Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Peternakan Kabupaten Sumba Barat 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Peternakan Kabupaten Sumba Barat
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumba Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Adhyaksa No 24
| Telepon: | 038721358 |
| Faksimile: | - |
| Email: | keswandinaspeternakan@yahoo.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Dikson Erensuek, S.Pt. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Produksi |
| Alamat: | Jl. Adhyaksa |
| Telepon: | 085337953981 |
| Faksimile: | - |
| Email: | - |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanDalam UU Nomor 41 Tahun 2014 yang di maksud dengan Peternakan adalah segala urusan yang berkaitan dengan sumber daya fisik, Benih, Bibit, Bakalan, Ternak Ruminansia Indukan, Pakan, Alat dan Mesin Peternakan, budi daya Ternak, panen, pascapanen, pengolahan, pemasaran, pengusahaan, pembiayaan, serta sarana dan prasarana. Populasi ternak adalah total jumlah hewan ternak (seperti sapi, kambing, ayam, dll.) yang dipelihara di suatu wilayah dalam waktu tertentu, mencerminkan kuantitas dan struktur seperti jumlah induk, pejantan, dan anak, yang penting untuk data statistik, perencanaan, dan pengelolaan peternakan di tingkat lokal hingga global. Dinas peternakan dan kesehatan hewan setiap tahunnya mencatat data populasi ternak baik itu ternak besar (sapi,kuda dan kerbau), ternak kecil (kambing,domba dan babi) dan ternak unggas (ayam buras, ayam pedaging dan entok/itik manila). Data populasi ini sangat penting untuk mengetahui jumlah ternak yang ada di kabupaten sumba barat dan juga sebagai bahan evaluasi bagi dinas terkait tentang pelayanan kesehatan hewan dan juga penyuluhan ke kelompok tenak. Selain itu Mengetahui data populasi ternak sangat penting karena berfungsi sebagai landasan untuk pengambilan keputusan strategis di berbagai sektor, terutama pertanian, ekonomi, dan lingkungan.
Tujuan Kegiatan
Perencanaan dan Kebijakan Pertanian: Data populasi ternak memungkinkan pemerintah dan lembaga terkait untuk merancang kebijakan yang efektif, seperti alokasi sumber daya, program bantuan pakan, dan manajemen kesehatan hewan. Ini membantu memastikan ketahanan pangan nasional dengan menyeimbangkan produksi dan permintaan daging, susu, atau produk ternak lainnya. Pengembangan Ekonomi: Data ini vital untuk menganalisis pasar, mengidentifikasi peluang investasi, dan mendukung mata pencaharian peternak. Informasi yang akurat membantu dalam menentukan potensi ekspor, mengelola impor, serta menstabilkan harga produk ternak di pasar lokal. Manajemen Kesehatan Hewan dan Pengendalian Penyakit: Data populasi yang rinci sangat penting untuk memantau penyebaran penyakit ternak (seperti flu burung, demam babi Afrika, atau penyakit mulut dan kuku). Ini memungkinkan dilakukannya tindakan pencegahan yang cepat, seperti program vaksinasi massal atau karantina, untuk meminimalkan kerugian ekonomi dan risiko kesehatan masyarakat. Perlindungan Lingkungan: Informasi tentang jumlah dan lokasi ternak membantu dalam menilai dampak lingkungan dari peternakan, termasuk emisi gas rumah kaca, penggunaan lahan, dan pengelolaan limbah. Hal ini mendukung praktik peternakan yang lebih berkelanjutan. Penelitian dan Inovasi: Para peneliti menggunakan data populasi ternak untuk mempelajari tren genetik, menguji metode pemuliaan baru, dan mengembangkan teknologi pakan yang lebih efisien guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan hewan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-11-01 s.d. 2024-11-30
Desain
2024-12-01 s.d. 2024-12-31
Pengumpulan Data
2025-01-01 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-01-01 s.d. 2025-12-31
Analisis
2025-01-01 s.d. 2025-12-31
Diseminasi Hasil
2025-12-29 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2025-12-29 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah ternak besar | ternak besar | ternak besar terdiri dari sapi, kerbau, dan kuda yang terbagi menurut kategori usia dan jenis kelamin | Tahunan |
| Jumlah ternak kecil | ternak kecil | ternak kecil terdiri dari kambing, domba, dan babi yang terbagi menurut kategori usia dan jenis kelamin | Tahunan |
| Jumlah ternak unggas | ternak unggas | ternak unggas terdiri dari ayam buras, ayam petelur, ayam pedaging, dan itik/entok manila yang terbagi menurut jenis kelamin | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA BARAT |
Wawancara, Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : evaluasi bulanan
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 6
Pengumpul data/enumerator: 12
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-31;
Digital (softcopy): 2025-12-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah Hewan peliharaan yang produknya diperuntukan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk ternak hobi.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya hewan yang dipelihara atau diusahakan, yang produknya diperuntukkan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya, termasuk ternak hobi.