Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) Kabupaten Sijunjung Tahun 2025 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) Kabupaten Sijunjung Tahun 2025
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.1304.002
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Pasar Inpres Gedung Bersama
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | pangandanperikanandinas@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Sekretaris Daerah |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Feri Ferdian Saputra, S.Kom, M.M |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan |
| Alamat: | Muaro Sijunjung |
| Telepon: | 082268915421 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dispaperi_sijunjung@yahoo.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanUndang-undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan Pasal 114 dan Peraturan Pemerintah No. 17 tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi Pasal 75 mengamanatkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya berkewajiban membangun, menyusun, dan mengembangkan Sistem Informasi Pangan dan Gizi yang terintegrasi, yang dapat digunakan untuk perencanaan, pemantauan dan evaluasi, stabilisasi pasokan dan harga pangan serta sebagai sistem peringatan dini terhadap masalah pangan dan kerawanan pangan dan gizi.Informasi tentang ketahanan dan kerentanan pangan penting untuk memberikan informasi kepada para pembuat keputusan dalam pembuatan program dan kebijakan, baik di tingkat pusat maupun tingkat lokal, untuk lebih memprioritaskan intervensi dan program berdasarkan kebutuhan dan potensi dampak kerawanan pangan yang tinggi. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu instrumen untuk mengelola krisis pangan dalam rangka upaya perlindungan/ penghindaran dari krisis pangan dan gizi baik jangka pendek, menengah maupun panjang. Dalam rangka menyediakan informasi ketahanan pangan yang akurat dan komprehensif, disusunlah Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas-FSVA sebagai instrumen untuk monitoring ketahanan pangan wilayah. Di tingkat nasional FSVA disusun sejak tahun 2002 bekerja sama dengan World Food Programme (WFP). Kerjasama tersebut telah menghasilkan Peta Kerawanan Pangan (Food Insecurity Atlas - FIA) pada tahun 2005. Pada tahun 2009, 2015, 2018 disusun Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA).Sebagai tindak lanjut penyusunan FSVA Nasional disusun pula FSVA Provinsi dengan analisis sampai tingkat kecamatan dan FSVA Kabupaten dengan analisis sampai tingkat desa. Dengan demikian, permasalahan pangan dapat dideteksi secara cepat sampai level yang paling bawah. FSVA kabupaten telah disusun sejak tahun 2012 dan dimutakhirkan pada tahun 2016. Untuk mengakomodir perkembangan situasi ketahanan pangan, maka dilakukan pemutakhiran FSVA Kabupaten pada tahun 2019. Seperti halnya FSVA Nasional dan Provinsi, FSVA Kabupaten menyediakan sarana bagi para pengambil keputusan untuk secara cepat dalam mengidentifikasi daerah yang lebih rentan, dimana investasi dari berbagai sektor seperti pelayanan jasa, pembangunan manusia dan infrastruktur yang berkaitan dengan ketahanan pangan dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap penghidupan, ketahanan pangan dan gizi masyarakat pada tingkat desa. Pengembangan FSVA tingkat Nagari / desa merupakan hal yang sangat penting, dimana kondisi ekologi dan kepulauan yang membentang dari timur ke barat, kondisi iklim yang dinamis dan keragaman sumber penghidupan masyarakat menunjukkan adanya perbedaan situasi ketahanan pangan dan gizi di masing-masing wilayah. FSVA Kabupaten akan menjadi alat yang sangat penting dalam perencanaan dan pengambilan keputusan untuk mengurangi kesenjangan ketahanan pangan.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan informasi ketahanan pangan yang akurat dan komprehensif
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-11-01 s.d. 2025-11-07
Desain
2025-11-01 s.d. 2025-11-07
Pengumpulan Data
2025-11-08 s.d. 2025-11-14
Pengolahan Data
2025-11-15 s.d. 2025-11-24
Analisis
2025-11-25 s.d. 2025-11-30
Diseminasi Hasil
2025-12-01 s.d. 2025-12-07
Evaluasi
2025-12-01 s.d. 2025-12-12
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Luas Lahan Sawah | Luas lahan sawah (irigrasi & non-irigasi) dalam satuan hektar (Ha) | Luas lahan sawah (irigasi & non-irigasi) dalam satuan hekitar (Ha) | Tahunan |
| Sarana Penyedia Pangan | Jumlah total pasar, toko, warung, dan minimarket yang menjual bahan pangan pokok. | Jumlah total pasar, toko, warung, dan minimarket yang menjual bahan pangan pokok. | Tahunan |
| Penduduk Desil 1 | Jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah (10% terbawah). | Jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah (10% terbawah). | Tahunan |
| Akses Penghubung | Status keterjangkauan transportasi (darat, air, udara) untuk distribusi pangan. | Status keterjangkauan transportasi (darat, air, udara) untuk distribusi pangan. | Tahunan |
| Rumah Tangga Tanpa Air Bersih | Rumah tangga yang tidak memiliki akses ke sumber air minum terlindung. | Rumah tangga yang tidak memiliki akses ke sumber air minum terlindung. | Tahunan |
| Tenaga Kesehatan | Jumlah dokter, bidan, perawat, dan tenaga gizi yang bertugas di wilayah tersebut. | Jumlah dokter, bidan, perawat, dan tenaga gizi yang bertugas di wilayah tersebut. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | SIJUNJUNG |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kabupaten
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : verifikasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 1
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Desa/Kelurahan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Rumah tangga yang tidak memiliki akses ke sumber air minum terlindung.
-
Jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah (10% terbawah).
-
Rumah tangga yang tidak memiliki akses ke sumber air minum terlindung.
-
Luas lahan sawah (irigasi & non-irigasi) dalam satuan hektar (Ha).
-
Jumlah dokter, bidan, perawat, dan tenaga gizi yang bertugas di wilayah tersebut.
-
Jumlah total pasar, toko, warung, dan minimarket yang menjual bahan pangan pokok.
Indikator Kegiatan
-
Luas lahan pertanian di bandingkan dengan jumlah penduduk
-
Desa yang tidak memiliki akses penghubung memadai melalui darat atau air atau udara
-
Desa yang tidak memiliki akses penghubung memadai melalui darat atau air atau udara
-
Jumlah penduduk dengan status kesejahteraan terendah (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) dibandingkan jumlah penduduk desa
-
Jumlah rumah tangga desil 1 dengan sumber air bersih tidak terlindung dibandingkan jumlah rumah tangga desa
-
Jumlah penduduk dengan status kesejahteraan terendah (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) dibandingkan jumlah penduduk desa