Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Arif Rahman, Kelapa Lima, Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi NTT
| Telepon: | 085182697288 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaskesehatan@nttprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Fransiskus A.Wotan,S.Sos |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi NTT |
| Alamat: | Jl. Arif Rahman Hakim,Kota Kupang |
| Telepon: | 085182697288 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaskesehatan@nttprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPenerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mewajibkan Pemerintah Daerah menyediakan pelayanan dasar yang berkualitas bagi setiap warga negara. Di tingkat Provinsi, fokus utama SPM Kesehatan kini mengacu pada Permenkes Nomor 6 Tahun 2024, yang menekankan pada penanganan krisis kesehatan, bencana, serta fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap Kabupaten/Kota. Dalam pelaksanaannya, seringkali ditemukan kendala dalam validitas dan sinkronisasi data antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Perbedaan definisi operasional, cara penghitungan, serta sumber data menyebabkan laporan capaian SPM tidak konsisten. Oleh karena itu, sejalan dengan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, diperlukan kegiatan Kompilasi Data dan Penyusunan Metadata Statistik SPM. Metadata ini berfungsi sebagai identitas data yang memberikan penjelasan terstruktur mengenai konsep, definisi, cakupan, dan metodologi dari setiap indikator SPM. Dengan adanya metadata yang baku, data kesehatan yang dikumpulkan akan memiliki standar yang sama, mudah diintegrasikan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun administratif. Metadata ini berfungsi sebagai identitas data yang memberikan penjelasan terstruktur mengenai konsep, definisi, cakupan, dan metodologi dari setiap indikator SPM. Dengan adanya metadata yang baku, data kesehatan yang dikumpulkan akan memiliki standar yang sama, mudah diintegrasikan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun administratif.
Tujuan Kegiatan
Memberikan kemudahan kepada Pemerintah Daerah dalam penyusunan perencanaan dan penetapan kebijakan bagi pembangunan Kesehatan di Provinsi NTT. Menjamin akurasi data capaian SPM yang dikompilasi dari tingkat daerah ke tingkat provinsi sebagai bahan laporan kinerja Gubernur (LKPJ).
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-01 s.d. 2025-01-15
Desain
2025-01-16 s.d. 2025-01-31
Pengumpulan Data
2025-02-01 s.d. 2025-03-31
Pengolahan Data
2025-05-01 s.d. 2025-05-31
Analisis
2025-06-01 s.d. 2025-06-30
Diseminasi Hasil
2025-12-01 s.d. 2025-12-31
Evaluasi
2026-01-01 s.d. 2026-01-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Pelayanan Kesehatan bagi Penduduk Terdampak Krisis Kesehatan Akibat Bencana dan/atau Berpotensi Bencana Provinsi | SPM Provinsi | Setiap penduduk yang terdampak krisis kesehatan akibat bencana dan/atau penduduk yang tinggal di wilayah yang berpotensi bencana pada kurun waktu terjadinya bencana mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. Pemerintah Daerah Provinsi wajib memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar bagi penduduk terdampak krisis kesehatan. | Tri Wulan |
| Pelayanan Kesehatan bagi Penduduk pada Kondisi Kejadian Luar Biasa Daerah Provinsi | SPM Provinsi | Pelayanan Kesehatan Bagi Penduduk Pada Kondisi Kejadian Luar Biasa Provinsi adalah pelayanan kesehatan bagi setiap orang yang terdampak dan berisiko di wilayah berpotensi KLB sebagai bentuk kegiatan kewaspadaan KLB atau pada situasi KLB sesuai dengan jenis penyakit dan/atau keracunan pangan yang menyebabkan KLB. | Tri Wulan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TRIWULANAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA BARAT |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA TIMUR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | KUPANG |
| NUSA TENGGARA TIMUR | TIMOR TENGAH SELATAN |
| NUSA TENGGARA TIMUR | TIMOR TENGAH UTARA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | BELU |
| NUSA TENGGARA TIMUR | ALOR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | LEMBATA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | FLORES TIMUR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SIKKA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | ENDE |
| NUSA TENGGARA TIMUR | NGADA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MANGGARAI |
| NUSA TENGGARA TIMUR | ROTE NDAO |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MANGGARAI BARAT |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA TENGAH |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA BARAT DAYA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | NAGEKEO |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MANGGARAI TIMUR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SABU RAIJUA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MALAKA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | KOTA KUPANG |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 6
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah orang sasaran yang mendapatkan pelayanan kesehatan pengurangan resiko kejadian luar biasa (klb) bagi penduduk yang tinggal di wilayah berpotensi klb di wilayah tersebut
-
Populasi sasaran di wilayah rawan/wilayah berpotensi kejadian luar biasa (klb).
-
Jumlah penduduk terdampak yang mengakses minimal satu jenis layanan kesehatan esensial selama masa tanggap darurat
-
Jumlah populasi terdampak Krisis Kesehatan Akibat Bencana dan atau Berpotensi Bencana yang membutuhkan pelayanan kesehatan
Indikator Kegiatan
-
Proporsi dari populasi terdampak yang mengakses minimal satu jenis layanan kesehatan esensial selama masa tanggap darurat, dibandingkan dengan total perkiraan jumlah populasi terdampak yang membutuhkan, dinyatakan dalam persen
-
Proporsi dari populasi sasaran di wilayah rawan/wilayah berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang telah menerima intervensi spesifik untuk pengurangan risiko yang bertujuan mencegah terjadinya wabah, dibandingkan dengan total target populasi sasaran di wilayah tersebut, dinyatakan dalam persen.