Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Lengkap Status Gizi Balita Melalui Kegiatan Operasi Timbang di Kota Bontang 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Lengkap Status Gizi Balita Melalui Kegiatan Operasi Timbang di Kota Bontang
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.6474.005
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kota Bontang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Moh. Roem Gedung Graha Taman Praja Blok Ii Lantai 1, Bontang Lestari, Bontang Selatan, Kota Bontang
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | perencanaandinkesbontang@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Bahtiar Mabe, S.Sos, M.Kes |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Bambang Sri Mulyono, S.Kep, Ns, M.Kep |
| Jabatan: | Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat |
| Alamat: | Jl. Moh. Roem Gedung Graha Taman Praja Blok Ii Lantai 1, Bontang Lestari, Bontang Selatan, Kota Bontang |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | perencanaandinkesbontang@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKesehatan dan gizi anak, khususnya balita, merupakan fondasi penting bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Status gizi yang optimal pada masa balita akan mendukung tumbuh kembang fisik, kognitif, dan emosional secara maksimal, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Sebaliknya, masalah gizi seperti stunting (pendek), wasting (kurus), dan underweight (berat badan kurang) dapat menghambat potensi anak dan menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan ekonomi.Data dari kegiatan operasi timbang sebelumnya menunjukkan bahwa kunjungan balita ke posyandu di Kota Bontang masih perlu ditingkatkan. Capaian D/S pada tahun 2023 adalah 84%, namun mengalami penurunan menjadi 64% pada tahun 2024. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih intensif untuk meningkatkan cakupan penimbangan balita.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan cakupan pemantauan tumbuh kembang balita secara komprehensif di Kota Bontang, Mendapatkan data status gizi balita yang akurat dan terkini sebagai dasar untuk intervensi gizi yang tepat dan berkelanjutan, meningkatkan cakupan D/S (jumlah balita yang ditimbang dibandingkan dengan jumlah sasaran) di posyandu serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memantau tumbuh kembang balita
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-10-21 s.d. 2025-11-03
Desain
2025-10-21 s.d. 2025-11-03
Pengumpulan Data
2025-11-04 s.d. 2025-11-30
Pengolahan Data
2025-11-04 s.d. 2025-12-05
Analisis
2025-12-05 s.d. 2026-04-30
Diseminasi Hasil
2026-04-01 s.d. 2026-04-30
Evaluasi
2026-04-01 s.d. 2026-05-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nomor Induk Kependudukan (NIK) | Nomor Induk Kependudukan (NIK) | Nomor identitas Penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia. | Pada saat pendataan |
| Nama balita | Nama balita | Nama lengkap balita yang ditulis tanpa singkatan, tanpa gelar, sesuai dengan yang tercantum dalam dokumen identitas resmi (KTP, Kartu Keluarga, atau Akta Kelahiran). | Pada saat pendataan |
| Tanggal lahir balita | Tanggal lahir balita | Tanggal kalender di mana seseorang atau sesuatu dilahirkan | Pada saat pendataan |
| Jenis Kelamin | Jenis Kelamin | Penggolongan seseorang secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu. | Pada saat pendataan |
| Nama orang tua | Nama orang tua | Nama lengkap orang tua dari balita yang ditulis tanpa singkatan, tanpa gelar, sesuai dengan yang tercantum dalam dokumen identitas resmi (KTP, Kartu Keluarga, atau Akta Kelahiran). | Pada saat pendataan |
| Rukun Tetangga | Rukun Tetangga | RT merupakan bagian dari lembaga kemasyarakatan desa yang bertugas membantu pemerintah desa dan merupakan mitra dalam memberdayakan masyarakat desa. | Pada saat pendataan |
| Anak Ke | Anak Ke | Urutan kelahiran seorang anak dalam keluarga, yang dicatat dalam dokumen resmi untuk identifikasi dan administrasi keluarga | Pada saat pendataan |
| Berat Badan Lahir (BBL) | Berat Badan Lahir (BBL) | Berat badan lahir adalah berat badan bayi yang ditimbang dalam 1 jam pertama setelah lahir | Saat balita dilahirkan |
| Tinggi Badan Lahir | Tinggi Badan Lahir | Panjang badan lahir diukur sebagai bagian dari pemantauan pertumbuhan untuk menilai status gizi, di mana untuk bayi usia 0-24 bulan, pengukuran dilakukan dengan posisi terlentang (panjang badan) | Saat balita dilahirkan |
| Berat badan saat pengukuran | Berat badan saat pengukuran | Hasil penimbangan massa tubuh anak menggunakan alat timbang standar pada saat kunjungan pemantauan pertumbuhan. Parameter ini merupakan ukuran antropometri yang paling labil dan sensitif untuk mendeteksi perubahan status gizi akut atau kejadian penyakit dalam waktu singkat. | Pada saat pendataan |
| Tinggi badan saat pengukuran | Tinggi badan saat pengukuran | Hasil pengukuran linear (panjang atau tinggi) tubuh anak yang dilakukan pada saat kunjungan pemantauan pertumbuhan untuk menentukan status gizi kronis. | Pada saat pendataan |
| Kelurahan | Kelurahan | Wilayah kerja Lurah sebagai perangkat Daerah Kabupaten dan/atau Daerah Kota di bawah Kecamatan. | Pada saat pendataan |
| Provinsi | Provinsi | Daerah otonom yang juga berfungsi sebagai wilayah administratif yang dipimpin oleh seorang gubernur | Pada saat pendataan |
| Kabupaten/Kota | Kabupaten/Kota | Bagian dari daerah provinsi sebagai suatu kesatuan masyarakat hukum yang diberi kewenangan khusus untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. | Pada saat pendataan |
| Kecamatan | Kecamatan | Bagian wilayah dari daerah kabupaten/kota yang dipimpin oleh camat | Pada saat pendataan |
| Pusat Kesehatan Masyarakat | Pusat Kesehatan Masyarakat | Fasilitas Pelayanan Kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan pelayanan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif di wilayah kerjanya | Pada saat pendataan |
| Pos Pelayanan Terpadu | Pos Pelayanan Terpadu | Posyandu adalah bagian dari lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan sebagai wadah partisipasi masyarakat yang merupakan mitra pemerintah desa/kelurahan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan serta meningkatkan pelayanan desa. | Pada saat pendataan |
| Rukun Warga | Rukun Warga | RW merupakan bagian dari lembaga kemasyarakatan desa yang bertugas membantu pemerintah desa dan merupakan mitra dalam memberdayakan masyarakat desa. | Pada saat pendataan |
| Alamat lengkap | Alamat lengkap | Alamat dalam dokumen kependudukan (KTP/KK) merujuk pada domisili, yaitu tempat tinggal resmi yang sah secara hukum dan tercatat dalam sistem informasi administrasi kependudukan | Pada saat pendataan |
| Usia balita saat pengukuran | Usia balita saat pengukuran | Usia anak dalam bulan yang dihitung berdasarkan selisih tanggal lahir dengan tanggal pelaksanaan penimbangan/pengukuran | Pada saat pendataan |
| Tanggal pelaksanaan pengukuran | Tanggal pelaksanaan pengukuran | Hari, bulan, dan tahun saat balita melakukan kunjungan ke fasilitas kesehatan (Puskesmas/Posyandu) untuk ditimbang berat badannya dan diukur panjang atau tinggi badannya | Pada saat pendataan |
| Metode pengukuran | Metode pengukuran | Prosedur teknis standar yang dilakukan untuk mendapatkan data ukuran tubuh (antropometri) yang akurat dan valid. Metode ini dibedakan berdasarkan usia dan kemampuan motorik anak | Pada saat pendataan |
| Lingkar Lengan Atas | Lingkar Lengan Atas | Ukuran antropometri yang digunakan untuk menilai status gizi kronis dan cadangan lemak serta otot pada anak. Ukuran ini sangat efektif untuk mendeteksi dini risiko Gizi Buruk (Wasting) pada balita, terutama dalam situasi darurat atau screening massal | Pada saat pendataan |
| Nomor urut data | Nomor urut data | Nomor urut data | Pada saat pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN TIMUR | KOTA BONTANG |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
≤ SMP
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 30
Pengumpul data/enumerator: 620
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-04-30;
Digital (softcopy): 2026-04-30;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat dan wilayah kerja bagi gubernur dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah provinsi.
-
RW merupakan bagian dari lembaga kemasyarakatan desa yang bertugas membantu pemerintah desa dan merupakan mitra dalam memberdayakan masyarakat desa
-
Posyandu adalah bagian dari lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan sebagai wadah partisipasi masyarakat yang merupakan mitra pemerintah desa/kelurahan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan serta meningkatkan pelayanan desa.
-
Bagian wilayah dari daerah kabupaten/kota yang dipimpin oleh camat
-
Fasilitas Pelayanan Kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan pelayanan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif di wilayah kerjanya
-
Alamat dalam dokumen kependudukan (KTP/KK) merujuk pada domisili, yaitu tempat tinggal resmi yang sah secara hukum dan tercatat dalam sistem informasi administrasi kependudukan
-
Ukuran antropometri yang digunakan untuk menilai status gizi kronis dan cadangan lemak serta otot pada anak. Ukuran ini sangat efektif untuk mendeteksi dini risiko Gizi Buruk (Wasting) pada balita, terutama dalam situasi darurat atau screening massal
-
Usia anak dalam bulan yang dihitung berdasarkan selisih tanggal lahir dengan tanggal pelaksanaan penimbangan/pengukuran
-
Prosedur teknis standar yang dilakukan untuk mendapatkan data ukuran tubuh (antropometri) yang akurat dan valid. Metode ini dibedakan berdasarkan usia dan kemampuan motorik anak
-
Nomor urut data
-
Bagian dari daerah provinsi sebagai suatu kesatuan masyarakat hukum yang diberi kewenangan khusus untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.
-
Hari, bulan, dan tahun saat balita melakukan kunjungan ke fasilitas kesehatan (Puskesmas/Posyandu) untuk ditimbang berat badannya dan diukur panjang atau tinggi badannya
-
Nomor identitas Penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia.
-
RT merupakan bagian dari lembaga kemasyarakatan desa yang bertugas membantu pemerintah desa dan merupakan mitra dalam memberdayakan masyarakat desa.
-
Panjang badan lahir diukur sebagai bagian dari pemantauan pertumbuhan untuk menilai status gizi, di mana untuk bayi usia 0-24 bulan, pengukuran dilakukan dengan posisi terlentang (panjang badan)
-
Tanggal kalender di mana seseorang atau sesuatu dilahirkan
-
Nama lengkap orang tua dari balita yang ditulis tanpa singkatan, tanpa gelar, sesuai dengan yang tercantum dalam dokumen identitas resmi (KTP, Kartu Keluarga, atau Akta Kelahiran).
-
Perbedaan antara perempuan dengan laki-laki secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu. Jenis kelamin terbagi atas perempuan dan laki-laki.
-
Urutan kelahiran seorang anak dalam keluarga, yang dicatat dalam dokumen resmi untuk identifikasi dan administrasi keluarga.
-
Kelurahan adalah bagian wilayah dari Kecamatan sebagai perangkat Kecamatan
-
Hasil penimbangan massa tubuh anak menggunakan alat timbang standar pada saat kunjungan pemantauan pertumbuhan. Parameter ini merupakan ukuran antropometri yang paling labil dan sensitif untuk mendeteksi perubahan status gizi akut atau kejadian penyakit dalam waktu singkat.
-
Berat badan lahir adalah berat badan bayi yang ditimbang dalam 1 jam pertama setelah lahir
-
Nama lengkap balita yang ditulis tanpa singkatan, tanpa gelar, sesuai dengan yang tercantum dalam dokumen identitas resmi (KTP, Kartu Keluarga, atau Akta Kelahiran).
-
Hasil pengukuran linear (panjang atau tinggi) tubuh anak yang dilakukan pada saat kunjungan pemantauan pertumbuhan untuk menentukan status gizi kronis.
Indikator Kegiatan
-
Indikator status gizi anak yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan panjang atau tinggi badan berdasarkan usianya. TB/u digunakan untuk mengidentifikasi anak-anak yang mengalami pendek (stunted) atau sangat pendek (severely stunted) akibat kekurangan gizi dalam waktu lama atau sering sakit.
-
Indikator yang digunakan untuk menilai status gizi anak usia 0 hingga 60 bulan (5 tahun) dengan membandingkan berat badan anak terhadap umurnya.
-
Indikator yang digunakan untuk menentukan kategori status gizi anak usia 0-60 bulan dengan membandingkan berat badan terhadap tinggi atau panjang badannya. Indeks ini sangat berguna untuk mengidentifikasi anak yang mengalami masalah gizi akut seperti kurus (wasting).
-
Nilai simpangan baku yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan linier anak. Indikator ini merupakan alat utama untuk mendeteksi masalah gizi kronis atau Stunting
-
Nilai simpangan baku yang digunakan untuk menentukan status gizi anak saat itu. Indikator ini membandingkan berat badan dengan tinggi/panjang badan anak tanpa mempertimbangkan faktor usia
-
Nilai simpangan baku yang menunjukkan seberapa jauh berat badan seorang anak dibandingkan dengan rata-rata berat badan anak normal pada umur yang sama. Indeks ini digunakan untuk menilai apakah seorang anak memiliki berat badan yang sesuai dengan usianya.
-
Rasio jumlah balita (anak usia 0-59 bulan) yang ditimbang berat badannya terhadap jumlah seluruh balita yang ada di suatu wilayah dalam periode waktu tertentu, dikalikan dengan 100%.
-
Balita (0–59 bulan) yang memiliki berat badan rendah untuk usianya .
-
kondisi pertumbuhan terhambat pada balita (0–60 bulan) yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dari standar anak seusianya
-
Wasting adalah kondisi gizi kurang akut pada balita (0–59 bulan) yang ditandai dengan berat badan sangat rendah untuk tinggi badannya