Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Perkiraan Pergerakan Masyarakat pada Masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Indonesia 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Perkiraan Pergerakan Masyarakat pada Masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Indonesia
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Transportasi
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.0000.031
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraKementerian Perhubungan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
JL. Medan Merdeka Barat No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10110
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | pusdatin_data@kemenhub.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Badan Kebijakan Transportasi |
| Eselon 2: | Pusat Kebijakan Lalu Lintas dan Angkutan Transportasi |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Supriyatno |
| Jabatan: | Kepala Bidang Kebijakan Lalu Lintas dan Angkutan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian |
| Alamat: | Jl. Medan Merdeka Timur No. 5 |
| Telepon: | 02134833061 |
| Faksimile: | - |
| Email: | baketrans@kemenhub.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPengertian perjalanan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) merujuk pada pergerakan masyarakat dari satu kabupaten/kota menuju kabupaten/kota lainnya, baik dalam lingkup satu provinsi maupun antar provinsi, yang umumnya terjadi dalam rangka mengisi waktu liburan, berwisata, maupun pulang ke kampung halaman. Pergerakan masyarakat dalam periode ini biasanya terjadi secara serentak menjelang dan setelah tanggal 25 Desember dan 1 Januari, sehingga menciptakan lonjakan mobilitas dalam waktu singkat.Perjalanan masyarakat pada masa libur Nataru dapat menimbulkan tantangan transportasi apabila jumlah pelaku perjalanan sangat besar dan terkonsentrasi dalam kurun waktu tertentu. Hal ini berprediksi menyebabkan kemacetan lalu lintas, kepadatan di terminal, bandara, pelabuhan, serta stasiun, serta meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, tingkat pergerakan masyarakat selama masa Nataru cenderung meningkat dibandingkan hari biasa, ditandai dengan tingginya tingkat keterisian moda transportasi umum (load factor) dan peningkatan volume kendaraan pribadi di jalan tol maupun jalan nasional. Untuk mengantisipasi permasalahan yang muncul akibat peningkatan mobilitas masyarakat pada masa libur Nataru, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan perlu menyusun dan menerapkan kebijakan serta rencana operasi yang tepat. Tujuannya adalah mewujudkan penyelenggaraan angkutan Nataru yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan dan moda transportasi.Penyusunan kebijakan dan rencana operasi ini perlu didasarkan pada data yang akurat dan komprehensif. Oleh karena itu, Badan Kebijakan Transportasi melalui Pusat Kebijakan Lalu Lintas dan Angkutan Transportasi perlu melaksanakan survei perkiraan pergerakan masyarakat pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Indonesia. Hasil dari kegiatan survei ini akan menjadi dasar bagi unit teknis di lingkungan Kementerian Perhubungan untuk merumuskan kebijakan dan strategi pengelolaan transportasi selama masa angkutan Nataru.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan data dan informasi terkait dengan prediksi dan pola pergerakan masyarakat Indonesia pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam bentuk persentase dan/atau proporsi
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-09-18 s.d. 2025-10-10
Desain
2025-09-22 s.d. 2025-10-10
Pengumpulan Data
2025-10-12 s.d. 2025-10-22
Pengolahan Data
2025-10-23 s.d. 2025-10-25
Analisis
2025-10-27 s.d. 2025-10-29
Diseminasi Hasil
2025-10-30 s.d. 2025-12-30
Evaluasi
2026-01-19 s.d. 2026-01-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah anggota keluarga | Anggota Keluarga | Jumlah anggota keluarga yang ikut bepergiaan saat libur panjang Natal atau Tahun Baru | Pada saat mengisi kuesioner |
| Asal pergerakan | Kota | Kota asal keberangkatan responden | Pada saat mengisi kuesioner |
| Tujuan pergerakan | Kota | Kota tujuan kedatangan responden | Pada saat mengisi kuesioner |
| Maksud perjalanan | Tujuan Utama Perjalanan | hal yang menjadi tujuan dalam melakukan perjalanan seperti liburan, pulang kampung, dll. | Pada saat mengisi kuesioner |
| Pilihan moda | Transportasi | Moda yang digunakan untuk melakukan perjalanan | Pada saat mengisi kuesioner |
| Waktu keberangkatan | Waktu | Hari dan Jam yang akan dipilih oleh responden untuk melakukan keberangkatan perjalanan | Pada saat mengisi kuesioner |
| Waktu pulang | Waktu | Hari dan Jam yang akan dipilih oleh responden untuk kembali ke tempat tinggal | Pada saat mengisi kuesioner |
| Jalur Utama yang digunakan | Jaringan Trayek | rute yang dipilih untuk melakukan perjalanan | Pada saat mengisi kuesioner |
| Biaya | Biaya | jumlah uang yang dikeluarkan untuk melakukan perjalanan | Pada saat mengisi kuesioner |
| Usia | Umur/Usia | Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir. | Pada saat mengisi kuesioner |
| Jenis Kelamin | Jenis Kelamin | perbedaan antara perempuan dengan laki-laki secara biologis sejak seorang itu dilahirkan | Pada saat mengisi kuesioner |
| Pekerjaan | Pekerjaan | aktivitas utama yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya | Pada saat mengisi kuesioner |
| Penghasilan | Pendapatan | jumlah uang yang didapat dalam jangka waktu tertentu | Pada saat mengisi kuesioner |
| Pendidikan Terakhir yang Ditamatkan | Pendidikan | jenjang pendidikan terakhir yang ditamatkan | Pada saat mengisi kuesioner |
| Faktor eksogen | Pergerakan | hal-hal yang berpengaruh pada peningkatan dan penurunan pergerakan | Pada saat mengisi kuesioner |
| Durasi Perjalanan | Waktu | lama waktu perjalanan yang diperlukan dari daerah asal ke tujuan | Pada saat mengisi kuesioner |
| Durasi Istirahat | Waktu | lama waktu yang diperlukan untuk berhenti istirahat | Pada saat mengisi kuesioner |
| Angkutan lanjutan | Transportasi | angkutan yang digunakan menuju dan dari simpul angkutan utama | Pada saat mengisi kuesioner |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Mengisi Kuesioner Sendiri
Sarana Pengumpulan Data
CAWI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Penduduk Indonesia berusia 15-64 tahun
Unit Observasi
Penduduk Indonesia berusia 15-64 tahun
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : monitoring capaian target responden dan data cleaning
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 16
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional, Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-11-03;
Digital (softcopy): 2025-11-03;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Klasifikasi kemampuan bandar udara untuk melayani jenis pesawat udara dan jumlah penumpang/barang berdasarkan perhitungan panjang landasan pacu berdasarkan referensi pesawat aeroplane reference field length (ARFL) dan perhitungan sesuai lebar sayap dan lebar/jarak roda terluar pesawat.
-
Hierarki Bandar Udara berdasarkan cakupan pelayanan dan jumlah penumpang yang dilayani.
-
Ikatan atau pertalian setiap orang dalam satuan kekerabatan (keluarga/rumah tangga) dengan kepala atau penanggung jawab satuan kekerabatan tersebut berdasarkan kartu keluarga atau pengakuan dari kepala keluarga/kepala rumah tangga.
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi bupati/wali kota dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah kabupaten/kota.
-
Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung dalam tahun menurut sistem kalender Masehi dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir. Dalam pengumpulan data direkomendasikan menggunakan kelompok umur tunggal, sedangkan untuk penyajian data direkomendasikan menggunakan kelompok umur....
-
Tingkat pendidikan yang dicapai seseorang setelah mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi pada jenjang pendidikan tertinggi yang diikutinya dengan mendapatkan tanda tamat sekolah (ijazah).
-
Penggolongan seseorang secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu.
-
Macam bentuk atau jenis alat angkutan atau sarana perpindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya sesuai dengan kemajuan teknologi.
-
Kedudukan seseorang dalam melakukan pekerjaan.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan intra dan/atau antarmoda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya.
-
Banyaknya angkutan penumpang dengan kapasitas besar dalam trayek yang digunakan untuk melayani angkutan antarkota antarprovinsi.
-
Banyaknya prasarana transportasi jalan untuk keperluan memuat dan menurunkan orang dan/atau barang serta mengatur kedatangan dan keberangkatan kendaraan umum, yang merupakan salah satu wujud simpul jaringan transportasi.
-
Banyaknya orang, termasuk kepala rumah tangga, yang biasanya bertempat tinggal di suatu rumah tangga, dan dalam satu pengelolaan makan sehari-hari, walaupun sementara sedang tidak berada di tempat dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.
-
Banyaknya tempat pemberangkatan dan pemberhentian kereta api.
-
Banyaknya kumpulan rute atau lintasan yang menjadi satu kesatuan pelayanan angkutan penumpang dan/atau barang.
-
Banyaknya pelabuhan sungai dan danau, meliputi pelabuhan yang berfungsi sebagai sebagai tempat asal tujuan penumpang dan/atau barang, serta angkutan penyeberangan, dan pelabuhan yang memiliki fungsi pokok sebagai pengumpan bagi pelabuhan utama dan pelabuhan pengumpul.
-
Banyaknya tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan ekonomi yang dipergunakan sebagai tempat kapal bersandar, berlabuh, naik turun penumpang dan/atau bongkar muat barang yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan serta sebagai tempat perpindahan intra dan....
-
Total jarak yang ditempuh oleh semua penumpang yang berangkat, merujuk pada jarak antara tempat asal dan tujuan tiap penumpang.