTA SURABAYA |
| JAWA TIMUR | KOTA BATU |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Data Sekunder
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kabupaten/Kota
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 1
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-01-20;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Luas panen dari serangan periode sebelumnya
-
Luas pertanaman yang masih terkena OPT atau mengalami perubahan kategori pada periode laporan berikutnya yang dinyatakan dalam hektar. Luas sisa serangan/perubahan kategori dibagi menjadi R (Ringan), S(Sedang), B(Berat), dan P(Puso)
-
Luas terkendali adalah tidak bertambah/berkembangnya luas serangan OPT (standing crop/tegakan) / populasi/intensitas serangan dibandingkan luas serangan periode sebelumnya sebagai hasil tindakan pengendalian.
-
Merupakan luas tanaman pada lahan terserang OPT yang dikendalikan dengan eradikasi atau pemusnahan terhadap tanaman yang terserang OPT yang dinyatakan dalam hektar.
-
Luas tanaman terserang OPT yang baru pada periode pengamatan dan belum pernah dilaporkan yang dinyatakan dalam hektar
-
Merupakan jenis semua organisme yang dapat merusak, mengganggu kehidupan, atau menyebabkan kematian tumbuhan
-
Varietas dapat didefinisikan sebagai sekelompok tanaman dari suatu jenis atau spesies tanaman yang memiliki karakteristik tertentu seperti bentuk, pertumbuhan tanaman, daun, bunga, dan biji yang dapat membedakan dari jenis atau spesies tanaman lain, dan apabila diperbanyak tidak mengalami perubahan
-
Umur tanaman yang dihitung sejak hari setelah tanam
-
Jenis tanaman pangan yang terdiri dari Padi, Jagung, Kedelai, Kacang tanah, Kacang hijau, Ubi kayu, Ubi jalar, dan Porang
-
Merupakan luas tanaman pada lahan terserang OPT yang dikendalikan dengan pestisida yang dinyatakan dalam hektar.
-
Merupakan wilayah administratif kecamatan yang merupakan area kerja pengamatan/ pengendalian OPT yang menjadi tanggungjawab petugas (POPT)
-
Merupakan luas tanaman pada lahan terserang OPT yang dikendalikan dengan cara lain selain pestisida dan eradikasi yang dinyatakan dalam hektar.
-
Luas tanaman dari masing-masing komoditas yang diperiksa setiap setengah bulan
-
Merupakan luas area pertanaman yang terkena OPT sesuai kondisi pada saat periode laporan yang dinyatakan dalam hektar.
-
Luas waspada adalah luas area pertanaman yang berpotensi terserang OPT berdasarkan populasi/intensitas serangan OPT, rasio musuh alami, kerentanan varietas dan umur tanaman, dan faktor lingkungan lainnya termasuk keadaan serangan OPT di sekitarnya.
Indikator Kegiatan
-
Jumlah luas keadaan serangan pada periode laporan dengan kategori berat yang dituliskan dalam hektar
-
Jumlah luas tambah serangan pada periode pelaporan baik kategori R (Ringan), S (Sedang), B (Berat), maupun P (Puso)
-
Jumlah luas keadaan serangan pada periode laporan dengan kategori puso yang dituliskan dalam hektar
-
Jumlah sisa serangan/perubahan kategori periode sebelumnya baik dari jenis serangan/perubahan R (Ringan), S (Sedang), B (Berat), maupun P (Puso) yang dituliskan dalam hektar
-
Jumlah luas keadaan serangan pada periode laporan dengan kategori ringan yang dituliskan dalam hektar
-
Jumlah luas keadaan serangan pada periode laporan baik jenis serangan R (Ringan), S (Sedang), B (Berat), maupun P (Puso)
-
Jumlah luas keadaan serangan pada periode laporan dengan kategori sedang yang dituliskan dalam hektar
-
Jumlah luas pengenadalian tanaman yang terserang OPT baik dengan pengendalian pestisida kimia maupun hayat, eradikasi, dan cara lain yang dituliskan dalam satuan hektar