Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Indeks Kualitas Air Kabupaten Majene 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Indeks Kualitas Air Kabupaten Majene
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Majene
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Ahmad Yani No. 92
| Telepon: | (0422) 21238 |
| Faksimile: | - |
| Email: | blhpmajene@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas LHK Majene |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Edi Hartanto, SE, MSE. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan, dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup |
| Alamat: | Kelurahan Deteng-Deteng |
| Telepon: | 08114219602 |
| Faksimile: | - |
| Email: | blhpmajene@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pemantauan kualitas air yang upaya untuk memperoleh data dan analisa sebagai informasi penting dalam menentukan kebijakan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 122 Ayat 3 menyatakan bahwa pemantauan kualitas air digunakan sebagai dasar penentuan status mutu air. Status mutu air selanjutnya merupakan dasar pertimbangan dalam penetapan daya tampung beban pencemaran dan dasar pertimbangan dalam inventarisasi serta identifikasi sumber pencemar. Sehingga dapat digunakan sebagai dasar analisis dan dasar pertimbangan penyusunan kebijakan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pemantauan kualitas air perlu dilaksanakan secara rutin dalam periode tertentu agar data dan analisa yang dihasilakan menggambarkan kondisi yang sesungguhnya.
Tujuan Kegiatan
1.Mendapatkan Indeks Kualitas Air di sungai, danau, dan laut. 2.Sebagai bahan dalam menyusun kebijakan umum pengelolaan sungai tingkat kabupaten untuk mendukung penataan ruang yang lebih baik.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-05-01 s.d. 2024-05-31
Desain
2024-05-01 s.d. 2024-05-31
Pengumpulan Data
2024-06-01 s.d. 2024-06-13
Pengolahan Data
2024-06-14 s.d. 2024-06-30
Analisis
2024-07-01 s.d. 2024-07-13
Diseminasi Hasil
2024-07-15 s.d. 2024-07-22
Evaluasi
2024-07-23 s.d. 2024-07-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Kebutuhan Oksigen Biokimiawi | Kebutuhan Oksigen Biokimiawi | Analisis empiris untuk mengukur proses-proses biologis (khususnya aktivitas mikroorganisme yang berlngsung di dalam air. Nilai BOD merupakan suatu pendekatan umum yang menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk menguraikan zat organik terlarut dan sebagian zat-zat organik yang ersuspensi di dalam air. Di dalam pemantauan kualitas air, BOD merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk mengukur tingkat pencemaran air | Saat Pencacahan |
| Ortofosfat | Ortofosfat | Kandungan ortofosfat pada air yang diamati. Kadar ortofosfat yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan dan merusak ekosistem air. | Saat Pencacahan |
| Amonia Total | Amonia | Jumlah amonia yang terdapat dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Amonia sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar amonia yang tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada makhluk hidup yang mengonsumsinya. | Saat Pencacahan |
| Oksigen Terlarut | Oksigen Terlarut | Oksigen yang terlarut (DO) dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Kadar DO yang rendah dapat menyebabkan kekurangan oksigen pada makhluk hidup yang mengkonsumsi larutannya. | Saat Pencacahan |
| Derajat Keasaman (pH) | 1. Lingkungan Hidup 2. Pengelolaan Kualitas Air | Derajat Keasaman (pH) adalah tingkat keasaman atau kebasaan dari suatu cairan. | Saat Pencacahan |
| Total Nitrogen | Nitrogen | Jumlah nitrogen yang terdapat dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Kadar nitrogen yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan dan merusak ekosistem air. | Saat Pencacahan |
| Minyak dan Lemak | Minyak dan Lemak | Kandungan Minyak dan Lemak di dalam air amatan. | Saat Pencacahan |
| Padatan Tersuspensi Total | Padatan Tersuspensi Total | Residu dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2µm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid. Yang termasuk TSS adalah lumpur, tanah liat, logam oksida, sulfida, ganggang, bakteri dan jamur. | Saat Pencacahan |
| Total Fosfat (T-Phosphat) | 1. Lingkungan Hidup 2. Pengelolaan Kualitas Air | Total fosfat adalah senyawa yang menghasilkan ion fosfat dan merupakan indikator penting untuk mengukur kualitas air. Fosfat total terdiri dari ortofosfat, polifosfat, dan fosfor organik. | Saat Pencacahan |
| Nitrat | Nitrat | Senyawa yang terdiri dari unsur-unsur oksigen dan nitrogen yang terkandung di dalam air amatan dengan satuan mg/L. | Saat Pencacahan |
| Kebutuhan Oksigen Kimiawi | Kebutuhan Oksigen Kimiawi | Jumlah oksigen (mg O2) yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat-zat organik yang ada dalam 1 L sampel air melalui reaksi kimia. | Saat Pencacahan |
| Fecal Coliform | 1. Lingkungan Hidup 2. Pengelolaan Kualitas Air | Fecal coliform adalah bakteri coliform yang berasal dari tinja manusia atau hewan | Saat Pencacahan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI BARAT | MAJENE |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Sungai
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Sungai
Unit Observasi
Air
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 3
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Air
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2024-07-15; 2024-12-16;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah oksigen (mgO2) yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat-zat organik yang ada dalam 1 L sampel air melalui reaksi kimia.
-
Residu dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2µm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid. Yang termasuk TSS adalah lumpur, tanah liat, logam oksida, sulfida, ganggang, bakteri dan jamur.
-
Kandungan Minyak dan Lemak di dalam air amatan.
-
Analisis empiris untuk mengukur proses-proses biologis (khususnya aktivitas mikroorganisme yang berlngsung di dalam air. Nilai BOD merupakan suatu pendekatan umum yang menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk menguraikan zat organik terlarut dan sebagian zat-zat organik yang....
-
Derajat Keasaman (pH) adalah tingkat keasaman atau kebasaan dari suatu cairan.
-
Total kandungan nitrogen pada sampel
-
Fecal coliform adalah bakteri coliform yang berasal dari tinja manusia atau hewan
-
Senyawa yang terdiri dari unsur-unsur oksigen dan nitrogen yang terkandung di dalam air amatan dengan satuan mg/L.
-
Oksigen yang terlarut (DO) dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Kadar DO yang rendah dapat menyebabkan kekurangan oksigen pada makhluk hidup yang mengkonsumsi larutannya.
-
Total fosfat adalah senyawa yang menghasilkan ion fosfat dan merupakan indikator penting untuk mengukur kualitas air. Fosfat total terdiri dari ortofosfat, polifosfat, dan fosfor organik.
-
Jumlah amonia yang terdapat dalam air dan dapat diukur dengan satuan miligram per liter (mg/L). Amonia sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di dalam air seperti ikan dan tumbuhan air. Kadar amonia yang tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada makhluk hidup yang mengonsumsinya.
-
Kandungan ortofosfat pada air yang diamati. Kadar ortofosfat yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan dan merusak ekosistem air.
Indikator Kegiatan
-
Suatu nilai yang menggambarkan kondisi kualitas air yang merupakan nilai komposit parameter kualitas air dalam suatu wilayah pada waktu tertentu. Indeks Kualitas Air diukur berdasarkan 8 (delapan) parameter, yaitu: pH, BOD, COD, TSS, DO, NO3-N, Total Phosphat, dan Fecal Coliform.