Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Produk Administrasi Data Kejadian dan Dampak Bencana Kabupaten Ponorogo 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Produk Administrasi Data Kejadian dan Dampak Bencana Kabupaten Ponorogo
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.3502.015
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Sekar Putih Timur No.32, Tonatan, Kec. Ponorogo
| Telepon: | 0352-463233 |
| Faksimile: | 0352-463233 |
| Email: | ahmad.agus090885@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Marsanto, S.E., M.M |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Ponorogo |
| Alamat: | Jl. Sekar Putih Tim. No.32, Tonatan, Kec. Ponorogo, Kabupaten Ponorogo |
| Telepon: | +62 813-5968-1292 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bpbd.kabponorogo@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Seringkali bencana menelan korban dan mengganggu kehidupan. Untuk mengantisipasi kejadian bencana perlu perencanaan dan aksi dalam menghadapi bencana secara efektif. Penyelenggaraan penanggulangan penanganan bencana perlu didukung ketersediaan data secara akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan melalui pencatatan data kejadian dan dampak bencana yang sistematis. Badan Penanggulangan Bencana Daerah merupakan bagian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana menangani urusan kebencanaan termasuk di dalamnya pengumpulan data kebencanaan. Pengumpulan data kebencanaan mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan BNPB mengenai Standar Data Kejadian dan Dampak Bencana Nomor 7 Tahun 2023.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan data dan informasi kejadian dan dampak bencana di wilayah Kabupaten Ponorogo.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-12-01 s.d. 2023-12-31
Desain
2023-12-01 s.d. 2023-12-31
Pengumpulan Data
2024-10-10 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2025-01-01 s.d. 2025-01-31
Analisis
2025-01-01 s.d. 2025-01-31
Diseminasi Hasil
2025-01-31 s.d. 2025-01-31
Evaluasi
2025-02-01 s.d. 2025-02-07
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Bencana | Bencana | Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. | Tahunan |
| Bencana Alam | Bencana | Bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempabumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor. | Tahunan |
| Bencana Non Alam | Bencana | Bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit. | Tahunan |
| Bencana Sosial | Bencana | Bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antarkomunitas masyarakat, dan teror. | Tahunan |
| Banjir | Bencana | Peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat. | Tahunan |
| Tanah Longsor | Bencana | Peristiwa gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng | Tahunan |
| Gelombang Pasang | Bencana | Peristiwa gelombang tinggi yang ditimbulkan karena efek terjadinya siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia dan berpotensi kuat menimbulkan bencana alam. Indonesia bukan daerah lintasan siklon tropis tetapi keberadaan siklon tropis akan memberikan pengaruh kuat terjadinya angin kencang, gelombang tinggi disertai hujan deras | Tahunan |
| Abrasi | Bencana | Proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi bisa disebabkan oleh gejala alami, namun manusia sering disebut sebagai penyebab utama abrasi. | Tahunan |
| Cuaca Ekstrem | Bencana | Cuaca ekstrem adalah kejadian fenomena alam yang tidak normal dan tidak lazim dan ditandai oleh kondisi curah hujan, arah dan kecepatan angin, suhu udara, kelembaban udara, dan jarak pandang. | Tahunan |
| Kekeringan | Bencana | Ketersediaan air yang jauh di bawah kebutuhan air untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan. Adapun yang dimaksud kekeringan di bidang pertanian adalah kekeringan yang terjadi di lahan pertanian yang ada tanaman (padi, jagung, kedelai dan lain-lain) yang sedang dibudidayakan. | Tahunan |
| Kebakaran hutan dan lahan | Bencana | keadaan di mana hutan dan lahan dilanda api, sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan lahan yang menimbulkan kerugian ekonomis dan atau nilai lingkungan. Kebakaran hutan dan lahan seringkali menyebabkan bencana asap. | Tahunan |
| Gempa Bumi | Bencana | kejadian getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, aktivitas gunung api atau runtuhan batuan. | Tahunan |
| Tsunami | Bencana | peristiwa serangkaian gelombang ombak laut raksasa yang timbul karena adanya pergeseran di dasar laut akibat gempa bumi | Tahunan |
| Letusan Gunung Berapi | Bencana | Bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah "erupsi". Bahaya letusan gunung api dapat berupa awan panas, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami dan banjir lahar. | Tahunan |
| Epidemi | Penyakit | Penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban. Peningkatan angka penyakit di atas normal yang biasanya terjadi secara tiba-tiba pada populasi suatu di area geografis tertentu | Tahunan |
| Wabah Penyakit | Bencana | Meningkatnya Kejadian Luar Biasa penyakit menular yang ditandai dengan jumlah kasus dan/atau kematian meningkat dan menyebar secara cepat dalam skala luas | Tahunan |
| Konflik Sosial | Konflik | Kerusuhan sosial atau huru hara adalah suatu gerakan massal yang bersifat merusak tatanan dan tata tertib sosial yang ada, yang dipicu oleh kecemburuan sosial, budaya dan ekonomi yang biasanya dikemas sebagai pertentangan antar suku, agama, ras (SARA). | Tahunan |
| Korban Meninggal Akibat Bencana | Korban | Orang yang dilaporkan tewas atau meninggal dunia akibat bencana. | Tahunan |
| Korban Hilang Akibat Bencana | Korban | Orang yang dilaporkan hilang atau tidak ditemukan atau tidak diketahui keberadaannya setelah terjadi bencana. | Tahunan |
| Korban Luka/Sakit Akibat Bencana | Korban | Orang yang mengalami luka-luka atau sakit, dalam keadaan luka ringan, maupun luka parah/berat, baik yang berobat jalan maupun rawat inap akibat terjadinya bencana. | Tahunan |
| Korban Terdampak/ Penderita Akibat Bencana | Korban | Orang atau sekelompok orang yang menderita akibat dampak buruk bencana, seperti kerusakan dan atau kerugian harta benda, namun masih dapat menempati tempat tinggalnya. | Tahunan |
| Korban Pengungsi Akibat Bencana | Korban | Jumlah orang atau kelompok orang yang terpaksa atau dipaksa keluar dari tempat tinggalnya untuk jangka waktu yang belum pasti sebagai akibat dampak buruk bencana. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | PONOROGO |
Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu, Lainnya : Kejadian Bencana
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 21
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Lainnya : Kejadian Bencana
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-01-31;
Digital (softcopy): 2025-01-31;
Data Mikro: -