Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas) Kabupaten Way Kanan 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas) Kabupaten Way Kanan
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Kabupaten Way Kanan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Komplek Perkantoran Km.02 Blambangan Umpu
| Telepon: | 0723-461942 |
| Faksimile: | 0723-461942 |
| Email: | Kkp.waykanan@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Way Kanan / Dwi Handoyo Retno, S. E., M. M |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Mindalina, S. E., M. M. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketersediaan Dan Kerawanan Pangan |
| Alamat: | Jln. Komplek Perkantoran Pemda Km. 02 Blambangan Umpu |
| Telepon: | 085766648464 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dkp.waykanankab@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanDalam rangka menyediakan informasi ketahanan dan Kerentanan pangan yang yang akurat dan komprehensif, maka disusunlah peta ketahanan dan kerentanan pangan/FSVA Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan di bidang pangan dan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan di bidang pangan di Wilayah Kabupaten Way Kanan. Sebagai tindak lanjut penyusunan FSVA Nasional disusun pula FSVA Provinsi dan kabupaten/kota dengan analisis sampai ke tingkat kecamatan, sampai tingkat kampung/kelurahan. Dengan demikian, permasalahan pangan dapat dideteksi secara cepat sampai level yang paling bawah. Seperti halnya FSVA Nasional dan Provinsi, FSVA Kabupaten menyediakan sarana bagi para pengambil keputusan untuk secara cepat dalam mengidentifikasi daerah yang lebih rentan, dimana investasi dari berbagai sektor seperti pelayanan jasa, pembangunan manusia dan infrastruktur yang berkaitan dengan ketahanan pangan dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap penghidupan, ketahanan pangan masyarakat pada tingkat kampung/kelurahan. Pengembangan FSVA tingkat kabupaten/kota merupakan hal yang sangat penting, dimana kondisi ekologi dan kepulauan yang membentang dari timur ke barat, kondisi iklim yang dinamis dan keragaman sumber penghidupan masyarakat menunjukkan adanya perbedaan situasi ketahanan pangan di masing-masing wilayah. FSVA Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung akan menjadi alat yang sangat penting dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan pengambilan keputusan untuk mengurangi kesenjangan ketahanan pangan di Wilayah Kabupaten Way Kanan.
Tujuan Kegiatan
Untuk mengevaluasi capaian ketahanan pangan sebagai perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kebijakan pengambilan keputusan untuk mengurangi kesenjangan ketahanan pangan di Wilayah Kabupaten Way Kanan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-05-01 s.d. 2025-09-30
Desain
2025-05-01 s.d. 2025-09-30
Pengumpulan Data
2025-05-01 s.d. 2025-09-30
Pengolahan Data
2025-06-01 s.d. 2025-09-30
Analisis
2025-07-01 s.d. 2025-10-30
Diseminasi Hasil
2025-08-01 s.d. 2025-11-01
Evaluasi
2025-11-01 s.d. 2025-11-25
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Ketersediaan Pangan | Ketersediaan bahan pangan | Kondisi tersedianya pangan dari hasil produksi dalam negeri, cadangan pangan, dan pemasukan pangan (termasuk impor dan bantuan pangan). | 2025 |
| Keterjangkauan Pangan | Keterjangkauan bahan pangan | Kemampuan untuk memperoleh cukup pangan yang bergizi, melalui satu atau kombinasi dari berbagai sumber pangan seperti: produksi sendiri, persediaan pangan, pembelian, barter, hadiah, sajian dalam suatu pertemuan, pinjaman dan bantuan pangan | 2025 |
| Pemanfaatan Pangan | Pemanfaatan bahan pangan | Penggunaan pangan oleh rumah tangga dan kemampuan individu untuk menyerap dan metabolisme zat gizi. | 2025 |
| Ketersediaan pangan | Ketersediaan bahan pangan | Ketersediaan bahan pangan untuk di konsumsi atau diperjual belikan oleh penduduk | 2025 |
| Status Ketahanan Pangan | Status daerah rentan pangan | Tingkat kerentanan pangan suatu daerah (kabupaten/kota) terhadap kerawanan pangan, diukur berdasarkan nilai komposit dari sembilan indikator yang dipakai dalam pembuatan peta. | 2025 |
| Cadangan Pangan | Cadangan bahan pangan | Persediaan Pangan yang dikuasai dan dikelola oleh pemerintah maupun lumbung pangan masyarakat. | 2025 |
| Indeks Ketahanan Pangan | Indeks ketahanan pangan | Indeks komposit yang mengukur ketahanan dan kerentanan pangan wilayah dari tiga aspek yaitu ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan. Nilai IKP dapat menunjukkan capaian ketahanan pangan dan gizi wilayah (kabupaten/kota/provinsi) dan peringkat (ranking) relatif antara satu wilayah dibandingkan dengan wilayah lain. | 2025 |
| Komoditas Pangan | Komoditas bahan pangan | Bahan makanan dasar yang mencakup berbagai jenis, dari serealia, umbi-umbian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, hingga rempah-rempah, yang dikelola melalui pengadaan, pengelolaan, dan penyaluran untuk menjaga pasokan. | 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| LAMPUNG | WAY KANAN |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Kompilasi data dari OPD
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Desa/Kelurahan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Konfirmasi Data
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Desa/Kelurahan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : Kecamatan, Desa/Kelurahan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-11-25;
Digital (softcopy): 2025-11-25;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah energi (kal) pangan yang dikonsumsi penduduk
-
Daerah yang memiliki karakteristik yang menyebabkannya berpotensi mengalami kejadian rawan pangan.
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100, maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.
-
Angka yang menunjkkan ketersediaan pangan suatu daerah. Nilai ini didapatkan dari perbandingan antara jumlah cadangan pangan yang tersedia dengan jumlah penduduk